2 Bulan Boikot Ujian Siswa, Ribuan Guru Tuntut Kenaikan Gaji

Bangun Santoso

Kamis, 07 Februari 2019 | 05:57 WIB
2 Bulan Boikot Ujian Siswa, Ribuan Guru Tuntut Kenaikan Gaji
Demo ribuan guru di Tunisia menuntut kenaikan gaji. (FETHI BELAID/AFP)

Suara.com - Ribuan guru di Tunisia berpawai pada Rabu (6/2/2019) dekat kantor perdana menteri menuntut kondisi pekerjaan lebih baik dan gaji yang lebih tinggi.

Pemerintah Tunisia berada di bawah tekanan dari para pemberi pinjaman internasional untuk memangkas pengeluaran dan mengurangi defisit anggarannya yang besar tetapi juga menghadapi kemarahan masyarakat akibat pengangguran tinggi, khususnya di antara kaum muda dan kemiskinan.

Di alun-alun al Kasbah di Tunis tengah, para guru meneriakkan: "Kami menginginkan hak-hak kami" dan "Ini merupakan revolusi pena" - kiasan tidak langsung kepada revolusi "Musim Semi Arab" yang meletus di Tunisia pada 2011 dan menumbangkan Zine al-Abidine Ben Ali, demikian seperti dilansir dari Reuters.

Para guru telah memboikot ujian bagi ratusan ribu siswa selama dua bulan, memicu ketegangan di negara Afrika Utara itu dan mendorong para orang tua untuk mengadakan demonstrasi sendiri.

Perhimpunan Orang tua Nasional telah menyerukan demonstrasi besar pekan ini untuk memprotes terhadap nasib anak-anak mereka, dengan mengatakan mereka telah menjadi sandera dalam perselisihan antara serikat para guru dan pemerintah.

Serikat Guru telah meminta kenaikan gaji dan pengurangan usia pensiun, tuntutan-tuntutan yang pemerintah katakan tidak adil dan tak dapat dipenuhi.

Pemerintah juga sedang berunding dengan serikat sektor publik yang berpengaruh, UGTT, yang mengancam mengadakan mogok dua-hari di seluruh negara itu bulan ini jika pemerintah tidak memberikan kenaikan upah bagi sekitar 670.000 pekerja.

UIGTT, serikat terbesar di Tunisia, menutup sekolah-sekolah, universitas-universitas, kementerian-kementerian dan kota-kota di seluruh Tunisia bulan lalu dalam mogok serupa di seluruh negeri.

Ekonomi Tunisia bergolak sejak revolusi 2011, yang juga dipicu oleh kemarahan atas pengangguran dan kemiskinan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wow, Sekelompok Perempuan Tunisia Demo Minta Poligami Dibolehkan

Wow, Sekelompok Perempuan Tunisia Demo Minta Poligami Dibolehkan

Lifestyle | Jum'at, 01 Februari 2019 | 16:30 WIB

MotoGP 2019: Morbidelli Semringah Dapat Motor Serupa dengan Sang Guru

MotoGP 2019: Morbidelli Semringah Dapat Motor Serupa dengan Sang Guru

Sport | Jum'at, 01 Februari 2019 | 11:10 WIB

Jomblo Akut, Perempuan Tunisia Gelar Demo Tuntut Dipoligami

Jomblo Akut, Perempuan Tunisia Gelar Demo Tuntut Dipoligami

News | Kamis, 31 Januari 2019 | 18:32 WIB

MotoGP 2019: Rossi Cemas Dua Muridnya Ini Finis di Depannya

MotoGP 2019: Rossi Cemas Dua Muridnya Ini Finis di Depannya

Sport | Senin, 28 Januari 2019 | 19:53 WIB

Polisi dan Guru Goyang India, Siswa Dibuat Gemas Melihatnya

Polisi dan Guru Goyang India, Siswa Dibuat Gemas Melihatnya

Tekno | Minggu, 27 Januari 2019 | 15:13 WIB

Terkini

Kilat Sehari Jadi: Mengapa Pergantian Kapolri Berlangsung Hanya dalam Hitungan Jam?

Kilat Sehari Jadi: Mengapa Pergantian Kapolri Berlangsung Hanya dalam Hitungan Jam?

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:01 WIB

Hidup Bukan Konten: Stop Jadikan Media Sosial Penentu Standar Kebahagiaan!

Hidup Bukan Konten: Stop Jadikan Media Sosial Penentu Standar Kebahagiaan!

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Timnas Indonesia Akhiri 35 Tahun Puasa Gelar Malam Ini? John Herdman: Hormati Lawan, Rebut Trofi

Timnas Indonesia Akhiri 35 Tahun Puasa Gelar Malam Ini? John Herdman: Hormati Lawan, Rebut Trofi

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:00 WIB

AIA Indonesia Sasar Nasabah Orang Kaya, Tawarkan Proteksi hingga Usia 99 Tahun

AIA Indonesia Sasar Nasabah Orang Kaya, Tawarkan Proteksi hingga Usia 99 Tahun

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:53 WIB

Dituding Fasilitasi Aksi LGBT di Pesta Selebgram, Izin MYE Lounge Makassar Diperiksa

Dituding Fasilitasi Aksi LGBT di Pesta Selebgram, Izin MYE Lounge Makassar Diperiksa

Sulsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:51 WIB

Densus 88 Bongkar Jaringan Teror: Gunakan Pertemuan Daring untuk Indoktrinasi dan Latihan Fisik!

Densus 88 Bongkar Jaringan Teror: Gunakan Pertemuan Daring untuk Indoktrinasi dan Latihan Fisik!

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:45 WIB

RAAM Balik Cetak Laba Usaha Rp6,33 Miliar pada Semester I 2026

RAAM Balik Cetak Laba Usaha Rp6,33 Miliar pada Semester I 2026

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:43 WIB

BPK Kalbar 'Buka Suara' Soal Auditor Terjaring OTT Polda: Kami Masih Menunggu Informasi Resmi

BPK Kalbar 'Buka Suara' Soal Auditor Terjaring OTT Polda: Kami Masih Menunggu Informasi Resmi

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:38 WIB

Iran: Selat Hormuz Tidak Akan Dibuka Sebelum 'Syarat Damai' Dipenuhi AS

Iran: Selat Hormuz Tidak Akan Dibuka Sebelum 'Syarat Damai' Dipenuhi AS

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Surat MA Salah Alamat, Bupati Gowa Kehilangan Hak Tanggap dan Bakal Lawan Putusan Pemberhentian!

Surat MA Salah Alamat, Bupati Gowa Kehilangan Hak Tanggap dan Bakal Lawan Putusan Pemberhentian!

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:30 WIB

×