Bukan karena Tsunami, Hotel di Anyer Rusak Diterjang Gelombang Pasang

Agung Sandy Lesmana

Sabtu, 22 Desember 2018 | 23:32 WIB
Bukan karena Tsunami, Hotel di Anyer Rusak Diterjang Gelombang Pasang
Gelombang pasang pantai Anyer. (twitter)

Suara.com - Gelombang pasang akibat bulan purnama merusak hotel-hotel di kawasan Pantai Anyer, Banten, Sabtu (22/12/2018) malam. Tak hanya itu kendaraan pun terseret gelombang pasang yang kuat itu. 

Juru Bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan gelombang pasang yang terjadi di Pantai Anyer terjadi pukul 21.15 WIB. 

"Ini bukan tsunami. Juga bukan disebabkan letusan Gunung Anak Krakatau. Tapi gelombang pasang karena bulan purnama. Masyarakat harap tenang," kata Sutopo saat dihubungi Sabtu malam. 

Sementara itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Serang meminta warga pesisir waspada karena air laut pasang di kawasan Pantai Anyer, Banten. BPBD memastikan kabar tsunami menerjang Anyer adalah hoaks. 

Sebelumnya, BMKG juga membantah kawasan pesisir Anyer di Cilegon, Banten diterjang tsunami. Namun di sana memang terjadi gelombang air laut yang kuat.

"Diberitahukan untuk info yang beredar saat ini hanya kejadian gelombang pasang dan fenomena alam bulan purnama. Masyarakat diharap untuk tetap tenang dan waspada," demikian keterangan resmi BPBD Serang dalam akun resmi Facebooknya, Sabtu malam.

Sebelumnya, warga Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon heboh dengan beredarnya isu yang menyatakan bahwa bakal adanya terjangan tsunami. Akibat informasi yang belum jelas kebenarannya itu, bahkan warga mengungsi ke atas bukit.

Pasalnya, kabar tsunami tersebut bahkan diumumkan melalui pengeras suara masjid. Seperti yang terjadi di Lingkungan Temposo, Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Pulomerak, Sabtu (22/12/2018).

Menurut keterangan Solihin warga setempat banyak warga yang mengungsi akibat adanya isu tsunami. Dia tidak tahu bagaimana awal informasi tersebut menyebar. Sebab warga tampak panik.

baca juga

Menurut informasi yang didapatkannya, bahkan beberapa lingkungan di wilayah sekitar mengonfirmasikan isu tsunami tersebut melalui pengeras suara masjid.

Dia mengatakan bahwa akibat isu tersebut warga sekitar mengungsi ke bukit yang lebih tinggi untuk mengantisipasi kebenaran informasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hoaks Tsunami Terjang Anyer Banten, Warga Diminta Waspada

Hoaks Tsunami Terjang Anyer Banten, Warga Diminta Waspada

News | Sabtu, 22 Desember 2018 | 23:15 WIB

Isu Anyer Diterjang Tsunami Sabtu Malam, Ini Faktanya

Isu Anyer Diterjang Tsunami Sabtu Malam, Ini Faktanya

News | Sabtu, 22 Desember 2018 | 22:58 WIB

Warga Merak Panik, Isu Anyer Diterjang Tsunami Diumumkan di Masjid

Warga Merak Panik, Isu Anyer Diterjang Tsunami Diumumkan di Masjid

News | Sabtu, 22 Desember 2018 | 22:47 WIB

Beda Gaya Jokowi dan Prabowo Cari Suara di Banten

Beda Gaya Jokowi dan Prabowo Cari Suara di Banten

News | Jum'at, 21 Desember 2018 | 11:44 WIB

PDIP Akui Elektabilitas Jokowi Kalah dari Prabowo di Banten

PDIP Akui Elektabilitas Jokowi Kalah dari Prabowo di Banten

News | Jum'at, 21 Desember 2018 | 10:05 WIB

Terkini

Rebutan Lahan Parkir Berujung Bentrok di Garut, Satu Orang Terkena Sajam

Rebutan Lahan Parkir Berujung Bentrok di Garut, Satu Orang Terkena Sajam

Jabar | Senin, 28 September 2026 | 10:25 WIB

Enam Lokasi Pasar Murah di Pekanbaru Periode Sepekan ke Depan

Enam Lokasi Pasar Murah di Pekanbaru Periode Sepekan ke Depan

Riau | Senin, 28 September 2026 | 10:23 WIB

Tak Takut Atmosfer GBK, Pelatih Malaysia Kenang Pernah Bikin Timnas Indonesia Terluka

Tak Takut Atmosfer GBK, Pelatih Malaysia Kenang Pernah Bikin Timnas Indonesia Terluka

Bola | Senin, 28 September 2026 | 10:22 WIB

Cari Serum Wardah untuk Samarkan Kerutan? Ini Pilihannya, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

Cari Serum Wardah untuk Samarkan Kerutan? Ini Pilihannya, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 10:20 WIB

Hamzah Batik Malioboro Terbakar Lagi Setelah 2004, Ini Sejarahnya dengan Sosok Raminten dan Mirota

Hamzah Batik Malioboro Terbakar Lagi Setelah 2004, Ini Sejarahnya dengan Sosok Raminten dan Mirota

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 10:19 WIB

Pasar Kripto Memerah, CFX10 Turun ke Level 1.005

Pasar Kripto Memerah, CFX10 Turun ke Level 1.005

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 10:13 WIB

Apa Perbedaan Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Apa Perbedaan Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 10:10 WIB

Timnas Indonesia Diberi Peringakatan Keras Jelang Hadapi Malaysia: Tak Boleh Lagi Monoton!

Timnas Indonesia Diberi Peringakatan Keras Jelang Hadapi Malaysia: Tak Boleh Lagi Monoton!

Bola | Senin, 28 September 2026 | 10:09 WIB

Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Warga di Serang, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Warga di Serang, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Banten | Senin, 28 September 2026 | 10:08 WIB

Kerahkan Belasan Armada Damkar, Kebakaran Hamzah Batik Malioboro Padam Setelah 3 Jam

Kerahkan Belasan Armada Damkar, Kebakaran Hamzah Batik Malioboro Padam Setelah 3 Jam

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 10:07 WIB

×