Hoaks Surat Suara Berbuntut Pelaporan, Andi Arief : Lucu Bener Negeri Ini

Kamis, 03 Januari 2019 | 15:24 WIB
Hoaks Surat Suara Berbuntut Pelaporan, Andi Arief : Lucu Bener Negeri Ini
Andi Arief bersama tim pengacara melaporkan balik relawan Kotak Adja di Polda Metro Jaya [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief mengaku sangat heran jika cuitan yang diunggah soal adanya temuan 7 kontainer berisi surat suara tercoblos berbuntut adanya pelaporan dirinya ke polisi.

Dia mengklaim jika kicauan yang diunggah ke Twitter pribadinya itu hanya untuk mengingatkan polisi untuk bertindak cepat menyelidiki kabar tersebut. Melalui cuitan terbarunya, Kamis (3/1/2019), Arief mengaku tak ada niatan untuk menyebar berita bohong alias hoaks di medsos.

"Kalau saya mengingatkan aparat supaya cepet bertindak malah dipolisikan lucu bener negeri ini. Bayangkan KPU yang sudah dari sore menerima info baru tergerak mengecek setelah tuit saya. Hoaks bisa terjadi kalau tidak ada kecepatan reaksi," tulisya.

Melalui cuitannya itu, Andi juga menyebut Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto buta huruf. Dia membantah ikut menyebarkan hoaks tersebut. Dia mengaku hanya meminta agar Komisi Pemilihan Umum untuk mengecek kabar yang sudah beredar luas di media sosial, Rabu (2/1/2019) kemarin.

"Hasto Sekjen PDIP buta huruf. suruh baca tuit saya dengan jelas. Saya menghimbau supaya dicek. Karena isu itu sudah dari sore muncul. Bahkan Ketua KPU sendiri mengakui dia mendapat kabar dari sore. KPU beegerak setelah himbauan saya," tulisnya.

Terkait hoaks ini, Arief mengaku tak takut jika isu temuan 7 kontainer surat suara tercoblos yang disebarnya itu berbuntut kepada pelaporan ke kepolisian.

"Silahkan saja kalau saya mau dilaporkan, tinggal aparat hukum mau berpihak pada Hasto Sekjen PDIP yang buta huruf membaca tuit saya, atau berpihak pada saya yang ingin menyelamatkan pemilu supaya jurdil," tulisnya.

Sejak merebaknya hoaks itu, sejumlah pihak termasuk KPU, relawan pendukung capres petahana Joko Widodo dan Mendagri Tjahjo Kumolo membuat laporan ke Bareskrim Polri, hari ini.

Sebelumnya, beredar sebuah rekaman berisi suara laki-laki melalui pesan elektronik,  WhatsApp. Dalam rekaman itu, lelaki tersebut memberi info telah menemukan 70 juta suara yang sudah dicoblos pada gambar pasangan Joko Widodo atau Jokowi-Maruf Amin.

Baca Juga: Diperkosa, Amel Resmi Laporkan Eks Dewan Pengawas BPJS ke Polisi

Dalam rekaman itu juga menyebutkan surat suara itu dikirim dari Cina dan sudah disita TNI AL.

Politisi Demokrat Andi Arief sempat menggegerkan warganet Twitter lantaran cuitannya yang memberikan kabar kalau ada tujuh kontainer mengangkut surat-surat yang telah dicoblos pada bagian gambar Jokowi-Maruf Amin. Tujuh kontainer itu berlabuh di dermaga Tanjung Priok. Namun, tak berselang lama, cuitan itu lalu dihapus. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI