Bule Nekat ke Gunung Anak Krakatau Diduga Masuk dari Pulau Sabesi

Pebriansyah Ariefana
Bule Nekat ke Gunung Anak Krakatau Diduga Masuk dari Pulau Sabesi
Bule nekat mendaki Gunung Anak Krakatau. (Instagram)

Melihat ada kapal boat keluar dari Pulau Sabesi.

Suara.com - Warga Negara Asing (WNA) atau bule nekat ke Gunung Anak Krakatau diduga masuk dari kawasan Wisata Anyer atau Carita di Pandeglang, Banten. Mereka naik perahu dari Carita ke Pulau Sabesi.

Umar, salah satu tour guide Gunung Anak Krakatau mengatakan untuk saat ini wisatawan yang masuk Gunung Anak Krakatau sulit terdeteksi.

“Ada dua alternatif (pemberangkatan menuju GAK), ada yang dari Lampung atau dari Anyer-Carita. Biasanya kalau kayak begitu dari Anyer - Carita, kalau dari Lampung terdeteksi dengan kita perahu boatnya,” ujarnya dihubungi wartawan, Selasa (22/1/2019).

Dia juga mengaku melihat ada kapal boat keluar dari Pulau Sabesi.

“Memang kemarin saya lihat itu ada boat keluar dari Pulau Sebesi sekitar tanggal 17-18 Januari, saya lihat kok ada boat apakah dari Krakatau? Kayaknya bukan hanya bule itu aja sih yang sudah menginjakkan kaki di situ. Soalnya itu (pemberangkatan) dari Carita, mungkin baru ketahuan bule itu aja yang menginjakkan kaki di sana,” terangnya.

Sejak ada tsunami memang pendapatan para guide menurun drastis. Apalagi saat ini status Gunung Anak Krakatau belum juga dicabut. Sehingga dimungkinkan ada guide nakal yang tidak mengindahkan instruksi pemerintah. Dimana ada larangan mendekati Gunung Anak Krakatau radius 5 kilometer.

“Nggak mungkin bule itu menginjakkan kaki ke Gunung Anak Krakatau kalau nggak ada yang nge-guide-in, mungkin guide-nya juga nggak asal. Pastinya takut dengan selebaran dari Badan Geologi. Makanya mencari guide yang nyelonong,” ucapnya.

Dia berharap pemerintah bisa segera menurunkan level status Gunung Anak Krakatau sehingga para guide bisa mencari nafkah tanpa harus kucing-kucingan dengan aparat.

“Sekarang guide-guide wisata Gunung Anak Krakatau sangat menjerit. Menurut saya Gunung Anak Krakatau itu memang sudah aman kok, tapi kenapa dari pemerintah belum menurunkan statusnya,” ujarnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS