Fokus di Empat Sektor, Basarnas Cari 15 Korban Longsor Sukabumi

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Jum'at, 04 Januari 2019 | 10:49 WIB
Fokus di Empat Sektor, Basarnas Cari 15 Korban Longsor Sukabumi
Petugas gabungan membawa korban longsor di kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (2/1). [ANTARA FOTO/M Agung Rajasa]

Suara.com - Basarnas kembali melanjutkan pencarian 15 orang yang menjadi korban longsor di Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (4/1/2019). Pencarian difokuskan pada empat sektor.

"Kita membagi pencarian menjadi enam bagian sektor dan saat ini lebih mefokuskan pada sektor ke-4 dan ke-5 yang berada di dekat sungai," kata Direktur Operasi Basarnas, Brigjend Marinir Budi Purnama di Desa Sirnaresmi, Jumat pagi seperti dilansir dari Antara.

Budi berharap pencarian hari ini membuahkan hasil. Pada sektor tersebut, kata dia, disinyalir terdapat 14 korban meninggal dunia dan yang satu berada di dekat sungai.

Ia menerangkan, tim SAR gabungan memiliki kendalam dalam pencarian korban. Diantarannya adalah cuaca yang kurang mendukung sehingga pencarian menjadi terhenti.

"Pencarian pada hari pertama hingga kelima curah hujan cukup tinggi, jadi harus berhenti. Tapi untuk saat ini berharap cuaca terang benderang sehingga bisa lebih cepat untuk mencari 15 korban itu," katanya.

Dalam pencarian ini pihaknya mengerahkan peralatan berat seperti tiga excavator, pompa alkon (penyemprot bertenaga besar), cangkul maupun sekop.

Lebih jauh, 18 korban longsor yang meninggal sudah dapat diidentivikasi dan ditemukan. Itu terhitung dari Senin (31/12/2018) hingga Kamis (3/1).

Dengan perincian pada Senin (31/12/2018) terdapat dua korban yakni Hendra dan Sasa. Kemudian pencarian berlanjut pada Selasa (1/1) dengan total delapan orang meninggal yaitu Ukri (50), Riska (27), Rita (15), Yanti (38), Ahudi (60), Suryani (35), Jumhadi (47) dan Yami (26).

"Pada Rabu (2/1) menemukan tiga korban meninggal, Sukiman (70), Umih (70), Endu (43). Kamis (3/1) kembali menemukan lima orang yaitu Mulyani (60), Madtuha (50), Andra maulan (8), NN, NM," katanya.

Brigjend Marinir Budi Purnama menjelaskan dalam hal ini untuk data 15 korban longsor masih pada tahap pendataan ulang. Namun pencarian masih berlangsung.

Pencarian itu sendiri sudah dimulai sejak pagi 06.00 WIB dan hingga saat ini masih berlangsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Awas Ada 67 Titik Rawan Longsor dan Banjir di Jalur KRL Bogor - Sukabumi

Awas Ada 67 Titik Rawan Longsor dan Banjir di Jalur KRL Bogor - Sukabumi

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 19:11 WIB

Subhanallah, Kakak Beradik Ini Selamat dari Longsor karena Pergi ke Masjid

Subhanallah, Kakak Beradik Ini Selamat dari Longsor karena Pergi ke Masjid

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 18:26 WIB

Update Longsor Cisolok Sukabumi: 20 Korban Belum Ditemukan

Update Longsor Cisolok Sukabumi: 20 Korban Belum Ditemukan

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 09:04 WIB

Update Longsor Sukabumi: 15 Meninggal, 63 Orang Ditemukan Selamat

Update Longsor Sukabumi: 15 Meninggal, 63 Orang Ditemukan Selamat

News | Rabu, 02 Januari 2019 | 15:52 WIB

Polri Identifikasi 11 Jenazah Korban Tanah Longsor Sukabumi

Polri Identifikasi 11 Jenazah Korban Tanah Longsor Sukabumi

News | Rabu, 02 Januari 2019 | 13:36 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB