Fadli Zon Ungkap Data Demokrasi Era Jokowi Lebih Buruk dari Timor Leste

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 01 Januari 2019 | 21:59 WIB
Fadli Zon Ungkap Data Demokrasi Era Jokowi Lebih Buruk dari Timor Leste
Fadli Zon [Twitter]

Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menilai demokrasi di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengalami kemunduran. Bahkan peringkat demokrasi Indonesia tertinggal dari Timor Leste.

Fadli menjelaskan, masyarakat selama ini selalu disuguhi isu-isu yang memperlihatkan mundurnya kualitas demokrasi di Indonesia. Mulai dari jaminan kebebasan berkumpul dan berserikat yang menurun, intimidasi terhadap lawan politik, hingga manajemen pemilu yang amburadul.

Keterangan Fadli didukung oleh data dari The Economist Intelligence Unit (EIU), yang menunjukkan peringkat demokrasi Indonesia turun drastis 20 peringkat dibandingkan 2016 yang masih berada di peringkat 48.

Pada 2017 juga Indonesia kembali turun ke peringkat 68. Peringkat Indonesia itu menunjukkan demokrasi Indonesia lebih buruk dari Timor Leste yang berada di peringkat 43.

"Harapan publik untuk melihat wajah demokrasi Indonesia yang semakin berkualitas, tampaknya harus tertunda kembali," kata Fadli dalam keterangan tertulisnya, Selasa (1/1/2018).

Lebih lanjut Fadli menjelaskan, potret terbatasnya kebebasan masyarakat di Indonesia saat ini tertuang dalam data Freedom House. Dari data itu, status Indonesia yang awalnya ialah negara 'bebas' (free) menjadi negara 'bebas sebagian' (partly free) pada 2018.

"Ini ironi perkembangan politik di era pemerintahan Joko Widodo. Demokrasi Indonesia mengalami kemunduran memalukan, apalagi kini menjelang diselenggarakannya pemilu serentak 2019." ujarnya.

Fadli mengatakan, data yang digunakannya relevan dengan kondisi di lapangan. Fadli mencontohkan, adanya persekusi terhadap sejumlah ulama yang kerap mengkritik pemerintah.

Selain itu, adanya upaya pembungkaman dan kriminalisasi terhadap tokoh-tokoh oposan tak luput menjadi wujud turunnya kualitas demokrasi di Indonesia.

baca juga

"Sehingga, jangan heran jika turunnya kebebasan sipil dan defisitnya demokrasi kita, adalah akibat dari kontrol dan pembatasan kebebasan berpendapat oleh pemerintah. Itu semua fakta yang sulit disangkal."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sandiaga ke Pedagang: Pembangunan Infrastruktur Pemerintah Salah Kaprah

Sandiaga ke Pedagang: Pembangunan Infrastruktur Pemerintah Salah Kaprah

News | Selasa, 01 Januari 2019 | 20:48 WIB

Besok Dilantik Jokowi Jadi Kepala BNPB, Doni Monardo Akan Langsung Sertijab

Besok Dilantik Jokowi Jadi Kepala BNPB, Doni Monardo Akan Langsung Sertijab

News | Selasa, 01 Januari 2019 | 20:41 WIB

Besok, Letjen Doni Monardo Bakal Dilantik Jadi Ketua BNPB

Besok, Letjen Doni Monardo Bakal Dilantik Jadi Ketua BNPB

News | Selasa, 01 Januari 2019 | 19:15 WIB

Sambut Tahun 2019, SBY Ingatkan Prabowo dan Jokowi Tak Kelewat Batas

Sambut Tahun 2019, SBY Ingatkan Prabowo dan Jokowi Tak Kelewat Batas

News | Selasa, 01 Januari 2019 | 16:06 WIB

Terkini

Malang Selatan Dikepung Banjir dan Longsor: Jalur Utama Malang-Lumajang Lumpuh Total

Malang Selatan Dikepung Banjir dan Longsor: Jalur Utama Malang-Lumajang Lumpuh Total

Malang | Senin, 02 November 2026 | 16:50 WIB

Kasus Penggeledahan Ponpes di Jateng, Reza Indragiri Khawatir Polri Lindungi Sesama Anggota

Kasus Penggeledahan Ponpes di Jateng, Reza Indragiri Khawatir Polri Lindungi Sesama Anggota

News | Senin, 02 November 2026 | 16:48 WIB

MBMA Siapkan Private Placement 10,8 Miliar Saham, Ada Apa?

MBMA Siapkan Private Placement 10,8 Miliar Saham, Ada Apa?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:47 WIB

Neraca Perdagangan RI Surplus di September 2026, Tapi Impor Ikut Melonjak

Neraca Perdagangan RI Surplus di September 2026, Tapi Impor Ikut Melonjak

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:45 WIB

Buntut Penggeledahan Ponpes Sukoharjo, Muhammadiyah Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng!

Buntut Penggeledahan Ponpes Sukoharjo, Muhammadiyah Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng!

News | Senin, 02 November 2026 | 16:44 WIB

Hampir 300 Juta Penduduk, BPOM Hadapi Tantangan Pemerataan Akses Obat di Indonesia

Hampir 300 Juta Penduduk, BPOM Hadapi Tantangan Pemerataan Akses Obat di Indonesia

News | Senin, 02 November 2026 | 16:41 WIB

Saham Dijual Rp250 Juta, Tercatat Rp16,3 Miliar! Sengketa Panas Haji Musa Vs Agro Manunggal

Saham Dijual Rp250 Juta, Tercatat Rp16,3 Miliar! Sengketa Panas Haji Musa Vs Agro Manunggal

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:38 WIB

BPS Ungkap Petani Makin Sejahtera di Oktober 2026, Nelayan Beda Nasib

BPS Ungkap Petani Makin Sejahtera di Oktober 2026, Nelayan Beda Nasib

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:38 WIB

Cara Meracik Air Mawar Viva dan Baby Oil untuk Tumit Pecah-Pecah dan Kasar

Cara Meracik Air Mawar Viva dan Baby Oil untuk Tumit Pecah-Pecah dan Kasar

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 16:37 WIB

MBG 2.0 Harus Buktikan Nol Korupsi dan Keracunan, Bukan Sekadar Ganti Sistem

MBG 2.0 Harus Buktikan Nol Korupsi dan Keracunan, Bukan Sekadar Ganti Sistem

News | Senin, 02 November 2026 | 16:35 WIB

×