Usai Penembakan OPM, TNI Berniat Ambil Alih Proyek Trans Papua

Agung Sandy Lesmana

Kamis, 13 Desember 2018 | 21:42 WIB
Usai Penembakan OPM, TNI Berniat Ambil Alih Proyek Trans Papua
Personel Brimob didatangkan dari Timika di Wamena. (Kabarpapua.co/Stefanus Tarsi)

Suara.com - TNI berencana mengambil alih pembangunan jalan di Trans Papua dan jembatan di Distrik Yal dan Yigi, Kabupaten Nduga, Papua yang menjadi lokasi pembunuhan pekerja PT Istaka Karya oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Danrem 172/PWY Jonathan B Parluhutan mengatakan rencana pengambilalihan proyek itu saat ini sedang dikomunikasikan dengan Mabes TNI.

Ia mengatakan sebelumnya ada instruksi dari pimpinan untuk melanjutkan pengerjaan jalan dan jembatan yang terhenti pascapenembakan yang menewaskan puluhan pekerja. Pembukaan akses daerah terisolir itu akan dilakukan oleh TNI dari zeni tempur.

"Mungkin satu dua minggu ke depan sudah masuk personel ke sana, dan kemungkinan minggu depan sudah mulai mendorong alat-alat ke lokasi. Paling lambat tiga minggu ke depan sudah mulai bekerja," kata Jonathan seperti dikutip Antara, Kamis (13/12/2018)

Pihak TNI juga membangun koordinasi dengan balai jalan agar pemenuhan infrastruktur Papua sesuai instruksi Presiden bisa terus dilakukan.

"Apapun yang terjadi, kita harus tuntaskan pembangunan infrastruktur karena itu yang bisa kita lakukan untuk memajukan untuk daerah terpencil di Papua," katanya.

Danrem 172/PWY belum mengetahui pasti jumlah personel yang nantinya ditempatkan di sana, namun diperkirakan di atas 500 orang dan ditambah pasukan pengamanan.

"Intinya TNI siap kerjakan itu karena tugas kita untuk bagaimana caranya masyarakat di Papua, sehingga wilayah terpencil bisa merasakan sentuhan pembangunan pemerintah. Karena itu sudah komitmen pemerintah dan TNI/Polri siap, bila perlu korbankan jiwa dan raga kita lakukan untuk membangun Papua," katanya.

Sebelumnya, Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional XVIII Jayapura Osman Marbun mengatakan pengerjaan jalan tetap dilanjutkan oleh TNI.

baca juga

"Ke depan pengamanan harus tetap melekat di pihak yang melaksanakan, dalam hal ini penyedia jasa pengerjaan itu, dan bahkan dengan kejadian kemarin, Zipur akan turun membantu kita," katanya.

Marbun mengatakan segala sesuatu yang berkaitan dengan kelanjutan pembangunan jalan transPapua itu masih dipersiapkan.

"Misalnya dari Zipur mereka pun harus mempersiapkan dahulu pengiriman personilnya maupun mobilisasi alat dan sebagainya," katanya.

Sejauh ini pengerjaan 14 jembatan untuk empat tahun anggaran di wilayah itu sudah mencapai 72 persen.

"Tahun ini saja sudah 72 persen, jadi lanjutannya lagi di 2019 akan diselesaikan dengan melibatkan TNI," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penembakan di Papua, Jubir TKN: Masyarakat Semakin Simpatik ke Jokowi

Penembakan di Papua, Jubir TKN: Masyarakat Semakin Simpatik ke Jokowi

News | Kamis, 13 Desember 2018 | 21:25 WIB

Wajah dan Identitas 3 Buronan Pengeroyok Anggota TNI di Cibubur

Wajah dan Identitas 3 Buronan Pengeroyok Anggota TNI di Cibubur

News | Kamis, 13 Desember 2018 | 14:15 WIB

Ketua DPR Desak PBB Masukan OPM Sebagai Organisasi Teroris

Ketua DPR Desak PBB Masukan OPM Sebagai Organisasi Teroris

News | Kamis, 13 Desember 2018 | 13:53 WIB

Pemukul TNI Diduga Anggota Pemuda Pancasila, Yorrys : Saya Tidak Komentar

Pemukul TNI Diduga Anggota Pemuda Pancasila, Yorrys : Saya Tidak Komentar

News | Kamis, 13 Desember 2018 | 13:32 WIB

Polisi Kembali Tangkap Pelaku Pengeroyokan Anggota TNI

Polisi Kembali Tangkap Pelaku Pengeroyokan Anggota TNI

News | Kamis, 13 Desember 2018 | 12:03 WIB

Terkini

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:49 WIB

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:45 WIB

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:44 WIB

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:35 WIB

Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar

Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:21 WIB

Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil

Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:20 WIB

Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total

Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:11 WIB

Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Jemput Paksa Roy Suryo dan dr Tifa

Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Jemput Paksa Roy Suryo dan dr Tifa

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:02 WIB

Pro Kontra MBG: Mahasiswa Jakarta Demo Minta Setop, Warga Jambi Minta Lanjut

Pro Kontra MBG: Mahasiswa Jakarta Demo Minta Setop, Warga Jambi Minta Lanjut

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:59 WIB

Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan

Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:51 WIB