Tolak Kompensasi Rp 4 Miliar, Obeth Gobay Tagih Janji Jokowi

Bangun Santoso

Minggu, 09 Desember 2018 | 08:49 WIB
Tolak Kompensasi Rp 4 Miliar, Obeth Gobay Tagih Janji Jokowi
Obeth Gibay (kanan) datang ke Jakarta menagih janji Presiden Jokowi yang pernah berjanji menuntaskan kasus Paniai berdarah. (Foto: Tabloid Jubi)

Suara.com - Obeth Gobay, orang tua dari Apius Gobay, salah satu siswa yang meninggal dunia dalam insiden Paniai Berdarah pada 7 Desember 2014 lalu menolak kompensasi senilai Rp 4 miliar yang ditawarkan pemerintah.

“Nyawa anak saya tidak dijual di pasar. Pak Jokowi, Kapolri, keadilan harus ada,” kata Obeth Gobay di Kantor Amnesty International, Jakarta, Jumat (7/12/2018).

Obeth datang ke Jakarta menagih janji Presiden Jokowi yang pernah berjanji menuntaskan kasus Paniai Berdarah.

"Dulu sudah pernah saya sampaikan pada komisioner HAM PBB, kalau pemerintah Indonesia tidak sanggup selesaikan, kami minta PBB yang turun tangan," ujar Obeth seperti dilansir Jubi.

Peneliti Amnesti International Indonesia, Papang Hidayat mengatakan, kompensasi dalam kasus seperti yang dialami oleh siswa yang tewas ditembaki aparat keamanan di Paniai, adalah pengganti proses pengadilan.

"Kalau pak Obeth terima kompensasi itu, maka dia sudah tidak boleh lagi ngomong soal kasus anaknya," ujar Papang.

Jokowi sendiri pernah berjanji di hadapan masyarakat Papua pada Desember 2014.

"Saya ingin kasus ini diselesaikan secepat-cepatnya, agar tidak terulang kembali di masa yang akan datang. Kita ingin, sekali lagi, tanah Papua sebagai tanah yang damai,” kata Jokowi di depan masyarakat Papua saat ibadah Natal nasional di Stadion Mandala, Jayapura, Sabtu (27/12/2018).

Diketahui, pada 7 Desember 2014 personel polisi dan tentara secara brutal menembak kerumunan warga di Lapangan Karel Gobay, Paniai yang sedang melakukan protes damai atas penganiayaan Yulianus.

baca juga

Akibat insiden penembakan itu, menewaskan empat pemuda Papua yang seluruhnya pelajar. Mereka adalah Apius Gobay (16), Alpiys Youw (18), Simon Degei (17), dan Yulian Yeimo (17). Penembakan juga mengakibatkan setidaknya 11 warga sipil terluka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jadi Korban Penganiayaan Tentara PNG, 3 Warga Papua Dijemur 2 Jam

Jadi Korban Penganiayaan Tentara PNG, 3 Warga Papua Dijemur 2 Jam

News | Minggu, 09 Desember 2018 | 07:02 WIB

Jokowi Sebut Sang Menantu Berpotensi Masuk Dunia Politik

Jokowi Sebut Sang Menantu Berpotensi Masuk Dunia Politik

News | Minggu, 09 Desember 2018 | 06:40 WIB

Sandiaga Uno Prihatin Jokowi Terus Diserang Isu PKI

Sandiaga Uno Prihatin Jokowi Terus Diserang Isu PKI

News | Sabtu, 08 Desember 2018 | 15:26 WIB

Jokowi Batal Hadiri Konser, Judas Priest Maklum

Jokowi Batal Hadiri Konser, Judas Priest Maklum

Entertainment | Sabtu, 08 Desember 2018 | 09:04 WIB

Korban Nduga TNI? Kapendam: Kami Ajak Sebby Sambom ke Timika Lihat Sendiri

Korban Nduga TNI? Kapendam: Kami Ajak Sebby Sambom ke Timika Lihat Sendiri

News | Jum'at, 07 Desember 2018 | 20:24 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×