Puting Beliung Banyak Terjadi di Musim Pancaroba

Bangun Santoso, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 07 Desember 2018 | 13:23 WIB
Puting Beliung Banyak Terjadi di Musim Pancaroba
Angin puting beliung menerjang sejumlah wilayah di Bogor. (Suara.com/Rambiga)

Suara.com - Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Hary Tirto Djatmiko mengatakan, fenomena angin puting beliung merupakan fenomana cuaca alamiah yang biasa terjadi.

Menurut dia, terjadinya angin puting beliung dikarenakan hujan lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang berdurasi singkat.

"Lebih banyak terjadi pada masa transisi atau pancaroba musim. Baik dari musim kemarau ke musim hujan atau sebaliknya dan musim hujan saat kondisi cuaca pagi cerah dan terik," ujar Hary dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Jumat (7/12/2018).

Pernyataan Hary itu menyusul terjadinya angin puting beliung yang menerjang sejumlah wilayah di Bogor pada Kamis (6/12/2018) siang hingga sore hari.

Akibatnya kejadian itu, satu orang meninggal dunia yakni atas nama Enny Reno (45). Enny tewas usai mobil bernomor polisi F 1618 EY yang dikendarainnya tertimpa batang pohon besar di daerah Lawang Gintung, Kota Bogor. Selain itu, 800 rumah warga rusak akibat angin puting beliung.

Hary menuturkan, angin puting beliung atau angin kencang berdurasi singkat memiliki sifat sangat lokal dan luasannya berkisar antara 5-10 kilometer dan waktunya sekitar kurang dari 10 menit.

"Lebih sering terjadi pada siang atau sore hari, dan terkadang menjelang malam hari dan bergerak secara garis lurus," jelas Hary.

Angin puting beliung juga memiliki sifat yang tidak bisa diprediksi secara spesifik. Namun hanya bisa diprediksi 0,5 sampai 1 jam sebelum kejadian.

"Jika melihat atau merasakan tanda–tandanya dengan tingkat keakuratan kurang dari 50 persen," ujar dia.

baca juga

Lebih lanjut, angin puting beliung berasal dari awan cumulonimbus (Cb). Angin kencang itu juga kecil kemungkinan terjadi berulang di di tempat yang sama.

"Hanya berasal dari awan Cumulonimbus (bukan dari pergerakan angin monsoon maupun pergerakan angin pada umumnya), tetapi tidak semua awan Cb menimbulkan puting beliung. Kemungkinannya kecil untuk terjadi kembali di tempat yang sama," imbuh dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Update Data Dampak Puting Beliung Maut di Bogor

Update Data Dampak Puting Beliung Maut di Bogor

News | Jum'at, 07 Desember 2018 | 12:50 WIB

Diterjang Angin Puting Beliung, Atap Stasiun Batu Tulis Jebol

Diterjang Angin Puting Beliung, Atap Stasiun Batu Tulis Jebol

News | Jum'at, 07 Desember 2018 | 11:26 WIB

800 Rumah di Bogor Rusak Akibat Angin Puting Beliung

800 Rumah di Bogor Rusak Akibat Angin Puting Beliung

News | Kamis, 06 Desember 2018 | 22:29 WIB

Angin Puting Beliung Sapu Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Angin Puting Beliung Sapu Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Tekno | Kamis, 06 Desember 2018 | 19:32 WIB

Puting Beliung Bogor Makan 1 Korban Jiwa, Enny Reno Tewas

Puting Beliung Bogor Makan 1 Korban Jiwa, Enny Reno Tewas

News | Kamis, 06 Desember 2018 | 18:13 WIB

Terkini

Makan Siang Hemat di Sarinah? Manfaatkan Promo BRImo Ini Selama 2026

Makan Siang Hemat di Sarinah? Manfaatkan Promo BRImo Ini Selama 2026

Bri | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:08 WIB

Dedi Mulyadi Hentikan Proyek Data Center Rp3,5 T: IMB dan Amdal Belum Beres, Kok Bisa?

Dedi Mulyadi Hentikan Proyek Data Center Rp3,5 T: IMB dan Amdal Belum Beres, Kok Bisa?

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:06 WIB

Update Kondisi Sumba Barat Usai Diguncang Gempa 6,1 M: 26 Bangunan Rusak, 1 Warga Jadi Korban

Update Kondisi Sumba Barat Usai Diguncang Gempa 6,1 M: 26 Bangunan Rusak, 1 Warga Jadi Korban

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:06 WIB

Ketika Lapangan Kerja Formal Menyempit, Sektor Informal jadi Tumpuan Hidup

Ketika Lapangan Kerja Formal Menyempit, Sektor Informal jadi Tumpuan Hidup

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Malaysia Lepas Perebutan Juara 3 FIFA ASEAN Cup 2026? Dion Cools Cabut, Faisal Halim Absen

Malaysia Lepas Perebutan Juara 3 FIFA ASEAN Cup 2026? Dion Cools Cabut, Faisal Halim Absen

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Tekanan Bumi Terus Menumpuk di Sumatera, Ahli Ingatkan Ancaman Gempa Megathrust M8,9

Tekanan Bumi Terus Menumpuk di Sumatera, Ahli Ingatkan Ancaman Gempa Megathrust M8,9

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Rayakan HUT ke 45, Paguyuban Warkaban Bantul Meriahkan CFD Bekasi

Rayakan HUT ke 45, Paguyuban Warkaban Bantul Meriahkan CFD Bekasi

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 15:57 WIB

Cara Cashback Paket Data Ekstra di Periode Gaji Lewat BRImo

Cara Cashback Paket Data Ekstra di Periode Gaji Lewat BRImo

Bri | Minggu, 04 Oktober 2026 | 15:53 WIB

Ini Daftar Lengkap Kapolda, Wakapolda hingga Dirreskrimum Baru

Ini Daftar Lengkap Kapolda, Wakapolda hingga Dirreskrimum Baru

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 15:42 WIB

Sumsel United Menang Perdana, Gol Kenneth Ngwoke Bungkam Persiraja di Aceh

Sumsel United Menang Perdana, Gol Kenneth Ngwoke Bungkam Persiraja di Aceh

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 15:40 WIB

×