Pemuda Muhammadiyah Kembalikan Uang Rp 2 Miliar Bukan Karena Takut

Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 29 November 2018 | 19:58 WIB
Pemuda Muhammadiyah Kembalikan Uang Rp 2 Miliar Bukan Karena Takut
Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak seusai menjalani pemeriksaan di Gedung Krimsus, Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (23/11). [ANTARA FOTO/Reno Esnir]

Suara.com - Mantan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak disebut telah mengembalikan uang sebesar Rp 2 miliar ke Kementerian Pemuda dan Olahraga. Uang tersebut berkaitan dengan kegiatan Kemah Pemuda Islam di Pelataran Candi Prambanan, Yogyakarta, pada 16-17 Desember 2017.

Pengembalian uang yang dilakukan Dahnil dibenarkan oleh Kuasa Hukum Majelis Hukum dan HAM Pengurus Pusat Muhamadiyah, Trisno Rahardjo.

“Sudah dikembalikan, saya lihat ada cek dan tandatangan basah dari Kemenpora sebagai bukti terima pengembalian," ujar Trisno Rahardjo saat memberikan keterangan pers di gedung Pusat Muhamadiyah, Kamis (29/11/2018).

Menurut Trisno, uang yang dikembalikan berasal dari uang organisasi Pemuda Muhamadiyah. Ia kemudian mengungkapkan proses pengembalian uang tersebut sebagai bentuk sikap Muhamadiyah atas perilaku pemerintah yang dianggap sudah mengecewakan.

“Sepertinya seperti itu, tapi saya tidak ingin menyatakan apa mereka kecewa, tapi ada keterkejutan dalam pelaporan ini seperti apa yang sudah dikerjakan Pemuda Muhamadiyah, padahal sudah beres (Kegiatan-red) tapi kok seperti ini," ungkapnya.

Selain itu Trisno juga menjelaskan proses pengembalian uang itu kepada Kemenpora sebagai bentuk harga diri Pemuda Muhamadiyah.

“Sebagai harga diri Pemuda Muhamadiyah karena sudah melakukan tugas dan fungsinya," kata Trisno.

Saat disinggung apakah pengembalian uang itu merupakan rasa takut Pemuda Muhamadiyah yang diduga melakukan tindakan korupsi, Trisno menegaskan tidak ada kata takut bagi Muhamadiyah ketika semua yang sudah digunakan maka haruslah dipertanggungjawabkan.

“Nggak takut, Muhamadiyah tidak ada rasa takut semua harus dipertanggungjawabkan, takut hanya kepada Allah," pungkasnya.

baca juga

seperti diberitakan sebelumnya, kasus dugaan korupsi dana Apel dan Kemah Kebangsaan Pemuda Islam yang berlokasi di pelataran Candi Prambanan, Daerah Istimewa Yogyakarta, 16 sampai 17 Desember 2017 mencuat setelah polisi memeriksa Dahnil sebagai saksi.

Kepolisian mengusut kasus ini setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menduga ada potensi kerugian negara dari kegiatan Apel dan Kemah Kebangsaan Pemuda Islam.

Kontributor : Abdus Somad

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Korupsi Dana Kemah, Muhammadiyah Temukan Keanehan di LPJ Dahnil

Korupsi Dana Kemah, Muhammadiyah Temukan Keanehan di LPJ Dahnil

News | Kamis, 29 November 2018 | 17:16 WIB

Muhammadiyah Tangkis Tudingan Amien Rais Soal Haedar Nashir

Muhammadiyah Tangkis Tudingan Amien Rais Soal Haedar Nashir

News | Kamis, 29 November 2018 | 15:28 WIB

Alasan Prabowo Batal Berceramah di Muktamar Pemuda Muhammadiyah

Alasan Prabowo Batal Berceramah di Muktamar Pemuda Muhammadiyah

News | Kamis, 29 November 2018 | 12:01 WIB

Amien Rais Sebut Ketum Muhammadiyah Haedar Nashir Sudah Berpolitik Praktis

Amien Rais Sebut Ketum Muhammadiyah Haedar Nashir Sudah Berpolitik Praktis

News | Kamis, 29 November 2018 | 11:21 WIB

Cak Nanto Resmi Gantikan Dahnil Anzar Ketua Pemuda Muhammadiyah

Cak Nanto Resmi Gantikan Dahnil Anzar Ketua Pemuda Muhammadiyah

News | Kamis, 29 November 2018 | 09:30 WIB

Terkini

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB