Kanker Paru Kini Bisa Dideteksi Lebih Dini, Peluang Sembuh Juga Meningkat

Vania Rossa

Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:02 WIB
Kanker Paru Kini Bisa Dideteksi Lebih Dini, Peluang Sembuh Juga Meningkat
Ilustrasi batuk yang tidak kunjung sembuh sebagai salah satu gejala yang perlu diwaspadai sebagai kanker paru. (Unsplash/towfiquy barbhuiy)
baca 10 detik
  • Kanker paru di Indonesia menyebabkan lebih dari 34.000 kematian setiap tahun dan sering terdeteksi pada stadium lanjut.
  • Pemeriksaan Low-Dose CT Scan direkomendasikan untuk mendeteksi tumor berukuran kecil pada kelompok berisiko tinggi secara lebih dini.
  • Pengobatan modern menggunakan pendekatan personal dan tes genetik untuk memberikan terapi yang lebih tepat sasaran.

Suara.com - Batuk yang tak kunjung reda, sesak napas ringan, atau cepat lelah sering kali dianggap sekadar efek polusi, flu, atau kebiasaan merokok. Padahal, pada sebagian orang, keluhan tersebut bisa menjadi tanda awal kanker paru yang selama ini kerap terlambat terdeteksi.

Di Indonesia, kanker paru masih menjadi penyebab kematian akibat kanker nomor satu. Setiap tahun, lebih dari 34.000 orang meninggal karena penyakit ini. Yang membuat situasi semakin memprihatinkan, sekitar 70 persen pasien baru mengetahui dirinya mengidap kanker paru ketika penyakit sudah memasuki stadium lanjut.

Artinya, kesempatan untuk melakukan operasi atau pengobatan sejak dini menjadi jauh lebih kecil.

Padahal, jika kanker paru ditemukan pada stadium awal, peluang sembuhnya sangat tinggi. Pada kanker paru stadium 1A1, tingkat kesembuhan bahkan bisa mencapai lebih dari 90 persen. Sebaliknya, ketika penyakit baru diketahui pada stadium 4, pilihan terapi menjadi lebih terbatas.

Karena itu, para dokter menekankan pentingnya tidak mengabaikan gejala yang berlangsung lama, terutama pada orang yang memiliki faktor risiko.

Kanker Paru Tak Lagi Hanya Menyerang Perokok

Selama ini banyak orang mengira kanker paru hanya menyerang perokok berat. Kenyataannya, tren tersebut mulai berubah.

Dokter kini semakin sering menemukan kasus kanker paru pada perempuan, usia muda, hingga orang yang tidak pernah merokok.

Selain paparan asap rokok, polusi udara, faktor genetik, hingga paparan zat berbahaya di lingkungan juga diduga ikut meningkatkan risiko.

baca juga

Karena itu, siapa pun tetap perlu waspada apabila mengalami batuk kronis, sesak napas, nyeri dada, suara serak, atau batuk berdarah yang tidak kunjung membaik.

Skrining Bisa Menyelamatkan Nyawa

Salah satu alasan tingginya angka kematian akibat kanker paru adalah karena penyakit ini sering tidak menimbulkan gejala pada tahap awal.

Untuk kelompok berisiko tinggi, pemeriksaan Low-Dose CT Scan (LDCT) kini menjadi salah satu metode skrining yang direkomendasikan. Pemeriksaan ini mampu menemukan kanker paru ketika ukuran tumornya masih sangat kecil, bahkan sebelum muncul keluhan.

Semakin cepat kanker ditemukan, semakin besar peluang pengobatan berhasil.

Pengobatan Kini Tidak Lagi Sama untuk Semua Pasien

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Bilang Banyak Pemuda Idap Kanker karena Atap Rumah Asbes: Kembali Pakai Ijuk

Prabowo Bilang Banyak Pemuda Idap Kanker karena Atap Rumah Asbes: Kembali Pakai Ijuk

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 10:27 WIB

Bukan Cuma Rokok, Ini Alasan Kanker Paru Masih Sulit Ditangani di Indonesia

Bukan Cuma Rokok, Ini Alasan Kanker Paru Masih Sulit Ditangani di Indonesia

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:17 WIB

Cegah Stunting Dimulai dari Deteksi Dini Anemia, Puskesmas Didorong Perkuat Skrining Ibu dan Anak

Cegah Stunting Dimulai dari Deteksi Dini Anemia, Puskesmas Didorong Perkuat Skrining Ibu dan Anak

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:53 WIB

Terkini

Review More Than a Tree, Kisah Pohon yang Mengajarkan Arti Kehilangan

Review More Than a Tree, Kisah Pohon yang Mengajarkan Arti Kehilangan

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Mal Ramai Pasang Pagar Tinggi, Benarkah Akan Terjadi Kerusuhan?

Mal Ramai Pasang Pagar Tinggi, Benarkah Akan Terjadi Kerusuhan?

Video | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Smartphone Sudah Bagus, Tapi Mengapa Banyak Content Creator Beralih ke Kamera?

Smartphone Sudah Bagus, Tapi Mengapa Banyak Content Creator Beralih ke Kamera?

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:00 WIB

3 Rekomendasi HP Terbaik untuk Fotografi Maksimal Harga 3 Juta, Memori Lapang, Megapiksel Besar

3 Rekomendasi HP Terbaik untuk Fotografi Maksimal Harga 3 Juta, Memori Lapang, Megapiksel Besar

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Berapa Jumlah Anak Tangga Pembawa Hoki Menurut Feng Shui? Ini Hitungannya

Berapa Jumlah Anak Tangga Pembawa Hoki Menurut Feng Shui? Ini Hitungannya

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:57 WIB

Kasus Komentar Nirempati ke Pasien BPJS Meluas, Perawat RSA UGM Diperiksa Tim Etik dan Hukum

Kasus Komentar Nirempati ke Pasien BPJS Meluas, Perawat RSA UGM Diperiksa Tim Etik dan Hukum

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:55 WIB

Build Hero Gord Tersakit di MLBB, Biar Winrate Naik Signifikan!

Build Hero Gord Tersakit di MLBB, Biar Winrate Naik Signifikan!

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:55 WIB

Rupiah Rp18.000 Diam-Diam Memangkas Laba Emiten

Rupiah Rp18.000 Diam-Diam Memangkas Laba Emiten

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:55 WIB

CKG 2026 Temukan 1 Juta Kasus Hipertensi Baru pada Peserta yang Tahun Lalu Dinyatakan Sehat

CKG 2026 Temukan 1 Juta Kasus Hipertensi Baru pada Peserta yang Tahun Lalu Dinyatakan Sehat

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:50 WIB

Bebas Bahan Iritan, 4 Pilihan Body Lotion Fragrance-Free untuk Kulit Eksim

Bebas Bahan Iritan, 4 Pilihan Body Lotion Fragrance-Free untuk Kulit Eksim

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:50 WIB

×