Debu Hitam dan Suara Dentuman Misterius Gegerkan Warga Cilegon Banten

Reza Gunadha

Rabu, 26 Desember 2018 | 18:49 WIB
Debu Hitam dan Suara Dentuman Misterius Gegerkan Warga Cilegon Banten
Debu yang menempeli seluruh atap dan bagian mobil yang parkir di halaman Kantor Walikota Cilegon. [Bantennews/Gilang]

Suara.com - Masyarakat di sejumlah wilayah Kecamatan di Kota Cilegon, Banten, dihebohkan oleh hujan debu yang berterbangan di udara pada Rabu (26/12/2018) sore.

Warga menduga, debu kasar berwarna hitam tersebut berasal dari erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK), yang masih terus terjadi sejak beberapa waktu belakangan.

“Tadi saya dalam perjalanan dari Warnasari menuju Cilegon dengan motor, di perjalanan mata ini terasa perih karena rasanya banyak sekali debu yang masuk. Ini ngga biasanya. Bahkan motor penuh ditempeli debu begini,” ungkap Anton, salah seorang pemotor menunjukkan debu hitam yang menempeli motornya.

Tak hanya hujan debu, warga juga bahkan dikagetkan dengan bunyi dentuman keras yang tidak diketahui asalnya.

“Dan sudah lebih dari tujuh kali dari jam 16.35 WIB hingga sekarang terdengar sayup-sayup dentuman bunyi ledakan. Tak tahu darimana sumbernya,” ungkap Wawan, warga Kecamatan Ciwandan, seperti diberitakan Bantennews—jaringan Suara.com.

Kebenaran asal-usul debu yang menurut dugaan warga berasal dari erupsi vulkanik GAK tersebut juga bahkan ramai diperbincangkan di sejumlah media sosial.

Debu kasar dan hitam bahkan terpantau merata menempel di seluruh kendaraan yang tengah terparkir di halaman Kantor Walikota Cilegon.

Sayangnya Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilegon, Rasmi Widyani yang dikonfirmasi melalui telpon genggamnya belum dapat memberikan kaitan fenomena tersebut.

“Saya belum dapat informasinya. Soalnya mohon maaf posisi saya sedang di Pandeglang,” ujarnya singkat.

baca juga

Terpisah, Ahli Geofisika, Surono yang dikonfirmasi terkait hal tersebut menilai, fenomena itu otomatis akan dialami oleh Provinsi Lampung dan Banten, dua wilayah yang berjarak terdekat dengan gunung yang terletak di tengah Sulat Sunda itu.

“Memang harusnya berdebu, karena tergantung arah anginnya sekarang. Kan sudah berkali-kali (GAK) meletus, jadi mudah-mudahan cepat hujan agar debu langsung terbawa. Jadi hujan debu vulkanik ini akan terus berlangsung, tergantung erupsinya. Kalau erupsinya stagnan seperti sekarang ini, sesekali akan hujan debu lagi manakala tiupan angin mengarah ke situ,” ujarnya.

Intensitas erupsi vulkanik yang secara terus menerus itu, terang Surono, akan menghasilkan debu yang mengandung silika dan akan berterbangan di udara dengan ketinggian antara 1000 meter, hingga maksimum 2000 meter.

“Sesekali semburan itu kan besar, kadang kecil, jadi tidak akan berhenti dia menyemburkan abunya. Jadi kalau letusan sudah terbuka seperti itu tidak akan pernah besar, warga disarankan agar menggunakan masker yang menutupi mulut dan hidung ya, karena kan debu gunung api itu kan mengandung banyak silika ya, bahan pembuat kaca,” pintanya.

“Karena kalau sampai terhirup akan mengganggu pernapasan. Kemudian kalau kena mata, jangan langsung digosok dengan tangan, harus dicuci dulu dengan air,” tutup mantan Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi, Badan Geologi (PVMBG) ini.

Berita ini kali pertama diterbitkan Bantennews.co.id dengan judul “Diduga Hujan Debu Vulkanik dari Erupsi GAK, Warga Cilegon Heboh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Suara Dentuman Misterius di Sumsel Ternyata dari Gunung Anak Krakatau

Suara Dentuman Misterius di Sumsel Ternyata dari Gunung Anak Krakatau

News | Rabu, 26 Desember 2018 | 18:34 WIB

Pastikan Pemerintahan Sudah Berjalan Pasca Tsunami, Mendagri Akan ke Banten

Pastikan Pemerintahan Sudah Berjalan Pasca Tsunami, Mendagri Akan ke Banten

News | Rabu, 26 Desember 2018 | 17:31 WIB

Imbas Tsunami Selat Sunda, Penyeberangan Merak - Bakauheni Sepi

Imbas Tsunami Selat Sunda, Penyeberangan Merak - Bakauheni Sepi

Bisnis | Rabu, 26 Desember 2018 | 16:06 WIB

Selfie Dekat Mayat dan Puing Tsunami Selat Sunda, Demi Banyak Like

Selfie Dekat Mayat dan Puing Tsunami Selat Sunda, Demi Banyak Like

News | Rabu, 26 Desember 2018 | 16:04 WIB

Terkini

Negara Agraris Tanpa Regenerasi Petani, Sampai Kapan?

Negara Agraris Tanpa Regenerasi Petani, Sampai Kapan?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Marc Ter Stegen Resmi Direkrut Ajax, Jordi Cruyff Bakal Buang Maarten Paes?

Marc Ter Stegen Resmi Direkrut Ajax, Jordi Cruyff Bakal Buang Maarten Paes?

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:59 WIB

Kasus Yusrizal Pasien BPJS: Ketika Empati Tak Bisa Ditawar dalam Profesi Dokter

Kasus Yusrizal Pasien BPJS: Ketika Empati Tak Bisa Ditawar dalam Profesi Dokter

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:56 WIB

Bromo Membara di Blok Bantengan: Jalur Jemplang-Senduro Ditutup

Bromo Membara di Blok Bantengan: Jalur Jemplang-Senduro Ditutup

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Greenpeace Bantah Bahlil, Sebut Raja Ampat Masih Terancam Ekspansi Tambang Nikel

Greenpeace Bantah Bahlil, Sebut Raja Ampat Masih Terancam Ekspansi Tambang Nikel

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:51 WIB

10 Mobil Bekas di Bawah 100 Juta untuk Keluarga, dari yang Irit hingga Jagoan Tanjakan

10 Mobil Bekas di Bawah 100 Juta untuk Keluarga, dari yang Irit hingga Jagoan Tanjakan

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Yang Mana Duluan, Bedak Tabur atau Bedak Padat? Ini Urutan Pemakaian yang Benar

Yang Mana Duluan, Bedak Tabur atau Bedak Padat? Ini Urutan Pemakaian yang Benar

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Suhardiman Amby Disebut Potong Penghasilan ASN Kuansing hingga 50 Persen

Suhardiman Amby Disebut Potong Penghasilan ASN Kuansing hingga 50 Persen

Riau | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:47 WIB

3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium

3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:42 WIB

Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974

Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:37 WIB

×