KPU: Mayoritas Pemilih Pemilu 2019 di Surabaya Kaum Muda

Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 08 Januari 2019 | 15:31 WIB
KPU: Mayoritas Pemilih Pemilu 2019 di Surabaya Kaum Muda
Contoh surat suara Capres dan Cawapres di Pemilu 2019 yang akan dicetak KPU. (Suara.com/M. Yasir)

Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya, Jawa Timur, mencatat jumlah pemilih yang dikategorikan muda atau berusia di bawah 40 tahun mencapai 1.132.667 orang atau 53,133 persen dari total pemilih. Dengan demikian, mayoritas pemilih di Pemilu 2019 di Kota Pahlawan adalah kaum muda.

"Jika memakai kriteria pemuda adalah mereka yang berusia hingga 40 tahun, maka mayoritas pemilih Pemilu 2019 di Surabaya adalah kaum muda," kata Komisioner KPU Surabaya, Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat Muhammad Kholid Asyadulloh, seperti dilansir dari Antara, Selasa (8/1/2019).

Kholid menerangkan, total pemilih di Surabaya sebanyak 2.131.756, terdiri dari laki-laki 1.041.522 orang, dan 1.090.234 lainnya adalah perempuan. Kholid mengatakan jika melihat total pemilih di Surabaya tersebut, maka pemilih perempuan lebih banyak dibandingkan laki-laki dengan selisih 48.712 orang.

Para pemilih, kata Kholod, tersebar di 8.146 tempat pemungutan suara (TPS) di 154 kelurahan dan 31 kecamatan se-Surabaya.

Sedangkan dari sisi usia, lanjut dia, pemilih terbanyak pada Pemilu 2019 di Surabaya adalah warga berusia dalam rentang 31-40 tahun yang jumlahnya mencapai 552.631 pemilih.

Urutan berikutnya adalah pemilih berusia 21-30 tahun, dengan jumlah 409.236 pemilih. Selanjutnya secara kuantitas adalah pemilih berusia 51-60 tahun (391.232 orang), 41-50 tahun (382.308 orang), dan di atas 60 tahun (225.549 orang).

"Terakhir pemilih yang berusia kurang dari 20 tahun yang mencapai 170.800 orang," kata dia.

Dari total pemilih sebanyak 2.131.756 orang di Surabaya itu, 3.650 pemilih di antaranya adalah pemilih difabel.

Mereka meliputi difabel daksa 1.149 pemilih (31,48 persen), difabel netra 201 (5,51 persen), dan difabel bisu-tuli sebanyak 362 (9,92 persen).

baca juga

"Kemudian difabel grahita sebanyak 301 pemilih (8,25 persen) dan difabel lain mencapai 1.637 pemilih atau 44,85 persen," kata Kholid.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kritik KPU Soal Bocoran Pertanyaan Debat, JK: Berarti yang Menjawab Itu Tim

Kritik KPU Soal Bocoran Pertanyaan Debat, JK: Berarti yang Menjawab Itu Tim

News | Selasa, 08 Januari 2019 | 15:13 WIB

Kubu Prabowo Tunjuk SBY, TKN: Jokowi - Ma'ruf Tak Punya Mentor untuk Debat

Kubu Prabowo Tunjuk SBY, TKN: Jokowi - Ma'ruf Tak Punya Mentor untuk Debat

News | Selasa, 08 Januari 2019 | 14:53 WIB

6 Perusahaan Percetakan Akan Cetak Surat Suara Pemilu 2019, Ini Daftarnya

6 Perusahaan Percetakan Akan Cetak Surat Suara Pemilu 2019, Ini Daftarnya

News | Selasa, 08 Januari 2019 | 14:08 WIB

Singgung Andi Arief Kubu Prabowo, Anggota KPU Dilaporkan ke DKPP

Singgung Andi Arief Kubu Prabowo, Anggota KPU Dilaporkan ke DKPP

News | Selasa, 08 Januari 2019 | 13:23 WIB

Bantah Kubu Jokowi, Jubir BPN: Prabowo Berani Debat Pakai Tiga Bahasa

Bantah Kubu Jokowi, Jubir BPN: Prabowo Berani Debat Pakai Tiga Bahasa

News | Selasa, 08 Januari 2019 | 12:04 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×