Baliho Demokrat dan Gambar SBY Dirusak, AHY Marah

Reza Gunadha, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 15 Desember 2018 | 18:56 WIB
Baliho Demokrat dan Gambar SBY Dirusak, AHY Marah
Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY). (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Komandan Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengutuk perusakan atribut Partai Demokrat dan gambar ayahnya, Ketua Umum PD Susilo Bambang Yudhoyono, oleh orang tak dikenal di Pekanbaru, Riau, Sabtu (15/12/2018).

Agus menduga perusakan tersebut dilakukan secara tersistematis dan dilakukan oleh sekelompok orang yang terorganisasi.

"Mengutuk keras terjadinya insiden perusakan terhadap bendera baliho dan atribut Partai Demokrat di Pekanbaru Riau oleh sekelompok orang terorganisir pada hari ini," ujar Agus dalam cuitan akun twitternya @AgusYudhoyono, Sabtu (15/12/2018).

Tak hanya itu, putra sulung Ketua Umum Partai Demokrat SBY mengakui heran karena hanya bendera Partai Demokrat yang dirusak.

Sebab, kata Agus, selain atribut Partai Demokrat, ada atribut partai lain yang tidak dirusak seperti atribut PDIP, Partai Golkar, Partai Nasdem, PSI dan partai lainnya.

"Sepanjang jalan di Pekanbaru selain bendera Demokrat ada juga bendera Partai Golkar, PDIP, Nasdem, PSI dan lainnya tapi yang dirusak hanya bendera Partai Demokrat," tulis Agus lagi.

Selain menuliskan status di Twitter, Agus juga mengunggah baliho bertuliskan ”Selamat Datang SBY dan Ani” yang dirusak, juga bendera-bendera Partai Demokrat.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengakui tidak bisa memercayai sejumlah orang merusak baliho partai dan gambar dirinya, saat dia berkunjung ke Pekanbaru, Riau, Sabtu (15/12/2018).

SBY sendiri mengakui mendapat kabar tersebut pada Jumat (14/12) malam dari petinggi partai setempat.

baca juga

Pada awalnya ia mengakui tidak percaya. Tapi setelah melihat langsung ke lokasi pada Sabtu pagi, ia merasa kecewa.

"Saya tidak langsung percaya, tapi kenyataan pahit ini memang benar saya terima. Saya sengaja melihat ke jalan pagi ini, ternyata memang benar, ada yang dirobek dibuang ke parit-parit," kata SBY seperti diberitakan Riau Online—jaringan Suara.com.

Polisi meringkus terduga pelaku berinisial HS terkait kasus perusakan atribut Partai Demokrat di Pekanbaru.

Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Sunarto mengatakan, HS masih menjalani pemeriksaan setelah ditangkap.

"Laporan diterima Polresta Pekanbaru. Sementara satu orang diduga pelaku masih dilakukan pemeriksaan oleh penyidik," kata Sunarto.

Namun, Sunarto belum menjelaskan secara rinci motif HS melakukan tindakan tersebut. Dia hanya mengatakan pemeriksaan masih terus dilakukan penyidik Polresta Pekanbaru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Baliho SBY Dirusak di Pekanbaru, TKN Jokowi - Maruf Amin Prihatin

Baliho SBY Dirusak di Pekanbaru, TKN Jokowi - Maruf Amin Prihatin

News | Sabtu, 15 Desember 2018 | 18:24 WIB

SBY: Sama Saja Menginjak dan Membuang Saya ke Selokan

SBY: Sama Saja Menginjak dan Membuang Saya ke Selokan

News | Sabtu, 15 Desember 2018 | 17:47 WIB

Balihonya Dirusak, SBY: Saya Bukan Saingan Capres Jokowi

Balihonya Dirusak, SBY: Saya Bukan Saingan Capres Jokowi

News | Sabtu, 15 Desember 2018 | 17:07 WIB

Jokowi Dapat Gelar Adat, SBY Pilih Batalkan Kunjungan ke LAM Riau

Jokowi Dapat Gelar Adat, SBY Pilih Batalkan Kunjungan ke LAM Riau

News | Sabtu, 15 Desember 2018 | 16:18 WIB

Air Mata Ani Yudhoyono saat Lihat Baliho SBY Dirusak di Pekanbaru

Air Mata Ani Yudhoyono saat Lihat Baliho SBY Dirusak di Pekanbaru

News | Sabtu, 15 Desember 2018 | 16:07 WIB

Terkini

Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia

Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 04:50 WIB

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB