JK Merasa Aneh Muncul Isu Pembebasan Baasyir Dikaitkan dengan Pilpres

Agung Sandy Lesmana, Walda Marison

Sabtu, 19 Januari 2019 | 16:48 WIB
JK Merasa Aneh Muncul Isu Pembebasan Baasyir Dikaitkan dengan Pilpres
Wapres Jusuf Kalla di acara Indonesia Milenial Summit. (Suara.com/Walda)

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengaku sangat heran dengan bertebarnya isu muatan politik di balik keputusan Presiden Joko Widodo memberikan pembebasan terhadap terpidana Abu Bakar Baasyir. Meski demikian, JK, sapaan akrab Jusuf Kalla tak mau menanggapi terlalu serius tudingan pembebasan Baasyir merupakan langkah capres Jokowi untuk menarik simpati kaum muslim terkait Pilpres 2019.

"Apa sih di Indonesia ini-itu dikait-kaitkan dengan politik. Apa saja, semua dikaitkan dengan politik," katanya JK saat menghadiri acara Indonesia Millenial di hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Sabtu (19/1/2019).

Menurutnya, alasan Jokowi memberikan pembebasan terhadap Baasyir murni karena alasan kemanusiaan. Tidak ada maksud lain termasuk politik terkait adanya pembebasan Baasyir yang diberikan Jokowi.

"Ya karena alasan kemanusiaan," jelasnya.

Sebelumnya, Juru Bicara DPP Front Pembela Islam yang juga Ketua Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif Slamet Ma'arif menganggap syarat muatan politik dari Jokowi terkati pembebasan Baasyir. Sebab, pemberian pembebasan terhadap terpidana terorisme yang mendekam di Lapas Gunung Sindur bersamaan dengan tahun politil terkait Pilpres 2019.

Dia menilai jika karena kasihan, seharusnya Jokowi membebaskan Baasir sejak lama.

"Beliau tidak bersalah dan korban kriminalisasi seharusnya bebas dari kemarin kemarin, harusnya sudah bebas dari dulu kenapa baru sekarang jelang pilpres ? Ada apa?," kata Slamet kepada Suara.com, kemarin.

Menurutnya, niatan Jokowi ingin mencari simpatisan umat muslim sangat jelas terlihat. Mengingat, banyak ulama yang terjerat kasus hukum dimasa pemerintahanya.

"Kalau niat dihati jadi saya nggak tahu, tapi indikasi kearah sana terlihat (meraup suara umat muslim)," terangnya.

baca juga

Namun dia menilai cara Jokowi seperti ini tidak akan berhasil merebut simpatisan umat muslim. Dia menilai umat muslim Indonesia sudah bisa bersikap dan faham presiden mana yang harus dipilih pada pemilu nanti.

"Kurang yakin saya (berhasil merebut simpatisa umat muslim) karena umat tahu siapa yang penjarakan, dan umat faham sikap Uztad Abu Bakar Ba'asir terhadap Ini rezim," terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Yusril: Pembebasan Baasyir Tak Langgar Aturan

Yusril: Pembebasan Baasyir Tak Langgar Aturan

News | Sabtu, 19 Januari 2019 | 16:31 WIB

Syarat Pembebasan, Yusril: Baasyir Tolak Tanda Tangan Setia pada Pancasila

Syarat Pembebasan, Yusril: Baasyir Tolak Tanda Tangan Setia pada Pancasila

News | Sabtu, 19 Januari 2019 | 15:52 WIB

Rayakan Pembebasan Baasyir, Keluarga Bakal Gelar Syukuran

Rayakan Pembebasan Baasyir, Keluarga Bakal Gelar Syukuran

News | Sabtu, 19 Januari 2019 | 15:44 WIB

Bangun 500 Rumah Tukang Cukur, Jokowi: Sebulan Rp 800 Ribu, Sangat Murah

Bangun 500 Rumah Tukang Cukur, Jokowi: Sebulan Rp 800 Ribu, Sangat Murah

News | Sabtu, 19 Januari 2019 | 15:30 WIB

Tim Pengacara Muslim: Abu Bakar Baasyir Bebas Murni karena Proses Hukum

Tim Pengacara Muslim: Abu Bakar Baasyir Bebas Murni karena Proses Hukum

News | Sabtu, 19 Januari 2019 | 13:37 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×