Fakta Baru Perusakan Atribut Demokrat, Ferdinand: Ada Sedan Merah

Bangun Santoso

Senin, 17 Desember 2018 | 08:21 WIB
Fakta Baru Perusakan Atribut Demokrat, Ferdinand: Ada Sedan Merah
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyayangkan insiden perusakan baliho dan atribut partai oleh orang tak dikenal, saat ia berkunjung ke Kota Pekanbaru, Riau, Sabtu (15/12/2018). [Sarman]

Suara.com - Ketua Divisi Advokasi dan Hukum DPP Demokrat, Ferdinand Hutahaean, membeberkan bukti-bukti sudah mereka peroleh usai melakukan investigasi lapangan terkait perusakan atribut dan alat peraga Partai Demokrat di Pekanbaru, Provinsi Riau pada Sabtu, (15/12/2018).

Perusakan alat peraga atau atribut Partai Demokrat membuat Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berang dan meradang. Saat perusakan dilakukan tersebut, seorang pelaku sudah ditangkap bernama Heryd Swanto (22).

"Kita dapat informasi, tapi akan kami kembangkan lagi, ini pelakunya sekelompok orang lebih dari 20 orang," kata Ferdinand seperti dilansir Riauonline.co.id (jaringan Suara.com), Minggu (16/12/2018).

Menurut dia, dari pelaku yang interegosi sebelumnya, tersebut nama seseorang. Itu menjadi landasan Demokrat menelusuri nama yang disebut itu.

'Kami datangi ke tempat pelaku kerja, dan tempat penyuruhnya, semoga kami salah. Kami sudah melakukan penyelidikan di lapangan, patut diduga ada kaitan dengan kekuasaan dan penguasa," jelas Ferdinand.

Di tempat kerja pelaku, kata dia, di tempat doorsmer atau cucian motor, terdapat mobil sedan merah dan pick up merah.

"Intinya begitu, merah, tapi bukti ini akan kami kejar terus," tambahnya.

Untuk info valid lainnya, Ferdinand berjanji akan membeberkan semua nanti ke media.

"Ini ada kaitannya dengan kekuasaan dan penguasa, saya tidak mau sebut nama partai," tutupnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyayangkan insiden perusakan baliho dan atribut partai dan bergambar dirinya oleh orang tak dikenal, saat ia berkunjung ke Kota Pekanbaru, Riau, Sabtu (15/12/2018).

SBY pun memerintahkan anak buahnya untuk mencabut semua bendera, baliho, spanduk, poster, penyambutan terhadap kunjungannya ke Pekanbaru, Riau.

”Lebih baik kita mengalah dan diturunkan dari pada bendera, baliho kita dirobek, diturunkan, diinjak. Sama saja dengan merobek saya, menginjak dan dibuang ke selokan," kata SBY.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Atribut Demokrat Dirusak di Riau, Neno Warisman : Hal yang Biasa

Atribut Demokrat Dirusak di Riau, Neno Warisman : Hal yang Biasa

News | Minggu, 16 Desember 2018 | 20:17 WIB

Sandiaga Minta Pelaku Perusak Atribut Demokrat Diproses Secara Transparan

Sandiaga Minta Pelaku Perusak Atribut Demokrat Diproses Secara Transparan

News | Minggu, 16 Desember 2018 | 19:17 WIB

Ditelepon Megawati, Kapitra Batal Polisikan SBY

Ditelepon Megawati, Kapitra Batal Polisikan SBY

News | Minggu, 16 Desember 2018 | 16:34 WIB

Atribut Partai Demokrat Dirusak, SBY : Saya Tak Pernah Menuduh PDIP

Atribut Partai Demokrat Dirusak, SBY : Saya Tak Pernah Menuduh PDIP

News | Minggu, 16 Desember 2018 | 16:15 WIB

Polisi Hebat, SBY Yakin Kasus Perusakan Atribut Partai Demokrat Akan Tuntas

Polisi Hebat, SBY Yakin Kasus Perusakan Atribut Partai Demokrat Akan Tuntas

News | Minggu, 16 Desember 2018 | 15:50 WIB

Terkini

Respons Ultimatum Mahasiswa, Wapres Gibran Janji Sikat Korupsi di Program MBG!

Respons Ultimatum Mahasiswa, Wapres Gibran Janji Sikat Korupsi di Program MBG!

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:55 WIB

ACSET Divonis Denda Rp 350 Juta dalam Kasus MBZ

ACSET Divonis Denda Rp 350 Juta dalam Kasus MBZ

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:41 WIB

Jakarta Darurat Kuburan: Lahan Habis, Anggaran Dicoret

Jakarta Darurat Kuburan: Lahan Habis, Anggaran Dicoret

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:39 WIB

Kasus Pemerkosaan EZ Buka Tabir Rentannya Buruh Disabilitas Perempuan di Perkebunan Sawit

Kasus Pemerkosaan EZ Buka Tabir Rentannya Buruh Disabilitas Perempuan di Perkebunan Sawit

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:34 WIB

Pemprov Jateng Sabet Penghargaan Program E-Learning ASN Berintegritas dari KPK

Pemprov Jateng Sabet Penghargaan Program E-Learning ASN Berintegritas dari KPK

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:15 WIB

Satu Tewas Akibat Bencana Gempa Sulteng! Istana Koordinasi Demi Pemulihan Sigi dan Palu

Satu Tewas Akibat Bencana Gempa Sulteng! Istana Koordinasi Demi Pemulihan Sigi dan Palu

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:08 WIB

Prabowo Gelar Rapat di Hambalang, Terima Laporan soal Haji hingga Pendidikan

Prabowo Gelar Rapat di Hambalang, Terima Laporan soal Haji hingga Pendidikan

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:58 WIB

KPK Sudah Selidiki Kasus MBG Lebih Dulu, Terbuka Jika Kejagung Mau Koordinasi

KPK Sudah Selidiki Kasus MBG Lebih Dulu, Terbuka Jika Kejagung Mau Koordinasi

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:45 WIB

KPK Minta Tambah Anggaran Rp762 Miliar, Sahroni: Tanggung, Rp5 Triliun Sekalian!

KPK Minta Tambah Anggaran Rp762 Miliar, Sahroni: Tanggung, Rp5 Triliun Sekalian!

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:37 WIB

Guru Besar UI Bongkar Keanehan Program MBG, Data Stunting dan Lokasi Dapur Tak Nyambung

Guru Besar UI Bongkar Keanehan Program MBG, Data Stunting dan Lokasi Dapur Tak Nyambung

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:35 WIB