Kubu Prabowo Minta Gerakan Papua Merdeka Ditetapkan sebagai Teroris

Reza Gunadha | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Selasa, 08 Januari 2019 | 21:37 WIB
Kubu Prabowo Minta Gerakan Papua Merdeka Ditetapkan sebagai Teroris
Mahasiswa Papua menggelar aksi di Surabaya, Jawa Timur, 2 Desember 2013. Aksi itu untuk menuntut kemerdekaan Papua Barat. Papua mendeklarasikan kemerdekaan dari Belanda tahun 1961, namun Indonesia mengambilalih daerah itu pada 1963. [JUNI KRISWANTO/AFP]

Suara.com - Kubu Capres – Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno mengkritik rezim Jokowi yang menyebut gerakan separatis di Papua sebagai kelompok kriminal bersenjata.

Wakil Direktur Relawan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Yahdil Abdi Harahap, justru mengatakan gerakan Papua Merdeka sebagai teroris.

Ia berpendapat, pemerintah selama ini kerap menstigma sejumlah kelompok sebagai organisasi teroris. Namun, hal tersebut tak diberlakukan kepada gerakan Papua Merdeka yang menurutnya sebagai teroris.

"Tidak bisa stigma itu ditempel terus menerus kepada  sejumlah kelompok, tapi di lain sisi ada perbuatan terorisme yang tidak pernah distigma sebagai gerakan teroris," kata Yahdil dalam diskusi bertajuk 'Kalau Bersih Kenapa Risih' di Prabowo - Sandiaga Media Center, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Selasa (8/1/2018).

Yahdil menegaskan, kelompok teroris tersebut sudha meresahkan masyarakat Papua. Ia mengklaim, kelompok itu melakukan kekerasan, penculikan, hingga pembunuhan.

Karenanya, Yahdil mengakui merasa heran pemerintah masih menilai kelompok tersebut sebagai kelompok kriminal bersenjata, bukan teroris.

"Tidak bisa lagi disematkan predikat KKB, kelompok, kriminal, bersenjata. Kalau KKB, begal juga KKB. Dia kriminal dan juga bersenjata pakai balok, parang, pisau. Jadi sama dong levelnya," ujarnya.

Dirinya meminta kepada pemerintah untuk mengubah sebutan bagi para pelaku-pelaku teroris itu dari KKB menjadi pelaku teror.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Elektabilitas Prabowo Kalah dari Jokowi, BPN Akan Lipat Gandakan Kekuatan

Elektabilitas Prabowo Kalah dari Jokowi, BPN Akan Lipat Gandakan Kekuatan

News | Selasa, 08 Januari 2019 | 17:35 WIB

Rapor Jokowi Merah, Kubu Prabowo: Petahana Bakal Gelagapan Jelang Debat

Rapor Jokowi Merah, Kubu Prabowo: Petahana Bakal Gelagapan Jelang Debat

News | Selasa, 08 Januari 2019 | 16:30 WIB

Habis Ditagih Prabowo, PKS Klaim Sudah Sumbang Dana Kampanye Pilpres

Habis Ditagih Prabowo, PKS Klaim Sudah Sumbang Dana Kampanye Pilpres

News | Selasa, 08 Januari 2019 | 16:21 WIB

Jelang Debat Pilpres 2019, Selisih Elektabilitas Prabowo - Jokowi 20 Persen

Jelang Debat Pilpres 2019, Selisih Elektabilitas Prabowo - Jokowi 20 Persen

News | Selasa, 08 Januari 2019 | 15:07 WIB

Terkini

Berani! Tolak Mentah-mentah Permintaan AS, Sri Lanka Diam-diam Bantu 32 Awak Kapal Iran

Berani! Tolak Mentah-mentah Permintaan AS, Sri Lanka Diam-diam Bantu 32 Awak Kapal Iran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:05 WIB

Lebaran di Markas PDIP: Megawati Jamu Dubes Palestina hingga Rusia, Ini yang Jadi Bahasan

Lebaran di Markas PDIP: Megawati Jamu Dubes Palestina hingga Rusia, Ini yang Jadi Bahasan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:02 WIB

Kasatgas Tito Bersama Presiden Laksanakan Salat Idulfitri di Kabupaten Aceh Tamiang

Kasatgas Tito Bersama Presiden Laksanakan Salat Idulfitri di Kabupaten Aceh Tamiang

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 13:57 WIB

Istana Negara Dibuka untuk Umum, Warga Mulai Berbondong-bondong Hadiri Open House Lebaran

Istana Negara Dibuka untuk Umum, Warga Mulai Berbondong-bondong Hadiri Open House Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 13:51 WIB

Miguel Diaz-Canel Bakal 'Di-Maduro-kan', Pemerintah Kuba Tegas Melawan AS

Miguel Diaz-Canel Bakal 'Di-Maduro-kan', Pemerintah Kuba Tegas Melawan AS

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:41 WIB

Prabowo Salat Id di Aceh, Ahmad Muzani: Bentuk Solidaritas bagi Sumatra

Prabowo Salat Id di Aceh, Ahmad Muzani: Bentuk Solidaritas bagi Sumatra

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:26 WIB

Lebaran di KPK, Sudewo Beri Pesan Idulfitri Kepada Warga Pati

Lebaran di KPK, Sudewo Beri Pesan Idulfitri Kepada Warga Pati

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:20 WIB

Lebaran di Aceh Tamiang, Prabowo: Pemulihan Pascabencana Hampir 100 Persen

Lebaran di Aceh Tamiang, Prabowo: Pemulihan Pascabencana Hampir 100 Persen

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:11 WIB

Kasatgas PRR Dampingi Presiden Prabowo Rayakan Idulfitri Bersama Masyarakat di Aceh Tamiang

Kasatgas PRR Dampingi Presiden Prabowo Rayakan Idulfitri Bersama Masyarakat di Aceh Tamiang

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:56 WIB

Prabowo Tinjau Huntara Korban Bencana Banjir Aceh Usai Salat Id, Cek Fasilitas dan Sapa Warga

Prabowo Tinjau Huntara Korban Bencana Banjir Aceh Usai Salat Id, Cek Fasilitas dan Sapa Warga

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 10:04 WIB