Array

Hujan-hujan Jokowi Temui Ayah Najwa Shihab, Ini yang Dibahas

Jum'at, 25 Januari 2019 | 10:52 WIB
Hujan-hujan Jokowi Temui Ayah Najwa Shihab, Ini yang Dibahas
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menemui tokoh cendekiawan muslim Quraish Shihab di Pondok Pesantren Bayt Al Quran, Pamulang, Tangerang Selatan, Jumat (25/1/2019). (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menemui tokoh cendekiawan muslim Quraish Shihab di Pondok Pesantren Bayt Al Quran, Pamulang, Tangerang Selatan, Jumat (25/1/2019).

Usai melakukan pertemuan, Jokowi memberikan bocoran hasil pembicaraannya dengan ayah dari presenter Najwa Shihab tersebut.

"Banyak tadi yang kita perbincangkan, tetapi intinya tadi mengenai moderasi Islam, Islam yang moderat. Itu yang kira-kira kita perbincangkan," ujar Jokowi usai pertemuan.

Kata Jokowi, banyak masukan yang diberikan oleh Quraish Shihab. Masukan tersebut kata Jokowi harus dilakukan untuk menerapkan Islam Moderat.

"Ya banyak sekali, sudah ditulis semua, beliau (Quraish Shihab) menyampaikan apa-apa yang harus negara lakukan dalam rangka tadi yang saya sampaikan," kata dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengaku bersyukur bisa menemui Quraish Shihab dan bertemu dengan Imam Besar Masjid Istiqlal.

"Alhamdulillah saya bisa berkunjung tadi dan bertemu dengan bapak Quraish Shihab, Prof Nasaruddin, di Pusat Studi Quran di Tangerang Selatan ini," ucap dia.

Di kesempatan yang sama Quraish Shihab menjelaskan Pusat Studi Al Quran merupakan pusat studi kegiatan yang menitikberatkan Islam yang moderat.

Karena itu kata dia wajar jika dirinya menyampaikan soal Islam yang moderat.

Baca Juga: Ahok Pulang, Veronica Tan Pagi-pagi Keluar Rumah Bawa 2 Jinjingan

"Saya kira karena memang pusat Studi Al Quran ini menitik beratkan segala kegiatannya pada penonjolan Islam yang moderat, sehingga wajar kalau kami sampaikan pada bapak Presiden menyangkut hal ini, dan itu alhamdulillah disambut sejuk dengan penuh perhatian," kata Quraish Shihab.

Quraish Shihab juga menyebut dunia saat ini membutuhkan moderasi bukanlah membutuhkan kekerasan.

"Saya kira itu sebabnya dunia sekarang membutuhkan moderasi bukan membutuhkan kekerasan," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI