Survei: Jokowi Didukung Wong Cilik, Prabowo Idola Kalangan Terpelajar

Reza Gunadha, Muhammad Yasir

Kamis, 07 Februari 2019 | 18:29 WIB
Survei: Jokowi Didukung Wong Cilik, Prabowo Idola Kalangan Terpelajar
Pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin serta pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno berpelukan dan bersalaman usai mengikuti debat pertama Pilpres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Lingkaran Survei Indonesia Denny JA merilis hasil jajak pendapat mengenai elektabilitas capres dan cawapres peserta Pilpres 2019.

Berdasarkan survei mereka, Capres dan Cawapres nomor urut 1 JokowiMaruf Amin masih unggul dari pasangan nomor undian 2 Prabowo SubiantoSandiaga Uno dalam hal elektabilitas alias tingkat keterpilihan.

Peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby menjelaskan, Jokowi – Maruf Amin unggul di lima kantong suara yang meliputi suara pemilih muslim, nonmuslim, perempuan alias emak-emak, wong cilik, dan milenial.

Sedangkan, Prabowo - Sandiaga Uno hanya unggul pada satu kantong suara yakni pemilih terpelajar.

“Secara umum, setelah debat pertama pilpres, elektabilitas Jokowi – Maruf Amin mencapai 54,8 persen. Sedangkan Prabowo – Sandiaga mendapat 31 persen. Sementara yang belum memustukan ada 14,2 persen,” kata Adjie, Kamis (7/2/2019).

Responden Islam

Ia menjelaskan, dalam survei ini dilibatkan 1.200 responden, dan 85 persen di antaranya adalah beragama Islam.

Nah, dari 85 persen responden yang beragama Islam itu, sebanyak 49,5 persen di antaranya memilih Jokowi – Maruf Amin.

Sedangkan 35,4 persen dari 85 persen responden muslim itu memilih Prabowo – Sandiaga. Sementara yang tak menentukan pilihan ada 15,1 persen.

baca juga

Responden di Luar Islam

Selanjutnya, 15 persen dari 1.200 responden survei adalah warga dari berbagai agama di luar Islam. Nah, 86,5 persen di antara 15 persen responden di luar Islam itu memilih Jokowi – Maruf Amin.

“Sedangkan pemilih Prabowo – Sandiaga dari kalangan di luar Islam hanya 4,7 persen. Persentase responden kalangan itu yang tak menentukan pilihan adalah 8,8 persen.”

Responden Wong Cilik

Adjie menjelaskan, dari 1.200 responden survei, sebanyak 50,3 persen di antaranya dikategorikan wong cilik alias berpenghasilan di bawah Rp 2 juta.

Nah, dari responden jenis itu, sebanyak 58,4 persen di antaranya memilih Jokowi – Maruf Amin. Prabowo – Sandiaga hanya kebagian 24,7 persen responden wong cilik. Sedangkan wong cilik yang tak menentukan pilihan adalah 16,9 persen.

Responden Emak-emak

LSI Denny JA menggunakan 1.200 responden dalam survei elektabilitas peserta Pilpres 2019, yang 50 persen di antaranya adalah kaum perempuan alias emak-emak.

”Pada kategori emak-emak ini, Jokowi – Maruf Amin unggul 57 persen dari Prabowo – Sandiaga yang mendapat 27,8 persen suara pendukung. Populasi perempuan yang belum menentukan pilihan adalah 15,2 persen,” kata Adjie.

Responden Milenial

Lebih lanjut, dari 1.200 responden survei LSI Denny JA, sebanyak 44,9 persen di antaranya adalah kaum milenial atau berusia di bawah 40 tahun.

Dari kolam suara responden jenis ini, Jokowi – Maruf Amin meraup dukungan 52,6 persen. Sedangkan Prabowo – Sandiaga mendapat 33,8 persen. Responden milenial yang belum menentukan pilihan mencapai 13,6 persen.

Responden Terpelajar

Selanjutnya, Prabowo – Sandiaga mendominasi dukungan dari kantong suara pemilih terpelajar yang populasinya mencapai 11,5 persen dari total 1.200 responden.

Kali ini, Prabowo – Sandiaga Uno unggul 44,2 persen dari Jokowi - Maruf Amin 37,7 persen. Pemilih terpelajar yang belum menentukan pilihannya sebesar 18,1 persen.

"Pemilih kamu terpelajar cukup penting karena kemampuan mereka memengaruhi opini publik. Pada kantong pemilih ini, Prabowo – Sandiaga unggul,” jelasnya.

"Kalau dibuat skor dari enam kantong tersebut, Jokowi – Maruf menang 5-1 dari pasangan Prabowo - Sandiaga," ungkapnya.

Untuk diketahui, survei LSI Denny JA tersebut dilakukan pada 18 - 25 Januari 2019. Pengumpulan data dilakukan terhadap 1200 responden dengan metodologi sampel acak bertingkat serta wawancara. Ambang batas kesalahan survei tersebut diklaim hanya 2,8 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Suara Warga Cijantung Jadi Rebutan, BPN: Sebagian Besar Dukung Prabowo

Suara Warga Cijantung Jadi Rebutan, BPN: Sebagian Besar Dukung Prabowo

News | Kamis, 07 Februari 2019 | 18:24 WIB

Jokowi - Maruf Amin Kalahkan Prabowo - Sandiaga di Media Sosial

Jokowi - Maruf Amin Kalahkan Prabowo - Sandiaga di Media Sosial

News | Kamis, 07 Februari 2019 | 18:16 WIB

Ferdinand Hutahean Sebut Jokowi Tukang Gosip

Ferdinand Hutahean Sebut Jokowi Tukang Gosip

News | Kamis, 07 Februari 2019 | 18:10 WIB

Kubu Prabowo Enggan Sebut Jokowi sebagai Cak Janjuk

Kubu Prabowo Enggan Sebut Jokowi sebagai Cak Janjuk

News | Kamis, 07 Februari 2019 | 17:54 WIB

Puisinya Dinilai Sindir Ulama Sepuh NU, Fadli Zon: Belajar Bahasa Indonesia

Puisinya Dinilai Sindir Ulama Sepuh NU, Fadli Zon: Belajar Bahasa Indonesia

News | Kamis, 07 Februari 2019 | 17:42 WIB

Terkini

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:59 WIB

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:54 WIB

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:52 WIB

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:48 WIB

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:39 WIB

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:30 WIB

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:13 WIB

Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar

Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:09 WIB

×