Polri Identifikasi 11 Jenazah Korban Tanah Longsor Sukabumi

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 02 Januari 2019 | 13:36 WIB
Polri Identifikasi 11 Jenazah Korban Tanah Longsor Sukabumi
Petugas SAR gabungan mengangkat kantung jenazah pasca bencana tanah longsor di kampung adat Sinarresmi, Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (1/1). [ANTARA FOTO/Nurul Ramadhan]

Suara.com - Sebanyak 11 jenazah korban bencana tanah longsor di Kampung Garehong, Dusun Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat teridentifikasi. Identifikasi itu dilakukan tim Disaster Victim Identification Mabes Polri.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menjabarkan korban-korban yang teridentifikasi itu.

"Korban meninggal dunia yang telah dapat diidentifikasi ada 11 jenazah," kata Brigjen Dedi saat dihubungi, Rabu (2/1/2019).

Berikut nama kesebelas jenazah tersebut, Hendra alias Jubed (laki-laki, 38 tahun), Sasa (perempuan, 4 tahun), Ukiat (laki-laki, 56 tahun), Riska (perempuan, 27 tahun), Rita (perempuan, 15 tahun), Yanti (perempuan, 38 tahun), Ahudi (laki-laki, 60 tahun), Elan (perempuan, 3 bulan), Suryani (perempuan, 35 tahun), Jumhadi (laki-laki, 47 tahun) dan Yami (perempuan, 26 tahun).

Sementara itu, Polda Jawa Barat telah mengirimkan delapan anggota tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk mengidentifikasi korban dan menerima pengaduan orang hilang terkait bencana tanah longsor di Kampung Garehong tersebut.

"Tim DVI Biddokkes Polda Jabar mengirimkan delapan personel yang terdiri dari tiga dokter dan lima tenaga medis. Selain itu kendaraan Ranger DVI, Kit DVI, kantong jenazah dan peralatan DVI lainnya," kata Dedi.

Selain itu Polda Jabar juga mengerahkan satu satuan setingkat peleton (SST) berjumlah 25 orang untuk mencari para korban yang masih hilang. Para personel Polres Sukabumi beserta Polsek Cisolok pun langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian. Dua anjing pelacak (K9) juga dikerahkan untuk membantu pencarian korban.

"Kegiatan evakuasi korban longsor di Sukabumi dibantu dengan K9," katanya.

Hujan deras yang melanda Kampung Garehong, Dusun Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengakibatkan 30 rumah warga tertimbun tanah longsor pada Senin, 31 Desember 2018 pukul 17.00 WIB.

baca juga

Data yang dirangkum hingga saat ini jumlah korban tanah longsor ada 101 jiwa yang terdiri atas 60 orang selamat, tiga luka-luka, 15 orang meninggal dan 20 orang masih hilang. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anjing Pelacak Dikerahkan Cari Korban Longsor Cisolok Sukabumi

Anjing Pelacak Dikerahkan Cari Korban Longsor Cisolok Sukabumi

News | Rabu, 02 Januari 2019 | 12:18 WIB

Lumpur Capai Tiga Meter, Tim SAR Kesulitan Cari Korban Longsor Sukabumi

Lumpur Capai Tiga Meter, Tim SAR Kesulitan Cari Korban Longsor Sukabumi

News | Rabu, 02 Januari 2019 | 11:54 WIB

2 Perempuan Tertimbun Longsor TPSA Cilowong Belum Ditemukan

2 Perempuan Tertimbun Longsor TPSA Cilowong Belum Ditemukan

News | Rabu, 02 Januari 2019 | 11:23 WIB

Terkini

Soal Potensi PT Djarum Jadi Tersangka Korporasi Kasus Cukai Rokok, Begini Respons Ketua KPK

Soal Potensi PT Djarum Jadi Tersangka Korporasi Kasus Cukai Rokok, Begini Respons Ketua KPK

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:45 WIB

Atasi Burnout Lewat Buku When Your Life Keeps Moving but Your Energy Stops

Atasi Burnout Lewat Buku When Your Life Keeps Moving but Your Energy Stops

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:45 WIB

Belasan Karyawan Pabrik Tas Perempuan di Solo Alami Kesurupan, Teriak-teriak Histeris

Belasan Karyawan Pabrik Tas Perempuan di Solo Alami Kesurupan, Teriak-teriak Histeris

Surakarta | Selasa, 03 November 2026 | 15:43 WIB

Presiden Prabowo Bakal Beri Taklimat 400 Calon Pemimpin Masa Depan di Istana

Presiden Prabowo Bakal Beri Taklimat 400 Calon Pemimpin Masa Depan di Istana

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:42 WIB

DPR Siapkan Jalur Cepat Pembentukan UU, Pembahasan Dibatasi Satu Masa Sidang

DPR Siapkan Jalur Cepat Pembentukan UU, Pembahasan Dibatasi Satu Masa Sidang

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:41 WIB

Apakah Polisi Boleh Menyadap Pejabat? Ini Aturan Hukum yang Berlaku di Indonesia

Apakah Polisi Boleh Menyadap Pejabat? Ini Aturan Hukum yang Berlaku di Indonesia

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:35 WIB

Bos CFX Buka-bukaan Soal Peralihan Investor Saham ke Kripto

Bos CFX Buka-bukaan Soal Peralihan Investor Saham ke Kripto

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 15:34 WIB

4 Lip Balm SPF Lokal Mengandung Vitamin C untuk Cerahkan Bibir Hitam

4 Lip Balm SPF Lokal Mengandung Vitamin C untuk Cerahkan Bibir Hitam

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 15:30 WIB

Review The Diplomat Season 1: Hadirkan Plot Twist Penutup yang Mengejutkan!

Review The Diplomat Season 1: Hadirkan Plot Twist Penutup yang Mengejutkan!

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:30 WIB

Eks Wali Kota Sibolga Resmi Ditahan di Kasus Korupsi Pasar Ikan Modern

Eks Wali Kota Sibolga Resmi Ditahan di Kasus Korupsi Pasar Ikan Modern

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 15:26 WIB

×