Prabowo Tak Akan Gunakan Mode Menyerang di Debat Capres Kedua

Ade Indra Kusuma | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Sabtu, 26 Januari 2019 | 07:15 WIB
Prabowo Tak Akan Gunakan Mode Menyerang di Debat Capres Kedua
Pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno saat mengikuti debat pertama Pilpres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1). [Suara.com/Muhaimin A Untung

Suara.com - Prabowo Tak Akan Gunakan Mode Menyerang di Debat Capres Kedua.

Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto akan menghadapi debat kedua pada 17 Februari mendatang. Prabowo tetap akan bersikap mode tidak menyerang kepada lawannya, Capres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi. 

Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan pada debat kedua nanti, Prabowo tetap akan tampil apa adanya. Yang dimaksud Dahnil bukanlah Prabowo yang selama ini selalu digambarkan sebagai sosok yang menyeramkan. 

"Pak Prabowo akan tetap tampil autentik artinya kalau Anda lihat kemarin pak Prabowo tidak ingin menyerang personal sesungguhnya itu watak pak Prabowo. Jadi tidak seperti yang digambarkan teman-teman media dalam tanda kutip pak Prabowo menyeramkan, pak Prabowo galak," kata Dahnil di Prabowo - Sandiaga Media Center, Jalan Sriwjaya I, Jakarta Selatan, Jumat (25/1/2019). 

Dahnil tidak menutupi jika nantinya Prabowo bisa saja melakukan serangan kepada Jokowi. Akan tetapi bukan serangan yang menyasar pribadi, tetapi kritik terhadap kinerja pemerintah yang dinilainya belum sesuai. 

Kritik tersebut dijelaskan Dahnil tentunya berisikan solusi di mana Prabowo berada dalam posisi sebagai penantang petahana tentu harus memberikan solusi-solusi dari permasalahan yang terjadi di pemerintahan kala menjalankan program-programnya. 

Terkait hal tersebut, Prabowo akan kembali berdiskusi dengan para ahli. Namun, Dahnil masih belum mau membocorkan siapa aja ahli yang akan menyuntikan masukan kepada Prabowo untuk debat kedua nanti. Adapun debat kedua merupakan sesi khusus untuk calon presiden. Keduanya akan bertarung argumen serta gagasan terkait dengan empat tema yakni sumber daya alam (SDA), pangan, energi dan infrastruktur. 

"Kritisi itu yang paling penting kami akan tawarkan solusi. Kemudian kritik terhadap impor pangan yang ugal-ugalan, energi yang isu energi baru hanya sekadar wacana, itu saja jadi perhatian," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kubu Prabowo Tak Khawatir dengan 2 Moderator Debat Capres Kedua Pilihan KPU

Kubu Prabowo Tak Khawatir dengan 2 Moderator Debat Capres Kedua Pilihan KPU

News | Sabtu, 26 Januari 2019 | 05:53 WIB

Split-ticket Voting Kubu Jokowi Meningkat, Mardani: Wajar

Split-ticket Voting Kubu Jokowi Meningkat, Mardani: Wajar

News | Sabtu, 26 Januari 2019 | 00:44 WIB

Jubir Prabowo: Tabloid Indonesia Barokah Cara Primitif Jatuhkan Lawan

Jubir Prabowo: Tabloid Indonesia Barokah Cara Primitif Jatuhkan Lawan

News | Jum'at, 25 Januari 2019 | 21:18 WIB

Terkini

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB