Ketika Jokowi dan Gibran Rakabuming Bicara Politik

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Selasa, 11 Desember 2018 | 18:49 WIB
Ketika Jokowi dan Gibran Rakabuming Bicara Politik
Dua putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep memamerkan usahanya, Martabak Markobar dan SangPisang. (Adhitya Himawan/Suara.com)

Suara.com - Presiden Joko Widodo mengaku sepakat dengan putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, perihal jika ingin berkarier dalam dunia politik maka harus memulainya secara berjenjang dari bawah.

Sebelumnya, Gibran menyebutkan bahwa memulai karier politik benar-benar harus dari bawah. Selain itu, juga harus ada masa transisi misalnya jika seseorang yang awalnya adalah pengusaha kemudian beralih ke dunia politik.

"Lebih baik kalau dari bupati, wali kota, naik ke gubernur. Memiliki sebuah jenjang. Menguasai yang kecil, sedang, dan besar," kata Presiden Joko Widodo, dalam acara Bincang Santai antara Keluarga Presiden Jokowi dengan Media, di Restoran Grand Garden Kompleks Kebun Raya Bogor, Sabtu lalu.

"Dimulai dari bawah dulu, bupati, wali kota, gubernur, baru ada jenjang kariernya. Namanya transisi dari pengusaha ke politikus kan ada masa transisinya. Makanya harus mulai dari yang paling bawah dulu," kata Gibran.

Mendengar hal itu, sang ayah pun mengatakan sepakat, dan Jokowi bahkan teringat pengalamannya menjalani masa transisi lumayan lama dari yang semula murni pengusaha banting setir menjadi politikus.

"Ya betul. Ini benar, benar. Jadi saya jadi ingat, waktu saya masuk dari pengusaha ke wali kota, itu saya belajar 1,5 tahun. Belajar betul dan ndak bisa apa-apa saat itu. Karena berbeda sekali. Feeling saya di pemerintah sangat beda sekali. Cara bekerjanya beda, prosedurnya beda, cara memerintahnya juga beda," kata Jokowi.

Lulusan Fakultas Kehutanan UGM itu menegaskan bahwa dunia bisnis dan dunia politik benar-benar berbeda.

"Jadi jangan dianggap pandai mengelola bisnis, kemudian masuk ke pemerintahan langsung bisa sukses, belum tentu. Karena berbeda. Sangat berbeda," katanya lagi.

Jokowi sendiri mengaku tidak pernah secara khusus melarang anak-anaknya untuk terjun ke dunia politik.

"Nggak. Saya sejak kecil mereka sudah beri kebebasan untuk menentukan pilihan. Ke mana. Tapi tadi prinsip-prinsip mereka sudah tahu semua. Apa yang boleh dan tidak boleh," kata Jokowi.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana Jokowi mengajak serta putra-putri, menantu, dan dua cucunya untuk bersantai bersama menghabiskan akhir pekan di Istana Bogor.

Tampak putra pertama Gibran Rakabuming Raka dan istri Selvi Ananda beserta anaknya Jan Ethes Sri Narendra. Selain itu, putri keduanya Kahiyang Ayu dan suaminya Bobby Nasution serta putri mereka yang baru berusia 4 bulan Sedah Mirah.

Namun, putra bungsunya Kaesang Pangarep tidak bergabung dalam kesempatan itu lantaran sibuk mengurus bisnisnya dan terbang ke Makassar pada pagi harinya.

Presiden memberikan kesempatan kepada wartawan yang biasa meliput di Istana Kepresidenan untuk bertanya apa saja tentang keluarganya. 

Gibran belum 100 persen rasanya ke politik

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kubu Prabowo Fokus di Jateng, PKB Siapkan Ida Fauziah Kampanyekan Jokowi

Kubu Prabowo Fokus di Jateng, PKB Siapkan Ida Fauziah Kampanyekan Jokowi

News | Selasa, 11 Desember 2018 | 18:32 WIB

Sibuk, Jokowi Batal Menerima 8 Rekomendasi Komnas HAM

Sibuk, Jokowi Batal Menerima 8 Rekomendasi Komnas HAM

News | Selasa, 11 Desember 2018 | 17:54 WIB

KPK Pasang Monumen Jam Waktu Pengingat untuk Jokowi Tuntaskan Kasus Novel

KPK Pasang Monumen Jam Waktu Pengingat untuk Jokowi Tuntaskan Kasus Novel

News | Selasa, 11 Desember 2018 | 17:39 WIB

8 Rekomendasi Komnas HAM untuk Jokowi: Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM

8 Rekomendasi Komnas HAM untuk Jokowi: Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM

News | Selasa, 11 Desember 2018 | 15:40 WIB

Proyek Infrastruktur Antre Menunggu Diresmikan, Jokowi Sulit Atur Waktu

Proyek Infrastruktur Antre Menunggu Diresmikan, Jokowi Sulit Atur Waktu

News | Selasa, 11 Desember 2018 | 15:37 WIB

Terkini

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:49 WIB

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:29 WIB