Tim Jokowi Klaim Kumpulkan Fakta Sandiwara Prabowo - Sandiaga

Pebriansyah Ariefana | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Jum'at, 14 Desember 2018 | 18:46 WIB
Tim Jokowi Klaim Kumpulkan Fakta Sandiwara Prabowo - Sandiaga
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto pada acara gala dinner bertajuk 'Tionghoa dan Bisnis di Mata Prabowo Subianto' di Grand Ballroom Suncity, Jakarta Barat, Jumat (7/12/2018) malam. [Dok. Prabowo Subianto]

Suara.com - Tim Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin mengklaim banyak mendapatkan fakta Prabowo Subianto - Sandiaga Uno bersandiwara. Bahkan salah satu tim Jokowi, Sandiaga pantas menjadi pemain sinetron.

Hal itu dinyatakan Juru Bicara Tim Kampanye Nasional pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin, Irma Suryani Chaniago. Politisi Partai Nasdem itu menuding kubu Prabowo - Sandiaga kerap bermain sandiwara.

Irma pun mencontohkan, selain Sandiaga, ada juga Ratna Sarumpaet yang melakukan sandiawara atas kasus penyebaran berita bohong beberapa waktu lalu.

"Kita sudah beberapa kali mendapatkan fakta bahwa mereka selalu bikin sandiwara. Yang pertama, sandiwaranya Ratna Sarumpaet yang sama-sama tahu bahwa itu pasti ada sutradaranya, nggak mungkin ada sutradaranya. Tapi karena sutradaranya tidak profesional makanya ketahuan sama juga dengan Sandiwara Uno ini dipasar," kata Irma di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Jumat (14/12/2018).

Irma pun menyebut terbongkarnya sandiwara yang dilakukan kubu Prabowo - Sandiaga dikarenakan tidak handalnya sutradara dalam membuat sandiwara. Karenanya, ia menilai sandiwara yang dilakukan kubu Prabowo-Sandiaga merupakan sandiwara yang tidak mendidik.

"Ini akhirnya ketahuan karena sutradaranya nggak handal, sutradaranya masih belajar kayaknya sehingga tempelan-tempelan yang dipasar itu yang seharusnya itu bukan merupakan sandiwara mereka pasti copot "nggak usah, nggak usah dicopot biarin saja", niatan sekali permainan player victim-nya, ini menurut kami sandiwara-sandiwara yang tidak mendidik rakyat gitu," ucap Irma.

Tak hanya itu, Irma juga menilai sandiwara tersebut sengaja dilakukan pihak Prabowo-Sandiaga dikarenakan terbiasa membuat berita bohong dan berulang-ulang.

"Tentunya kelihatan sekali bahwa ini sengaja dilakukan karena memang terbiasa membuat hoaks. Membuat hoaks, membuat fitnah terlalu biasa baginya, kayaknya ini hal-hal selalu diulang diulang diulang," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tim Jokowi: Sandiaga Pintar Sandiwara, Jadi Pemain Sinetron Saja

Tim Jokowi: Sandiaga Pintar Sandiwara, Jadi Pemain Sinetron Saja

News | Jum'at, 14 Desember 2018 | 18:27 WIB

Mahasiswa Bakar Ban di Perempatan Bank Indonesia Tolak Kedatangan Jokowi

Mahasiswa Bakar Ban di Perempatan Bank Indonesia Tolak Kedatangan Jokowi

News | Jum'at, 14 Desember 2018 | 17:12 WIB

Sindir Sandiaga, Kubu Jokowi : Awal Saja Mulai Sandiwara Apalagi Jadi

Sindir Sandiaga, Kubu Jokowi : Awal Saja Mulai Sandiwara Apalagi Jadi

News | Jum'at, 14 Desember 2018 | 15:13 WIB

Sandiaga Umbar Janji Penghapusan Pajak UMKM Selama 2 Tahun Jika Terpilih

Sandiaga Umbar Janji Penghapusan Pajak UMKM Selama 2 Tahun Jika Terpilih

Bisnis | Jum'at, 14 Desember 2018 | 13:47 WIB

Jokowi : Penggunaan Dana Desa Harus Tepat Sasaran dan Sesuai Kebutuhan

Jokowi : Penggunaan Dana Desa Harus Tepat Sasaran dan Sesuai Kebutuhan

News | Jum'at, 14 Desember 2018 | 12:55 WIB

Terkini

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:03 WIB

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB

Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan

Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB

Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun

Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:22 WIB

Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas

Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:10 WIB

Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka

Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:07 WIB

Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi

Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:00 WIB

Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap

Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:55 WIB

Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta

Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:49 WIB

Warisan Orba dan Rawan Intervensi, Pakar Usul Peradilan Militer RI Adopsi Sistem Eropa

Warisan Orba dan Rawan Intervensi, Pakar Usul Peradilan Militer RI Adopsi Sistem Eropa

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:36 WIB