Alat Pendeteksi Tsunami Selat Sunda Hilang 11 Tahun Lalu

Bangun Santoso

Selasa, 25 Desember 2018 | 08:51 WIB
Alat Pendeteksi Tsunami Selat Sunda Hilang 11 Tahun Lalu
Foto udara kerusakan akibat tsunami Selat Sunda di wilayah pesisir Pandeglang, Banten, Minggu (23/12). [ANTARA FOTO/HO-Susi Air]

Suara.com - Ketua Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Tiar Prasetya mengatakan, alat pendeteksi tsunami atau Buoy untuk Perairan Selat Sunda sudah lama hilang. Adapun itu milik Badan Pengembangan dan Penerapan Teknologi (BPPT).

"11 tahun yang lalu sejak 2007, enggak tahu kemana. Buoy itu dari BPPT," katanya di kantornya, Jakarta, Minggu (23/12/2018).

Menurut dia, sampai sekarang Buoy tersebut belum dipasang. Dirinya mengatakan, memang pihaknya tak memiliki alat tersebut.

“Kita enggak punya mantau tsunami. Kalau mantau vulkanik itu ada di anak Krakatau dan itu PVMBG,” ujarnya.

Namun demikian, kata dia, meski Buoy banyak yang rusak dan tak dipasang di perairan Indonesia, BMKG selalu berusaha menyampaikan peringatan dini tsunami dilakukan secepat mungkin.

"Ada atau tidak ada Buoy, kalau ada gempa dan kita yakin potensi tsunami kurang dari 5 menit kita berikan warning ke masyarakat," ucap Tiar.

Sebelumnya, pasca-tsunami di Palu, Presiden Jokowi memerintahkan kepada Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) agar memperbaiki alat pendeteksi gelombang pasang dan tsunami (Buoy).

“Saya perintahkan agar alat ini diperbaiki kemudian diawasi dan dijaga karena itu alat yang sangat penting dalam mendeteksi kejadian yang akan sangat terjadi,” kata Jokowi.

Dia juga meminta kepada semua pihak agar menjaga alat tersebut. Sebab pengamanan alat-alat tersebut berguna untuk mendeteksi gelombang tsunami.

baca juga

“Kita juga memerlukan kesadaran bersama masyarakat, kita semua agar alat-alat seperti itu tidak dirusak atau tidak diambil karena alat ini sangat berguna sekali,” ujar Jokowi. (Sumber: Bantennews.co.id)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

RSUD Tak Punya Lemari Pendingin, 84 Jenazah Korban Tsunami Membusuk

RSUD Tak Punya Lemari Pendingin, 84 Jenazah Korban Tsunami Membusuk

News | Selasa, 25 Desember 2018 | 08:36 WIB

Duka Gerindra Lepas Kepergian Dylan Sahara, Istri Ifan 'Seventeen'

Duka Gerindra Lepas Kepergian Dylan Sahara, Istri Ifan 'Seventeen'

News | Selasa, 25 Desember 2018 | 08:32 WIB

Bertolak ke Banten, Maruf Amin : Mereka Keluarga Kami

Bertolak ke Banten, Maruf Amin : Mereka Keluarga Kami

News | Selasa, 25 Desember 2018 | 08:14 WIB

Update Bencana Tsunami: 373 Meninggal, 1.459 Luka-luka dan 128 Hilang

Update Bencana Tsunami: 373 Meninggal, 1.459 Luka-luka dan 128 Hilang

News | Selasa, 25 Desember 2018 | 08:09 WIB

Umat Kristiani Doakan Korban Tsunami Selat Sunda

Umat Kristiani Doakan Korban Tsunami Selat Sunda

News | Selasa, 25 Desember 2018 | 07:36 WIB

Terkini

Spesifikasi Kapal China First Margaux yang Tabrak Perahu Nelayan di Selat Singapura

Spesifikasi Kapal China First Margaux yang Tabrak Perahu Nelayan di Selat Singapura

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:33 WIB

APBD Perubahan Rp8 Triliun Lebih, Riau Fokus Lunasi Tunda Bayar

APBD Perubahan Rp8 Triliun Lebih, Riau Fokus Lunasi Tunda Bayar

Riau | Selasa, 22 September 2026 | 11:30 WIB

Belajar Memahami Diri dan Menemukan Ketenangan dalam Buku Seni Menyikapi Hidup

Belajar Memahami Diri dan Menemukan Ketenangan dalam Buku Seni Menyikapi Hidup

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 11:30 WIB

Esensi The End of Oak Street: Teror Dinosaurus yang Memburu Satu Keluarga

Esensi The End of Oak Street: Teror Dinosaurus yang Memburu Satu Keluarga

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 11:30 WIB

Geledah Rumjab Bupati Gowa, Polri Sita Dokumen dan Bukti Elektronik Terkait Kasus Korupsi Izin PBG

Geledah Rumjab Bupati Gowa, Polri Sita Dokumen dan Bukti Elektronik Terkait Kasus Korupsi Izin PBG

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:29 WIB

Efek Domino Kenaikan Avtur: Ancaman Nyata Mahalnya Tiket Pesawat bagi Pariwisata

Efek Domino Kenaikan Avtur: Ancaman Nyata Mahalnya Tiket Pesawat bagi Pariwisata

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 11:28 WIB

Harga BBM Diesel Dunia Meroket ke Level Tertinggi Sepanjang Masa!

Harga BBM Diesel Dunia Meroket ke Level Tertinggi Sepanjang Masa!

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 11:21 WIB

Soroti Rantai Kekerasan Aparatur, Komnas HAM Tuntut Pertanggungjawaban Secara Hukum dan Politik

Soroti Rantai Kekerasan Aparatur, Komnas HAM Tuntut Pertanggungjawaban Secara Hukum dan Politik

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:19 WIB

Jangan Sepelekan! Ini Arti Mata Kanan Kedutan Menurut Medis dan Primbon Jawa

Jangan Sepelekan! Ini Arti Mata Kanan Kedutan Menurut Medis dan Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 11:16 WIB

KBRI Singapura Belum Kasih Kepastian Dugaan WNI Jadi Korban Tabrakan Kapal di Selat Singapura

KBRI Singapura Belum Kasih Kepastian Dugaan WNI Jadi Korban Tabrakan Kapal di Selat Singapura

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:16 WIB

×