Kontroversi Klaim Ketua PBNU, PKS: Muhammadiyah Punya Peran Besar

Pebriansyah Ariefana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Senin, 28 Januari 2019 | 11:53 WIB
Kontroversi Klaim Ketua PBNU, PKS: Muhammadiyah Punya Peran Besar
Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini berkomentar soal dorongan Ketua PBNU, Said Aqil Siradj kepada kadernya untuk memiliki peran di tengah-tengah masyarakat, termasuk harus menjadi imam masjid. Menurutnya, Jazuli organisasi masyarakat di Indonesia bukan hanya NU saja dan seluruhnya harus memiliki peran.

Jazuli menjelaskan bahwa banyak organisasi masyarakat keislaman yang berdiri berpuluh-puluh tahun dan jumlahnya bukan hanya satu. Ormas-ormas lainnya menurut Jazuli juga memiliki andil yang sama dengan NU untuk mencerahkan umat.

"Kalau dilihat dari tahunnya lebih dulu dari NU, kemudian juga banyak ormas-ormas lain yang berdiri sama-sama untuk pertama memberikan pencerahan kepada umat, yang kedua juga terlibat dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia," jelas Jazuli di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senin (28/1/2019).

Jazuli enggan membandingkan ormas mana yang terlebih dahulu lahir di Indonesia. Namun, dirinya menilai kalau baik NU maupun ormas lainnya seperti Muhammadiyah semestinya bisa selalu berperan bersamaan tanpa harus ada yang terlihat lebih unggul atau tidak.

"Kebersamaan itu kan artinya semua orang dapat ruang secara profesional. Saya kira sudah cukup bagus sekarang NU punya peran besar, Muhammadiyah punya peran besar, ya semua harus berperan," pungkasnya.

Untuk diketahui, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradjmeminta kader-kader NU mengambil peran lebih besar di tengah masyarakat. Termasuk di Pilpres 2019. Hal itu disampaikan Said Aqil dalam sambutannya di Harlah ke-73 Muslimat NU. Said Aqil mendorong kadernya untuk lebih berperan di segala sektor, dari mulai peran agama, peran akhlak, peran kesejahteraan hingga peran politik.

"Muslimat keren, tidak? Hebat, tidak? Berperan? Supaya apa keren, wasaton, agar berperan di tengah-tengah masyarakat. Peran apa? Peran agama, harus kita pegang, imam masjid, khotib-khotib, KUA-KUA harus dari NU. Kalau dipegang selain NU, salah semua," kata Said.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ma'ruf Amin Tetap Pakai Sarung di Debat Capres - Cawapres Besok

Ma'ruf Amin Tetap Pakai Sarung di Debat Capres - Cawapres Besok

News | Rabu, 16 Januari 2019 | 19:47 WIB

PBNU: Jenazah Dipindah karena Beda Pilihan Caleg Mengoyak Rasa Kemanusiaan

PBNU: Jenazah Dipindah karena Beda Pilihan Caleg Mengoyak Rasa Kemanusiaan

News | Minggu, 13 Januari 2019 | 14:02 WIB

Rumah Pimpinan Diteror Bom, PBNU: Nyali KPK Tak Akan Ciut!

Rumah Pimpinan Diteror Bom, PBNU: Nyali KPK Tak Akan Ciut!

News | Rabu, 09 Januari 2019 | 16:50 WIB

Dubes Baru Saudi ke PBNU, Said Aqil: Ada Gesekan Namanya Juga Saudara

Dubes Baru Saudi ke PBNU, Said Aqil: Ada Gesekan Namanya Juga Saudara

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 17:59 WIB

Gara-gara Sebut Nahdlatul Ulama Sesat, Arab Saudi Ganti Duta Besar

Gara-gara Sebut Nahdlatul Ulama Sesat, Arab Saudi Ganti Duta Besar

News | Kamis, 03 Januari 2019 | 17:28 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB