Api di Malam Minggu, Sebuah Rumah Peninggalan Kolonial Habis Terbakar

Bangun Santoso

Minggu, 09 Desember 2018 | 09:41 WIB
Api di Malam Minggu, Sebuah Rumah Peninggalan Kolonial Habis Terbakar
Petugas kebakaran saat memadamkan api yang membakar sejumlah rumah warga di Surabaya, Sabtu (8/12/2018) malam. (Suara.com/Dimas Angga P)

Suara.com - Kebakaran kembali terjadi di Surabaya, kali ini lima rumah warga yang berlokasi di Jalan Kapasan Dalam, Gang II, Surabaya dilalap si jago merah. Sebuah rumah kuno peninggalan kolonial ikut terbakar.

Peristiwa yang terjadi Sabtu (8/12/2018) malam itu menggegerkan warga. Petugas pemadam kebakaran (Damkar) yang datang ke lokasi cukup kesulitan menaklukan api yang membesar.

Belasan mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api kesulitan untuk bisa mendekat ke sumber api. Hal itu karena jalan di kampung Kapasan Dalam sangat kecil. Sehingga mobil Damkar tak bisa mendekat ke titik api.

Siti, salah seorang warga yang melihat kejadian insiden itu mengatakan, kebakaran terjadi dari salah satu rumah sekitar pukul 20.30 WIB. Api cepat menjalar lantaran padatnya rumah di kawasan tersebut. Ditambah beberapa hari ini, Surabaya tak diguyur hujan menjadikan api mudah menjalar.

"Tadi saat di dalam rumah ada aroma terbakar, saat lihat keluar, ternyata ada ramai-ramai di kampung sebelah, katanya kebakaran," ujar Siti.

Sementara warga lain, William Soeyanto mengatakan, kebakaran diduga mulai pukul 20.00 WIB, yang diperkirakan dari rumah warga bernama Gombloh.

"Api kemungkinan berasal dari rumah nomor 27, atau rumah Pak Gombloh. Kebetulan di kawasan sini (Jalan Kapasan Dalam Gang II) banyak rumah kuno yang terbuat dari kayu. Kemungkinan inilah yang menyebabkan banyak rumah mudah terbakar," jelasnya.

Menurut dia, pada saat kebakaran di rumah Gombloh masih terdapat banyak orang di dalamnya. Namun ketika terjadi kebakaran orang-orang langsung berhamburan ke luar menyelamatkan diri.

"Mudah-mudahan tidak ada korban di rumah Pak Gombloh, karena setahu kami mereka langsung menyelamatkan diri saat terjadi kebakaran," katanya.

baca juga

Kontributor : Dimas Angga Perkasa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Playboy Kampus Sebar Video Bugil 6 Eks Pacar ke Situs Porno, Bisa Diakses

Playboy Kampus Sebar Video Bugil 6 Eks Pacar ke Situs Porno, Bisa Diakses

News | Jum'at, 07 Desember 2018 | 16:55 WIB

Unair Beri Sanksi Mahasiswa Penyebar Video Call Bugil Mantan Pacar

Unair Beri Sanksi Mahasiswa Penyebar Video Call Bugil Mantan Pacar

News | Jum'at, 07 Desember 2018 | 15:41 WIB

Sebar Video Call Bugil 6 Eks Pacar, Yusuf Belum Resmi Mahasiswa S2

Sebar Video Call Bugil 6 Eks Pacar, Yusuf Belum Resmi Mahasiswa S2

News | Jum'at, 07 Desember 2018 | 14:30 WIB

Diduga Habis Ribut sama Suami, Perempuan Ajak Bayinya Bakar Diri

Diduga Habis Ribut sama Suami, Perempuan Ajak Bayinya Bakar Diri

News | Kamis, 06 Desember 2018 | 18:53 WIB

Diduga Terlibat Kasus Kosmetik Ilegal, Via Vallen : Dinikmatin Aja

Diduga Terlibat Kasus Kosmetik Ilegal, Via Vallen : Dinikmatin Aja

Entertainment | Kamis, 06 Desember 2018 | 16:52 WIB

Terkini

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

Sport | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:58 WIB

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:56 WIB

×