Temui Petani Karet di Jambi, Sandiaga Teken Kontrak Politik

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Jum'at, 25 Januari 2019 | 17:23 WIB
Temui Petani Karet di Jambi, Sandiaga Teken Kontrak Politik
Cawapres Sandiaga Uno sempat mencoba menjadi petani karet di Kabupaten Muaro Jambi. (dok. timses Sandiaga)

Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menemui para petani karet di Kabupaten Muaro Jambi, Jumat (25/1/2019). Para petani itu sempat menyodorkan kontrak politik kepada Cawapres pendamping Prabowo Subianto itu.

Kontrak politik disampaikan petani karet saat melakukan dialog bersama Sandiaga. Salah satu isi kontrak politik itu terkait kepemilikan tanah perkebunan karet yang sampai saat ini dinilai masih menggantung. Selain itu para petani karet juga mengeluhkan harga karet yang semakin hari menurun.

Mendengar hal tersebut, Sandiaga berjanji akan menggerakan ekonomi petani jika terpilih pada Pemilihan Presiden 2019. Kontrak politik tersebut kemudian ditandatangani mantan Wagub DKI Jakarta itu.

"Langkah pertama kita lakukan tentu saja dengan memastikan lahan petani, dan menstabilkan harga karet, dan membangun industri di daerah sekitar perkebunan. Hingga tidak hanya menjual bahan mentah, tapi produksi turunan dari karet,” kata Sandiaga.

Sebelum berdialog, Sandiaga sempat mencoba menjadi petani karet. Para petani karet sengaja menyediakan sebuah pohon karet untuk digunakan Sandiaga.

"Kami sudah siapkan pohon katet untuk disadap Pak Sandi. Biar merasakan keringat petani,” ujar pembawa acara.

Para petani karet itu terpaksa harus menggelar tikar sederhana di atas lapangan becek. Menurut informasi, pejabat yang terakhir meninjau daerah itu ialah Wakil Presiden Adam Malik saat meresmikan Perkebunan Inti Plasma Rakyat pada 1979.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Komentar soal Tabloid Indonesia Barokah: Belum Pernah Baca

Jokowi Komentar soal Tabloid Indonesia Barokah: Belum Pernah Baca

News | Jum'at, 25 Januari 2019 | 16:11 WIB

Tim Prabowo: Moderator Debat Jangan Seperti Mesin

Tim Prabowo: Moderator Debat Jangan Seperti Mesin

News | Jum'at, 25 Januari 2019 | 15:40 WIB

Dewan Pers Akan Percepat Analisis Laporan Soal Tabloid Indonesia Barokah

Dewan Pers Akan Percepat Analisis Laporan Soal Tabloid Indonesia Barokah

News | Jum'at, 25 Januari 2019 | 15:23 WIB

Prabowo - Sandiaga Nilai Tabloid Indonesia Barokah Sebarkan Fitnah

Prabowo - Sandiaga Nilai Tabloid Indonesia Barokah Sebarkan Fitnah

News | Jum'at, 25 Januari 2019 | 12:21 WIB

Prabowo - Sandiaga Laporkan Tabloid Indonesia Barokah ke Dewan Pers

Prabowo - Sandiaga Laporkan Tabloid Indonesia Barokah ke Dewan Pers

News | Jum'at, 25 Januari 2019 | 12:11 WIB

Terkini

Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti

Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:09 WIB

Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah

Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:07 WIB

Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan

Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:06 WIB

Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan

Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:03 WIB

Revisi UU Pemilu Masuk Tahap Awal, Anggota Komisi II DPR Beberkan 10 Isu yang Akan Dikaji

Revisi UU Pemilu Masuk Tahap Awal, Anggota Komisi II DPR Beberkan 10 Isu yang Akan Dikaji

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:50 WIB

22 Tahun Digantung DPR, Aktivis Sebut Penundaan RUU PPRT Sebagai Ujian Moral Bangsa

22 Tahun Digantung DPR, Aktivis Sebut Penundaan RUU PPRT Sebagai Ujian Moral Bangsa

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:47 WIB

Menkes Budi Bongkar Jutaan Orang Kaya Nikmati Subsidi BPJS: Demi Keadilan Kita Hapus!

Menkes Budi Bongkar Jutaan Orang Kaya Nikmati Subsidi BPJS: Demi Keadilan Kita Hapus!

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:37 WIB

Hasil Studi IHDC: 1 dari 5 Anak Jakarta Alami Gangguan Memori Akibat Anemia

Hasil Studi IHDC: 1 dari 5 Anak Jakarta Alami Gangguan Memori Akibat Anemia

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:29 WIB

Rekrutmen Nasional 30 Ribu Manajer Koperasi Desa Resmi Dibuka, Ini Syaratnya

Rekrutmen Nasional 30 Ribu Manajer Koperasi Desa Resmi Dibuka, Ini Syaratnya

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:29 WIB

Rismon Bantah Terima Uang Damai Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Tuduhan Tak Masuk Akal

Rismon Bantah Terima Uang Damai Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Tuduhan Tak Masuk Akal

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:17 WIB