Sandiaga Minta Pelaku Perusak Atribut Demokrat Diproses Secara Transparan

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Minggu, 16 Desember 2018 | 19:17 WIB
Sandiaga Minta Pelaku Perusak Atribut Demokrat Diproses Secara Transparan
Sandiaga Uno. (Dok Tim Prabowo - Sandiaga)

Suara.com - Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno menyayangkan aksi perusakan atribut Partai Demokrat di Pekanbaru, Riau. Sandiaga menganggap aksi perusakan atribut parpol salah satu pendukung Prabowo Subianto - Sandiaga Uno itu sudah mencederai demokrasi damai.

"Kami sangat menyayangkan, dan ini sangat mencederai demokrasi damai. Kami sangat menjunjung tinggi kampanye damai, demokrasi sejuk, politik yang santun," kata Sandiaga, usai konsolidasi relawan se Jawa Tengah di Hotel Grasia Semarang, Minggu (16/12/2018).

Kendati pelaku pengrusakan telah ditangkap, Sandiaga berharap pihak kepolisian dapat memproses hukum secara adil dan transparan.

"Kepolisian secara cepat telah menemukan pelakunya, dan berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti kasus ini. Harus dihadirkan satu proses yang terbuka, transparan, dan berkeadilan," harap Sandiaga.

Agar kejadian pengrusakan atribut partai politik tak terulang, Sandiaga mengimbau kepada semua pihak untuk meningkatkan persatuan dan ukhuwah menjelang kontestasi pemilihan presiden dan pemilihan legislatif 2019.

"Bahwa 120 hari kedepan mari kita tingkatkan persatuan dan ukhuwah kita agar kontestasi pilpres dan pileg ini sebagai pesta demokrasi betul-betul sebagai adu gagasan. Saling menguatkan bangsa kita, itu pernyataan resmi kami, dan berharap ini tidak terulang lagi," kata dia.

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengakui, menyayangkan insiden perusakan baliho dan atribut partai dan bergambar dirinya oleh orang tak dikenal,  saat ia berkunjung ke Kota Pekanbaru, Riau, Sabtu (15/12/2018). [Sarman]
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengakui, menyayangkan insiden perusakan baliho dan atribut partai dan bergambar dirinya oleh orang tak dikenal,  saat ia berkunjung ke Kota Pekanbaru, Riau, Sabtu (15/12/2018). [Sarman]

Seperti diberitakan sebelumnya, atribut Partai Demokrat yang terpasang di sepanjang Jalan Sudirman, Pekanbaru, dirusak orang tidak dikenal pada Sabtu (16/12) dini hari.

Keberadaan atribut-atribut itu dipasang untuk menyambut kedatangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan bersamaan dengan kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Pekanbaru.

Akibat insiden tersebut, SBY langsung memerintahkan pengurus Partai Demokrat Riau dan Pekanbaru untuk mencabut semua bendera dan spanduk Partai Demokrat.

Kontributor : Adam Iyasa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Neno Warisman Minta Warga Jihad Harta untuk Kemenangan Prabowo - Sandiaga

Neno Warisman Minta Warga Jihad Harta untuk Kemenangan Prabowo - Sandiaga

News | Minggu, 16 Desember 2018 | 18:43 WIB

Fokus Jateng, Ini yang Akan Dilakukan Sandiaga di Sisa 120 Hari Kampanye

Fokus Jateng, Ini yang Akan Dilakukan Sandiaga di Sisa 120 Hari Kampanye

News | Minggu, 16 Desember 2018 | 17:03 WIB

Ditelepon Megawati, Kapitra Batal Polisikan SBY

Ditelepon Megawati, Kapitra Batal Polisikan SBY

News | Minggu, 16 Desember 2018 | 16:34 WIB

Polisi Hebat, SBY Yakin Kasus Perusakan Atribut Partai Demokrat Akan Tuntas

Polisi Hebat, SBY Yakin Kasus Perusakan Atribut Partai Demokrat Akan Tuntas

News | Minggu, 16 Desember 2018 | 15:50 WIB

Di Kopdar Ojol, Prabowo: Maksud Saya Baik, Tapi Selalu Dipelintir

Di Kopdar Ojol, Prabowo: Maksud Saya Baik, Tapi Selalu Dipelintir

News | Minggu, 16 Desember 2018 | 15:13 WIB

Terkini

Penjelasan Nadiem Soal Harta Naik Rp4,87 Triliun: Itu Nilai IPO GoTo, Bukan Korupsi Chromebook

Penjelasan Nadiem Soal Harta Naik Rp4,87 Triliun: Itu Nilai IPO GoTo, Bukan Korupsi Chromebook

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:49 WIB

Asteroid Terdeteksi Mendekat Sangat Cepat ke Arah Orbit Bumi, Jaraknya Lebih Dekat dari Bulan

Asteroid Terdeteksi Mendekat Sangat Cepat ke Arah Orbit Bumi, Jaraknya Lebih Dekat dari Bulan

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:43 WIB

Prostitusi Berkedok Karaoke di Jakbar Terbongkar, Ada Anak di Bawah Umur

Prostitusi Berkedok Karaoke di Jakbar Terbongkar, Ada Anak di Bawah Umur

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:36 WIB

Dokter Stephen Kornfeld Keluar Ruang Isolasi Biokontainer Meski Hasil Tes Hantavirus Meragukan

Dokter Stephen Kornfeld Keluar Ruang Isolasi Biokontainer Meski Hasil Tes Hantavirus Meragukan

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:33 WIB

Momen Haru Nadiem Makarim Peluk Pasukan Ojol Usai Dituntut 18 Tahun Bui: Tuhan Tidak Diam

Momen Haru Nadiem Makarim Peluk Pasukan Ojol Usai Dituntut 18 Tahun Bui: Tuhan Tidak Diam

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:30 WIB

Tol Japek Padat! Simak Jadwal Contraflow KM 55-65 Arah Cikampek Hari Ini

Tol Japek Padat! Simak Jadwal Contraflow KM 55-65 Arah Cikampek Hari Ini

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:22 WIB

Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Jaksa Bongkar Skema Fraud Kerah Putih

Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Jaksa Bongkar Skema Fraud Kerah Putih

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:14 WIB

Bukan Cuma Padamkan Api, Damkar Lamsel Berhasil Bujuk Anak Bengkulu yang Nekat Kabur ke Jakarta

Bukan Cuma Padamkan Api, Damkar Lamsel Berhasil Bujuk Anak Bengkulu yang Nekat Kabur ke Jakarta

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 09:29 WIB

Tepis Isu Intimidasi, Dudung Sebut Presiden Prabowo Terbuka pada Kritik: Jangan Dipelintir!

Tepis Isu Intimidasi, Dudung Sebut Presiden Prabowo Terbuka pada Kritik: Jangan Dipelintir!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 08:52 WIB

Romy PDIP: Putusan MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pembangunan IKN Harus Realistis dan Strategis

Romy PDIP: Putusan MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pembangunan IKN Harus Realistis dan Strategis

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 08:05 WIB