Rombongan Bule Nekat ke Gunung Anak Krakatau Diduga Via Anyer

Bangun Santoso

Rabu, 23 Januari 2019 | 09:56 WIB
Rombongan Bule Nekat ke Gunung Anak Krakatau Diduga Via Anyer
Bule nekat mendaki Gunung Anak Krakatau. (Instagram)

Suara.com - Rombongan bule yang sempat viral karena nekat masuk ke kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK) sulit terdeteksi. Namun diduga, sekelompok orang asing itu menuju gunung api di Selat Sunda melalui kawasan wisata Anyer atau Carita.

Itu karena rombongan bule yang diduga lebih dari lima orang itu tidak terdeteksi dari wilayah Lampung. Hal ini diungkapkan oleh Umar, salah seorang guide yang biasa mengantar wisatawan ke kawasan Gunung Anak Krakatau.

“Ada dua alternatif (pemberangkatan menuju Gunung Anak Krakatau), ada yang dari Lampung atau dari Anyer-Carita. Biasanya kalau kayak begitu dari Anyer-Carita, kalau dari Lampung terdeteksi dengan kita perahu boatnya," ujar Umar seperti dilansir dari Bantennews.co.id, Selasa (22/1/2019).

Umar juga mengaku melihat ada kapal boat keluar dari Pulau Sabesi.

"Memang kemarin saya lihat itu ada boat keluar dari Pulau Sebesi sekitar tanggal 17-18 Januari, saya lihat kok ada boat apakah dari Krakatau?. Kayaknya bukan hanya bule itu aja sih yang sudah menginjakkan kaki di situ. Soalnya itu (pemberangkatan) dari Carita, mungkin baru ketahuan bule itu aja yang menginjakkan kaki di sana," terangnya.

Dia menyatakan, bahwa sejak ada tsunami memang pendapatan para guide menurun drastis. Apalagi saat ini status Gunung Anak Krakatau belum juga dicabut. Sehingga dimungkinkan ada guide nakal yang tidak mengindahkan instruksi pemerintah. Di mana ada larangan mendekati Gunung Anak Krakatau radius 5 kilometer.

"Enggak mungkin bule itu menginjakkan kaki ke Gunung Anak Krakatau kalau nggak ada yang nge-guide-in, mungkin guide-nya juga nggak asal. Pastinya takut dengan selebaran dari Badan Geologi. Makanya mencari guide yang nyelonong," ucapnya.

Dia berharap pemerintah bisa segera menurunkan level status Gunung Anak Krakatau sehingga para guide bisa mencari nafkah tanpa harus kucing-kucingan dengan aparat.

"Sekarang guide-guide wisata Gunung Anak Krakatau sangat menjerit. Menurut saya Gunung Anak Krakatau itu memang sudah aman kok, tapi kenapa dari pemerintah belum menurunkan statusnya," imbuh dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bule Nekat ke Gunung Anak Krakatau Diduga Masuk dari Pulau Sabesi

Bule Nekat ke Gunung Anak Krakatau Diduga Masuk dari Pulau Sabesi

News | Selasa, 22 Januari 2019 | 15:27 WIB

Heboh, Serombongan Bule Nekat Mendaki Gunung Anak Krakatau

Heboh, Serombongan Bule Nekat Mendaki Gunung Anak Krakatau

News | Selasa, 22 Januari 2019 | 09:49 WIB

Kuasa Tuhan, Bayi Usia 45 Hari Selamat dari Tsunami Setelah 11 Jam Hilang

Kuasa Tuhan, Bayi Usia 45 Hari Selamat dari Tsunami Setelah 11 Jam Hilang

News | Minggu, 13 Januari 2019 | 06:58 WIB

Sempat Hilang 11 Jam, Bayi Ditemukan Selamat dalam Tsunami Selat Sunda

Sempat Hilang 11 Jam, Bayi Ditemukan Selamat dalam Tsunami Selat Sunda

News | Minggu, 13 Januari 2019 | 05:05 WIB

Gempa 5 SR Guncang Perairan Selat Sunda

Gempa 5 SR Guncang Perairan Selat Sunda

News | Sabtu, 12 Januari 2019 | 20:42 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×