Gara-gara Sebut Nahdlatul Ulama Sesat, Arab Saudi Ganti Duta Besar

Reza Gunadha

Kamis, 03 Januari 2019 | 17:28 WIB
Gara-gara Sebut Nahdlatul Ulama Sesat, Arab Saudi Ganti Duta Besar
Arab Saudi menunjuk Yahya Al Qahthoni sebagai dubes baru. Yahya lantas berkunjung ke kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Jakarta, Kamis(3/1/2019). [Nu.or.id]

Suara.com - Kerajaan Arab Saudi mencopot Osammah Muhammad Al-Saibi sebagai Duta Besar Kerajaan untuk Indonesia, setelah dia menyebut Nahdlatul Ulama sebagai organisasi sesat, beberapa waktu lalu.

Sebagai gantinya, Arab Saudi menunjuk Yahya Al Qahthoni sebagai dubes baru. Yahya lantas berkunjung ke kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Jakarta, Kamis(3/1/2019).

"Pihak kedubes datang kemari untuk memperbaharui, mempertegas bahwa PBNU dengan Arab Saudi akan selalu dalam hubungan baik," kata Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj dalam jumpa persnya di Jakarta, Kamis.

Dia mengatakan jika memang ada persoalan hubungan panas dingin antara PBNU dengan Saudi itu merupakan hal yang wajar.

"Adapun sekali-kali ada gesekan, namanya juga saudara," kata dia.

Dalam kesempatan itu, Said meminta Kedubes Saudi dapat menguatkan kerja sama pendidikan seperti memperbanyak beasiswa pendidikan.

Menurut dia, kemitraan pendidikan sudah ada tetapi agar diperbanyak jalur beasiswa langsung dari Saudi untuk kalangan PBNU.

Saat ini, kata dia, beasiswa banyak dikelola oleh Kementerian Agama. Atas hal itu, PBNU meminta agar semakin banyak beasiswa yang secara langsung diberikan kepada salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia itu.

"Tidak hanya beasiswa keagamaan, tapi juga jurusan lain," katanya seperti diberitakan Antara.

baca juga

Sebelumnya, Senin 3 Desember 2018, Said Aqil Siraj berkirim surat dengan Kementerian Luar Negeri untuk memanggil Dubes Arab Saudi Osama  bin Mohammed Abdullah al Shuaibi, yang mengunggah tulisan provokatif di media sosial.

Osamah mengunggah tulisan di akun Twitter miliknya, yang menuding Nahdlatul Ulama merupakan organisasi sesat.

Dalam surat kepada Kemenlu RI tersebut, PBNU minta Osama ditindak tegas, diusir, dan diganti dengan dubes baru.

Dalam akun Twitter Osama @Os_alshuibi, ia menuding aksi Reuni Akbar 212 pada 2 Desember sebagai bentuk kekecewaan umat Islam Indonesia akibat aksi pembakaran bendera tauhid di Garut, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Osama menyebut, pembakaran itu dilakukan sejumlah anggota GP Ansor—organisasi kepemudaan NU. Ia juga menyebut NU adalah organisasi sesat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ma'ruf Amin Akan Temui Ulama NU se-Jawa Timur Sebelum Pencoblosan

Ma'ruf Amin Akan Temui Ulama NU se-Jawa Timur Sebelum Pencoblosan

News | Rabu, 02 Januari 2019 | 13:41 WIB

Ulama dan Kiai di Banten Gelar Salat Gaib untuk Korban Tsunami

Ulama dan Kiai di Banten Gelar Salat Gaib untuk Korban Tsunami

News | Sabtu, 29 Desember 2018 | 09:36 WIB

Fakta di Balik Beredarnya Foto Jidat Ulama Banten Bertulis 'Kafir'

Fakta di Balik Beredarnya Foto Jidat Ulama Banten Bertulis 'Kafir'

News | Jum'at, 28 Desember 2018 | 07:41 WIB

Usai Tsunami, Pendekar Banten Marah Ada Foto Ulama Bertulis Kafir di Jidat

Usai Tsunami, Pendekar Banten Marah Ada Foto Ulama Bertulis Kafir di Jidat

News | Kamis, 27 Desember 2018 | 17:11 WIB

Terkini

Pasar Kolombo Sleman Uji Coba Belanja Online, Sembako hingga Sayuran Diantar ke Rumah

Pasar Kolombo Sleman Uji Coba Belanja Online, Sembako hingga Sayuran Diantar ke Rumah

Jogja | Jum'at, 18 September 2026 | 08:23 WIB

HUT ke-28 PAN Digelar Malam Ini di JCC, Prabowo dan Gibran Dijadwalkan Hadir

HUT ke-28 PAN Digelar Malam Ini di JCC, Prabowo dan Gibran Dijadwalkan Hadir

News | Jum'at, 18 September 2026 | 08:18 WIB

Candi Gedong Songo Jadi Sorotan, Titik Bor PLTP Gunung Ungaran Belum Ditentukan

Candi Gedong Songo Jadi Sorotan, Titik Bor PLTP Gunung Ungaran Belum Ditentukan

Jawa Tengah | Jum'at, 18 September 2026 | 08:12 WIB

Bahlil Diperintahkan Prabowo Siapkan Peta Jalan Mandatori E50

Bahlil Diperintahkan Prabowo Siapkan Peta Jalan Mandatori E50

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 08:11 WIB

Bahlil Ungkap Keinginan Parpol soal Parliamentary Threshold: Ada 5, 6, hingga 7 Persen

Bahlil Ungkap Keinginan Parpol soal Parliamentary Threshold: Ada 5, 6, hingga 7 Persen

News | Jum'at, 18 September 2026 | 08:09 WIB

Kasus Jasad Bayi di Bandungan Jadi Alarm Keras, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Pergaulan Remaja

Kasus Jasad Bayi di Bandungan Jadi Alarm Keras, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Pergaulan Remaja

Jawa Tengah | Jum'at, 18 September 2026 | 08:06 WIB

5 Zodiak dengan Ramalan Bagus pada Hari Ini 18 September 2026

5 Zodiak dengan Ramalan Bagus pada Hari Ini 18 September 2026

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 08:02 WIB

Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Sore Ini, Waspada Saat Jam Pulang Kerja

Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Sore Ini, Waspada Saat Jam Pulang Kerja

News | Jum'at, 18 September 2026 | 08:02 WIB

Perjalanan ke Pantai Sidomuncul 2: Menikmati Laut, Menguatkan Kebersamaan

Perjalanan ke Pantai Sidomuncul 2: Menikmati Laut, Menguatkan Kebersamaan

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 08:00 WIB

Ramalan Shio Hari Ini 18 September 2026, Siapa Paling Beruntung Soal Keuangan?

Ramalan Shio Hari Ini 18 September 2026, Siapa Paling Beruntung Soal Keuangan?

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 08:00 WIB

×