Tak Menangkan Jokowi, Kader Golkar Terancam Kena Sanksi

Agung Sandy Lesmana

Sabtu, 15 Desember 2018 | 06:05 WIB
Tak Menangkan Jokowi, Kader Golkar Terancam Kena Sanksi
Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto saat ditemui di Bandung, Jawa Barat, Minggu (11/11/2018). [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyiapkan sanksi bagi seluruh kader bila tidak memenangkan pasangan calon presiden nomor urut 1, Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin pada Pemilihan Presiden 2019. Tak main-main, Airlangga akan mencatat nama-nama kader yang tak becus saat melakukan kampanye di daerah-daerah.

"Nanti akan kita catat itu (nama-namanya)," kata Airlangga seperti dikutip Antara, Jumat (14/12/2018).

Airlangga memberikan pengarahan di acara pengukuhan Bappilu Partai Golkar Provinsi Riau dan Pelepasan Sekaligus Penugasan Caleg DPR RI, DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota Se-Provinsi Riau di Kota Pekanbaru.

Dalam pidatonya, Airlangga meminta agar setiap kader Golkar di Riau menghadiri acara pelantikan Tim Kampanye Daerah (TKD) Riau pasangan Jokowi-Ma'ruf di Hotel Prime Park, Pekanbaru pada Sabtu (15/12) siang. Menurutnya, seluruh kader wajib datang di acara yang akan dihadiri capres petahana Jokowio. Jika, tidak hadir, para kader akan diberikan saksi

"Besok wajib hadir, kalau gak hadir tak akan dapat posisi strategis setelah Pemilu," tegas Airlangga.

DPP Partai Golkar terlihat sangat serius untuk meminta kadernya di daerah untuk memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf. Pada acara tersebut, Airlangga mempresentasikan bahan berisi pencapaian empat tahun pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Bahan presentasi tersebut bahkan dicetak dan disebarkan untuk para undangan acara.

Dia meminta agar setiap caleg dalam kampanyenya juga memaparkan pencapaian pemerintahan Presiden Jokowi selama empat tahun terakhir, seperti pembangunan infrastruktur, keberhasilan menekan inflasi, menurunkan jumlah pengangguran dan penduduk miskin hingga untuk melawan kampanye negatif "serbuan" tenaga kerja China ke Indonesia.

"Bantu melawan isu tenaga kerja asing asal China di Indonesia. Tenaga kerja China hanya sedikit, yang banyak turis," katanya.

Airlangga menyatakan agar setiap kader tidak melupakan bahwa Partai Golkar sudah memutuskan untuk mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf karena capaian kinerjanya dalam pembangunan Indonesia selama empat tahun pemerintahan Presiden Jokowi sudah terbukti.

"Bagi Partai Golkar sangat penting agar pembangunan ini terus dilanjutkan. Inilah adalah alasan kepada Golkar mendukung Pak Jokowi, karena capaian-capaiannya jelas," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menanti Janji La Nyalla, Gerindra: Jangan Kaya Ruhut, Kupingnya Masih Dua

Menanti Janji La Nyalla, Gerindra: Jangan Kaya Ruhut, Kupingnya Masih Dua

News | Rabu, 12 Desember 2018 | 19:07 WIB

Taklukkan PDIP di Jateng, Kubu Prabowo Andalkan Putri Bung Karno

Taklukkan PDIP di Jateng, Kubu Prabowo Andalkan Putri Bung Karno

News | Senin, 10 Desember 2018 | 22:09 WIB

Pemilih di Indonesia Timur Lebih Dukung Jokowi Ketimbang Prabowo

Pemilih di Indonesia Timur Lebih Dukung Jokowi Ketimbang Prabowo

News | Selasa, 27 November 2018 | 17:12 WIB

Hadapi Isu SARA, Jokowi-Maruf Dibekingi Habaib Muda

Hadapi Isu SARA, Jokowi-Maruf Dibekingi Habaib Muda

News | Selasa, 27 November 2018 | 15:08 WIB

Alasan Panitia Reuni 212 Memilih Undang Prabowo Ketimbang Jokowi

Alasan Panitia Reuni 212 Memilih Undang Prabowo Ketimbang Jokowi

News | Jum'at, 16 November 2018 | 18:50 WIB

Terkini

Amnesty Bongkar Dugaan Operasi Sistematis Israel Hapus Jejak Palestina di Tepi Barat

Amnesty Bongkar Dugaan Operasi Sistematis Israel Hapus Jejak Palestina di Tepi Barat

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:48 WIB

Cegah Perjudian! Kapolri Aktifkan Satgas Antimafia Bola Jelang Piala Dunia 2026

Cegah Perjudian! Kapolri Aktifkan Satgas Antimafia Bola Jelang Piala Dunia 2026

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:14 WIB

Hapus Jejak Palestina! Amnesty Ungkap Pembersihan Etnis Terstruktur oleh Militer Israel

Hapus Jejak Palestina! Amnesty Ungkap Pembersihan Etnis Terstruktur oleh Militer Israel

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:49 WIB

Mahasiswa UI, IPB, hingga Pancasila Bersatu di Depok, Susun Tuntutan untuk Pemerintah

Mahasiswa UI, IPB, hingga Pancasila Bersatu di Depok, Susun Tuntutan untuk Pemerintah

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:40 WIB

Tangkis Isu Anti-Asing, Prabowo: Investor Antre Masuk, Hanya yang 'Liar' Tak Suka Aturan!

Tangkis Isu Anti-Asing, Prabowo: Investor Antre Masuk, Hanya yang 'Liar' Tak Suka Aturan!

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:32 WIB

Mimpi Jadi Nyata! UU Polri Baru Buka Pintu bagi Disabilitas Masuk Polisi

Mimpi Jadi Nyata! UU Polri Baru Buka Pintu bagi Disabilitas Masuk Polisi

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:04 WIB

Lawan Krisis Iklim, Pemuda Lereng Merapi Boyolali Sulap Peternakan Domba Jadi Nol Limbah

Lawan Krisis Iklim, Pemuda Lereng Merapi Boyolali Sulap Peternakan Domba Jadi Nol Limbah

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:50 WIB

Bocah 6 Tahun Diduga Dibully hingga Kesetrum Tiang Listrik di Taman Kramat Pulo

Bocah 6 Tahun Diduga Dibully hingga Kesetrum Tiang Listrik di Taman Kramat Pulo

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:47 WIB

Jangan Cuma Naikkan Harga! Publik Tagih Transparansi Komponen Pembentuk Harga Pertamax

Jangan Cuma Naikkan Harga! Publik Tagih Transparansi Komponen Pembentuk Harga Pertamax

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:47 WIB

MBG Watch 'Segel' Kantor Badan Gizi Nasional, Tuntut Moratorium dan Audit Total

MBG Watch 'Segel' Kantor Badan Gizi Nasional, Tuntut Moratorium dan Audit Total

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41 WIB