Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 19:29 WIB
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Menteri Pendidikan Dasar dan Menangah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti saat ditemui di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/2/2026). (Suara.com/Novian)
baca 10 detik
  • Siswa SD berinisial YBS (10) meninggal di Kabupaten Ngada, NTT, diduga akibat depresi tidak terbeli buku.
  • Mendikdasmen Abdul Mu'ti belum tahu insiden itu namun menyatakan akan segera melakukan penyelidikan mendalam terkait penyebabnya.
  • Mensos Saifullah Yusuf menyatakan keprihatinan dan akan memperkuat pendampingan bersama pemda serta menguatkan data masyarakat rentan.

Suara.com - Pemerintah akhirnya buka suara menyoal tragedi seorang siswa sekolah dasar (SD) berinisial YBS (10) yang mengakhiri hidup di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Peristiwa pilu itu diduga dipicu rasa depresi lantaran keluarga tidak mampu memenuhi permintaannya untuk membeli buku dan alat tulis.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menangah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengaku belum mengetahui ihwal peristiwa tersebut. Tetapi ia menegaskan akan melakukan penyelidikan.

"Nanti coba kita selidiki ya. Saya belum tahu informasinya," kata Abdul Mu'ti di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Sementara itu ditanya mengenai tragedi tersebut menjadi tamparan keras bagi dunia pendidikan, Abdul Mu'ti menegaskan hal senada.

"Saya belum tahu, nanti kita selidiki lagi ya penyebabnya apa dan sebagainya," kata Abdul Mu'ti.

Terpisah, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan keprihatinan atas tragedi tersebut.

"Ya, tentu kita prihatin dulu ya, turut berduka, ya. Yang kedua, ya tentu ini menjadi perhatian, menjadi atensi kita bersama," kata Ipul.

Ipul memastikan pihaknya bersama pemerintah daerah setempat akan memperkuat pemdampingan.

baca juga

"Ya, tentu bersama pemerintah daerah, kita harus memperkuat pendampingan," kata Ipul.

Ipul juga bicara mengenai penguatan data untuk memastikan jangkauan kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Kita harus memperkuat data kita, dan kita harapkan tidak ada yang tidak terdata. Ini hal yang sangat penting saya kira, kembali kepada data. Bagaimana data ini kita sajikan sebaik mungkin sehingga kita bisa menjangkau seluruh keluarga-keluarga yang memang memerlukan perlindungan, memerlukan rehabilitasi, dan memerlukan pemberdayaan," ujar Gus Ipul.

"Ya, jadi itu sampai di situ dulu dan ini sungguh-sungguh menjadi keprihatinan kita bersama," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saat Daerah Tak Sanggup Bayar Gaji ASN, Siswa SD di NTT Menyerah pada Hidup Demi Buku Tulis

Saat Daerah Tak Sanggup Bayar Gaji ASN, Siswa SD di NTT Menyerah pada Hidup Demi Buku Tulis

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 15:59 WIB

Siswa SD Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Rocky Gerung: Ada yang Salah Kebijakan Pemerintah

Siswa SD Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Rocky Gerung: Ada yang Salah Kebijakan Pemerintah

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 15:26 WIB

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 14:20 WIB

'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku

'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 13:35 WIB

Sampah Penuhi Taman Wisata Laut Teluk Kupang

Sampah Penuhi Taman Wisata Laut Teluk Kupang

Foto | Jum'at, 30 Januari 2026 | 12:28 WIB

Menjemput Air di Jantung Kebun, Ikhtiar Desa Lobohede Sabu Raijua Lawan Krisis Iklim

Menjemput Air di Jantung Kebun, Ikhtiar Desa Lobohede Sabu Raijua Lawan Krisis Iklim

Lifestyle | Kamis, 29 Januari 2026 | 10:18 WIB

Mendikdasmen Abdul Mu'ti Ungkap Data: Banyak Anggota Dewan Lulusan Paket C

Mendikdasmen Abdul Mu'ti Ungkap Data: Banyak Anggota Dewan Lulusan Paket C

News | Senin, 26 Januari 2026 | 15:47 WIB

Terkini

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB