Cuma Wacana, Soekarwo Pastikan Tak Ada Ganjil - Genap di Jawa Timur

Pebriansyah Ariefana
Cuma Wacana, Soekarwo Pastikan Tak Ada Ganjil - Genap di Jawa Timur
Dinas Perhubungan DKI Jakarta memperpanjang waktu pelaksanaan sistem pembatasan kendaraaan pribadi ganjil-genap hingga Asian Para Games 6-13 Oktober 2018. [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Workshop yang digelar oleh Dinas Perhubungan Jatim pada Senin (3/12/2018) merupakan instruksi dari Kementerian Perhubungan yang sifatnya sekadar diskusi.

Suara.com - Gubernur Jawa Timur Soekarwo menegaskan tidak ada penerapan peraturan ganjil - genap untuk kendaraan bermotor di wilayahnya. Karena rencana itu hanya wacana.

Menurut dia, workshop yang digelar oleh Dinas Perhubungan Jatim pada Senin (3/12/2018) merupakan instruksi dari Kementerian Perhubungan yang sifatnya sekadar diskusi.

"Itu hanya wacana dan bukan untuk dilaksanakan," ujarnya kepada wartawan di Kantor Gubernur Jatim Jalan Pahlawan Kota Surabaya, Selasa (4/12/2018) kemarin.

"Misalnya yang diminta diskusi Dinas Perhubungan Maluku Utara maka harus tetap diskusi," lanjutnya.

Selain itu, diskusi dilakukan karena dimintai segala perkembangan tentang perhubungan harus dibahas bersama, termasuk pengetahuan pemerintah di daerah terkait situasi di Jakarta.

Orang nomor satu di Pemprov Jatim itu juga menyampaikan bahwa publik tidak perlu merasa khawatir Dishub Jatim akan memberlakukan ganjil-genap sebab memang tidak akan dilaksanakan.

"Sekali lagi saya tegaskan bahwa tidak ada pelaksanaan ganjil genap di Jatim," kata gubernur yang juga politikus tersebut.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur Fattah Jasin menegaskan penerapan ganjil-genap untuk kendaraan bermotor di wilayahnya masih sebatas wacana dan perlu kajian lebih jauh.

"Masih wacana, bukan akan diterapkan pada minggu atau tahun depan," katanya. (Antara)

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS