2 Caleg Nasdem Bakal Latih 10.000 Orang Jadi Pemandi Jenazah, Siapa Mau?

Bangun Santoso | Suara.com

Jum'at, 07 Desember 2018 | 15:01 WIB
2 Caleg Nasdem Bakal Latih 10.000 Orang Jadi Pemandi Jenazah, Siapa Mau?
Ilustrasi jenazah (shutterstock)

Suara.com - Dua orang calon legislatif atau caleg dari Partai Nasdem akan meluncurkan program yang beda dari biasanya. Dua caleg itu berjanji akan meluncurkan program gerakan 10.000 pemandi jenazah.

Dua orang caleg dari Partai Nasdem itu adalah Aji Ali Sabana, Caleg DPRD Kota Bekasi nomor urut 1 Dapil Bekasi Timur-Bekasi Selatan, dan Imam Malik, Caleg DPRD Provinsi Jawa Barat nomor urut 8 Dapil Kota Bekasi-Kota Depok.

Menurut Aji, gerakan ini muncul karena fakta di lapangan menunjukan bahwa pemandi janazah sangatlah langka. Ia berharap dengan program ini, setiap RW nantinya akan ada minimal dua orang pemandi jenazah.

"Profesi pemandi jenazah sangat langka sekarang dan cukup kerepotan orang mencari itu, ketika ada keluarga atau saudara meninggal. Itulah mengapa saya dan Bang Imam Malik mencetuskan ide itu," kata Aji Ali Sabana, Jumat (7/12/2018).

Rencananya, Desember ini, dia bersama Imam Malik akan memulai gerakan 10.000 pemandi jenazah dengan turun ke RW menggelar pelatihan memandikan jenazah. Dari pelatihan itu, diharapkan lahir pemandi-pemandi jenazah.

"Kita latih orang-orang sekalian kita berikan pemahaman bahwa memandikan jenazah bukanlah hal yang sulit dan menyeramkan," ujarnya.

Selama ini, kata Aji, orang enggan menjalani profesi sebagai pemandi jenazah karena dianggap sulit dan ada kesan seram ketika berhubungan dengan jenazah.

"Makanya nanti kita hadirkan pelatih profesional, kita kasih pemahaman. Karena sesungguhnya profesi ini tidak sulit," ujarnya lagi.

Apalagi sejatinya, di agama Islam memandikan jenazah sangatlah besar pahalanya.

"Pahalanya luar biasa asal kita tau. Kalau orang sudah tau ini, pasti akan berebut untuk mandikan jenazah," kata dia.

Ia mengklaim, gerakan 10.000 pemandi jenazah itu semata-mata karena panggilan hati. Tidak ada kaitannya sama sekali sama urusan politik.

"Biarlah masyarakat yang menilai. Intinya kita ingin berbuat untuk masyarakat," tandasnya.

Sementara itu, Imam Malik mengatakan, ia merupakan sosok yang tadinya takut dengan jenazah. Namun lambat laun justru terbiasa.

"Dulu takut banget, tapi sekarang tidak. Saya termasuk orang yang rutin memandikan jenazah. Kebetulan di komplek saya tinggal jarang yang bisa," ujarnya.

Menurutnya, dalam program yang digagasnya itu, ia akan turun langsung memberikan pelatihan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Caleg PSI Rela Tak Dibayar Bila Jadi Anggota DPR, Ini Alasannya

Caleg PSI Rela Tak Dibayar Bila Jadi Anggota DPR, Ini Alasannya

News | Jum'at, 07 Desember 2018 | 12:37 WIB

Empat Pemuda di Bekasi Dibacok karena Goda Pacar Orang

Empat Pemuda di Bekasi Dibacok karena Goda Pacar Orang

News | Kamis, 06 Desember 2018 | 16:01 WIB

Bocah 1,5 Tahun Tewas Terlindas Mobil Pikap di Depan Warung Kakeknya

Bocah 1,5 Tahun Tewas Terlindas Mobil Pikap di Depan Warung Kakeknya

News | Rabu, 05 Desember 2018 | 15:42 WIB

Empat Kali Dibacok Begal, Tangan Buruh Pabrik di Bekasi Nyaris Putus

Empat Kali Dibacok Begal, Tangan Buruh Pabrik di Bekasi Nyaris Putus

News | Rabu, 05 Desember 2018 | 13:48 WIB

Kasus Proyek Meikarta, KPK Panggil 2 Pejabat Kabupaten Bekasi

Kasus Proyek Meikarta, KPK Panggil 2 Pejabat Kabupaten Bekasi

News | Rabu, 05 Desember 2018 | 12:00 WIB

Terkini

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:12 WIB

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:05 WIB

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:01 WIB

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:00 WIB

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:27 WIB

Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri

Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:21 WIB