BNPB: Tinggi Gelombang Tsunami di Tanjung Lesung Lebih dari 5 Meter

Dwi Bowo Raharjo, Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 25 Desember 2018 | 15:28 WIB
BNPB: Tinggi Gelombang Tsunami di Tanjung Lesung Lebih dari 5 Meter
Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho. (Suara.com/ Chyntia Sami)

Suara.com - Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan tinggi gelombang tsunami Selat Sunda di Tanjung Lesung mencapai lebih dari 5 meter. Hal itu dapat dilihat dari tingkat kerusakan fisik di Tanjung Lesung yang sangat parah.

Sutopo mengatakan, dari beberapa wilayah yang diterjang tsunami pada Sabtu (22/12/2018) malam, wilayah Tanjung Lesung merupakan wilayah yang paling parah terdampak tsunami. Dari hasil pengamatan petugas dan warga sekitar, ketinggian gelombang mencapai lebih dari 5 meter.

"Tinggi tsunami dari petugas dan masyarakat bervariasi, ada yang bilang 2 meter. Di sekitar Sumur, Tanjung Lesung, Cigeulis ada yang mengatakan lebih dari 5 meter," kata Sutopo dalam konferensi pers di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Selasa (25/12/2018).

Untuk wilayah Pantai Carita, ketinggian gelombang tsunami mencapai 2 hingga 2,5 meter. Banyak bangunan yang berada di sekitar bibir pantai tersapu habis akibat gelombang tsunami dengan kecepatan diperkirakan mencapai daratan sebesar 60 kilometer per jam.

"Itu menjelaskan mengapa bangunan di sepanjang pantai yang diterjang air rata dengan tanah. Kalau (tsunami) kurang dari semeter dampaknya nggak begini. Ini kerusakannya cukup masif," kata  Sutopo.

Lebih jauh Sutopo mengatakan, BNPB sudah mengerahkan tim untuk melakukan pemetaan lebih lanjut mengenai tinggi tsunami Selat Sunda. Hal itu dilakukan untuk membantu operasi evakuasi korban.

"Tim dikerahkan untuk melakukan pemetaan mengenai berapa tinggi tsunami, berapa landaan yang ada di daratan untuk operasi dalam evakuasi korban," tandasnya.

Sebelumnya, tsunami setinggi 2 meter menerjang pesisir Pandeglang dan Kabupaten Serang pada Sabtu (22/12/2018) malam. Air laut yang menyapu bersih daratan itu disebabkan longsoran Gunung Anak Krakatau.

Merujuk pada pembaharuan data dari BNPB per Selasa (25/12/2018) pukul 13.00 WIB, tercatat sebanyak 429 orang meninggal dunia, 1.485 orang mengalami luka-luka, 154 orang dinyatakan hilang dan 16.082 orang mengungsi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lemari Pendingin Tiba, Masalah Pembusukan Jenazah Korban Tsunami Tertangani

Lemari Pendingin Tiba, Masalah Pembusukan Jenazah Korban Tsunami Tertangani

News | Selasa, 25 Desember 2018 | 15:19 WIB

Tanggap Darurat Tsunami di Pandeglang 2 Pekan, Lampung Sepekan

Tanggap Darurat Tsunami di Pandeglang 2 Pekan, Lampung Sepekan

News | Selasa, 25 Desember 2018 | 15:16 WIB

Ifan Seventeen Tak Kuasa Tahan Tangis saat Istri Dimakamkan

Ifan Seventeen Tak Kuasa Tahan Tangis saat Istri Dimakamkan

Entertainment | Selasa, 25 Desember 2018 | 15:15 WIB

Sebelum Istri Dimakamkan, Ifan Seventeen Sampaikan Permintaan Maaf

Sebelum Istri Dimakamkan, Ifan Seventeen Sampaikan Permintaan Maaf

Entertainment | Selasa, 25 Desember 2018 | 14:43 WIB

Korban Tewas Tsunami Selat Sunda Bertambah, Kini Totalnya 429 Orang

Korban Tewas Tsunami Selat Sunda Bertambah, Kini Totalnya 429 Orang

News | Selasa, 25 Desember 2018 | 14:30 WIB

Terkini

Merayakan Kemerdekaan dengan Cara Baru, dari Lomba Panjat Pinang hingga Menjelajahi Indonesia

Merayakan Kemerdekaan dengan Cara Baru, dari Lomba Panjat Pinang hingga Menjelajahi Indonesia

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:48 WIB

Ketua DPRD dan Sekda Kuansing Dicecar KPK Soal Pengembalian Amplop Raja Juli

Ketua DPRD dan Sekda Kuansing Dicecar KPK Soal Pengembalian Amplop Raja Juli

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:46 WIB

Gara-gara Tuduhan Curi Sawit, Nyawa Satpam Way Kanan Melayang di Tangan Tetangga

Gara-gara Tuduhan Curi Sawit, Nyawa Satpam Way Kanan Melayang di Tangan Tetangga

Lampung | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:43 WIB

Apa Arti Weton Tibo Loro dalam Rezeki dan Jodoh?

Apa Arti Weton Tibo Loro dalam Rezeki dan Jodoh?

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Memburu Harta Karun di Perut Bumi Lampung: Misi Survei Gerbera Siap Ungkap Potensi Migas Raksasa

Memburu Harta Karun di Perut Bumi Lampung: Misi Survei Gerbera Siap Ungkap Potensi Migas Raksasa

Lampung | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:33 WIB

Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les

Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Horor Digital di Kampus Surabaya: Saat AI Disalahgunakan untuk 'Menelanjangi' Harga Diri Mahasiswi

Horor Digital di Kampus Surabaya: Saat AI Disalahgunakan untuk 'Menelanjangi' Harga Diri Mahasiswi

Jatim | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:24 WIB

Standar Baru Industri Mobil Bekas Focus Motor Hadir di Kawasan Bintaro

Standar Baru Industri Mobil Bekas Focus Motor Hadir di Kawasan Bintaro

Otomotif | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:15 WIB

Bukan Honor Nyanyi! Bebizie Terima Aliran Uang Tambang Terkait Kasus Rita Widyasari

Bukan Honor Nyanyi! Bebizie Terima Aliran Uang Tambang Terkait Kasus Rita Widyasari

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:04 WIB

Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya

Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:59 WIB

×