7 Ulama Panutan untuk belajar Agama, Ada 4 Ustadz dan Ustadzah Kondang

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 25 Januari 2019 | 18:22 WIB
7 Ulama Panutan untuk belajar Agama, Ada 4 Ustadz dan Ustadzah Kondang
Pengkhotbah beken Abdullah Gymnastiar mengklaim gempa iman lebih berbahaya ketimbang gempa bumi yang terjadi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. [Lombokita.com]

Suara.com - Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Jakarta merilis sebuah penelitian yang mengungkapkan ada 7 ulama yang menjadi panutan dalam belajar agama. Empat di antaranya adalah ulama kondang yang sering muncul di televisi.

Mereka adalah Ustadz Abdul Somad, Aa Gym, Mama Dedeh, Quraish Shihab, Ustadz Adi Hidayat, Ustadz Maulana dan Mustofa Bisri.

Dalam penelitian itu PPIM UIN Jakarta juga mencatat setengah dari jumlah guru di Indonesia mempunyai opini radikal dan intoleran. Guru-guru itu tersebar mulai dari tingkat TK sampai SMA.

Persentase guru radikal di Indonesia sampai 50,87 persen. Pada Diseminasi hasil survei nasional PPIM 2018 tentang Sikap Keberagamaan Guru Sekolah/Madrasah di Indonesia didukung oleh UIN Imam Bonjol Padang, dia mengatakan survei tersebut melibatkan 2.237 guru yang dijadikan sampel terdiri atas 1.811 guru sekolah dan 426 guru madrasah.

"Guru di Indonesia mulai dari TK hingga SMA memiliki opini intoleran dan opini radikal yang tinggi," kata Peneliti PPIM UIN Jakarta Yunita Faela Nisa di Padang, Jumat (25/1/2019).

Ada tiga pertanyaan mendasar dalam penelitian yaitu seberapa besar toleransi guru sekolah/madrasah di Indonesia, seberapa besar radikalisme dalam mendukung negara Islam dan faktor apa yang berkontribusi membentuk intoleransi dan radikalisme bagi guru di Indonesia.

Yunita menjelaskan konsep dasar tentang toleransi dalam survei merujuk kepada Sullivan yaitu kesediaan untuk mempersilahkan pemeluk agama lain mengekspresikan ide atau kepentingan yang berbeda.

"Salah satu bentuk opini intoleransi yang terungkap adalah hanya 45 persen guru yang setuju non muslim boleh mendirikan ibadah di lingkungan mereka," kata dia.

Dalam survei tersebut juga terungkap intensi aksi toleransi pada umat agama lain dalam bentuk menandatangi petisi penolakan sekolah berbasis agama non Islam sebesar 34 persen.

baca juga

Terkait dengan opini radikal, sebanyak 57 persen guru menjawab setuju saat diajukan pertanyaan seberapa setuju menyumbang uang atau barang untuk mendirikan negara Islam dan 81 persen guru setuju mendoakan orang yang meninggal karena ikut berperang mendirikan negara Islam.

Berikutnya saat diajukan pertanyaan seandainya responden memiliki kesempatan sebanyak 13,30 persen responden ingin menyerang polisi yang menangkap orang-orang yang sedang berjuang mendirikan negara Islam.

Ia menyampaikan faktor yang mempengaruhi hal tersebut salah satunya pandangan Islamis yang menjadi variabel penting terkait intoleransi dan radikalisme guru.

"Sebanyak 82 persen guru setuju Islam satu-satuya solusi mengatasi persoalan masyarakat," ujar dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hujan-hujan Jokowi Temui Ayah Najwa Shihab, Ini yang Dibahas

Hujan-hujan Jokowi Temui Ayah Najwa Shihab, Ini yang Dibahas

News | Jum'at, 25 Januari 2019 | 10:52 WIB

Sebelum Bagi-bagi Sertifikat Tanah di Pamulang, Jokowi Temui Quraish Shihab

Sebelum Bagi-bagi Sertifikat Tanah di Pamulang, Jokowi Temui Quraish Shihab

Bisnis | Jum'at, 25 Januari 2019 | 10:06 WIB

Istri Ustadz Maulana Idap Kanker 7 Tahun, Baru Terdeteksi September Lalu

Istri Ustadz Maulana Idap Kanker 7 Tahun, Baru Terdeteksi September Lalu

Entertainment | Senin, 21 Januari 2019 | 15:24 WIB

Terkini

Ramainya Bisnis Kuliner Jadi Peluang Perbankan Perluas Transaksi Digital

Ramainya Bisnis Kuliner Jadi Peluang Perbankan Perluas Transaksi Digital

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:22 WIB

Laut Itu Terlalu Luas, Ketika Anak-anak Firdaus Wajidi Menatap Titik Terakhir Sang Ayah Berkarya

Laut Itu Terlalu Luas, Ketika Anak-anak Firdaus Wajidi Menatap Titik Terakhir Sang Ayah Berkarya

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:22 WIB

PM2.5 Turun Usai Dry Ice Diuji, Kabut Asap Palembang Masih Berbahaya Hari Ini

PM2.5 Turun Usai Dry Ice Diuji, Kabut Asap Palembang Masih Berbahaya Hari Ini

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Dari Kode Kupon Menjadi Mitra Hemat: BARAKATALAN Menghubungkan Pembeli Online dengan Peluang Hemat

Dari Kode Kupon Menjadi Mitra Hemat: BARAKATALAN Menghubungkan Pembeli Online dengan Peluang Hemat

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:19 WIB

Dana Darurat untuk Karhutla Kalimantan hingga Banjir Aceh-Sumatera Diduga Jadi Bancakan Oknum BNPB

Dana Darurat untuk Karhutla Kalimantan hingga Banjir Aceh-Sumatera Diduga Jadi Bancakan Oknum BNPB

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:18 WIB

Rilis 9 November! NCT Dream Siap Comeback Lewat Album Dream After Dream

Rilis 9 November! NCT Dream Siap Comeback Lewat Album Dream After Dream

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Royal Enfield Meluncurkan Hypershift Classic 650 Edisi Peringatan 125 Tahun

Royal Enfield Meluncurkan Hypershift Classic 650 Edisi Peringatan 125 Tahun

Otomotif | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Bikin Rugi Negara, Pemerintah Didesak Pembangunan 3 PLTU di Sumatra

Bikin Rugi Negara, Pemerintah Didesak Pembangunan 3 PLTU di Sumatra

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:13 WIB

IHSG Anjlok, Wamen Drajad Tuding MSCI Tak Selalu Benar

IHSG Anjlok, Wamen Drajad Tuding MSCI Tak Selalu Benar

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:11 WIB

Urutan Skincare Pagi Wardah agar Wajah Awet Muda dan Cerah di Usia 45 Tahun

Urutan Skincare Pagi Wardah agar Wajah Awet Muda dan Cerah di Usia 45 Tahun

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:07 WIB

×