Kontroversial! Siswa-Siswi SMK di Batam Diajarkan Menembak Pakai Senjata

Reza Gunadha

Senin, 11 Februari 2019 | 16:10 WIB
Kontroversial! Siswa-Siswi SMK di Batam Diajarkan Menembak Pakai Senjata
Puluhan siswa dan siswi dari SPN Dirgantara, Batam, Kepulauan Riau, menggelar latihan menembak, Sabtu (9/2) akhir pekan lalu. [Batamnews]

Suara.com - Puluhan siswa dan siswi dari SPN Dirgantara, Batam, Kepulauan Riau, menggelar latihan menembak, Sabtu (9/2) akhir pekan lalu.

Beberapa pelajar yang mengenakan seragam sekolah olahraga berwarna biru tersebut tampak memegang senjata rakitan jenis senapan angin.

Didampingi guru olahraga, tampak beberapa papan bidikan berdiri berjajar disiapkan oleh pihak sekolah SPN.

Akibat aktivitas latihan menembak tersebut, warga sekitar merasa resah bila peluru senapan angin tersebut mengenai warga yang sedang melintas.

"Ini sekolah nggak jelas, ini latihan menembak buat takut orang lewat. Kalau peluru menyasar bagaimana," kesal Delon, warga, kepada Batamnews—jaringan Suara.com, Senin (11/2/2019).

Dengan adanya kegiatan tersebut, ia meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam untuk turun ke sekolah, mempertanyakan kegiatan ekstrakurikuler menembak yang dianggap sangat meresahkan warga.

"Ini aneh, apa ada ekskul menembak yang diajarkan oleh pihak sekolah, dan enggak pantaslah siswa-siswi diajarkan menembak.”

Sementara Ketua Dewan Pendidikan Kota Batam Sudirman Dianto menegaskan, bakal turun ke sekolah tersebut untuk mempertanyakan ada atau tidaknya kurikulum menembak yang diajarkan kepada siswa-siswi SPN Dirgantara.

"Kalau memang ada, itu pelanggaran. Kurikulum ekstrakurikuler menembak akan kami minta hentikan, jika itu membahayakan nyawa manusia," ucapnya.

baca juga

Sudirman berharap, pihak SPN Dirgantara bisa memberikan kegiatan ekstrakurikuler yang tidak membahayakan bagi siswa siswi maupun warga sekitarnya.

"Kalau ekstra kurikuler yang tidak membahayakan nyawa siswa siswi dan masyarakat ya tak apa-apa," katanya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tukang Cukur Dianiaya Pelanggan Gara-gara Bau Tak Sedap

Tukang Cukur Dianiaya Pelanggan Gara-gara Bau Tak Sedap

News | Kamis, 31 Januari 2019 | 19:10 WIB

Fakta Baru di Balik Penyelundupan Mobil Mewah Asal Singapura di Batam

Fakta Baru di Balik Penyelundupan Mobil Mewah Asal Singapura di Batam

News | Kamis, 24 Januari 2019 | 13:16 WIB

Terbongkar Modus Penyelundupan Mobil Mewah di Batam

Terbongkar Modus Penyelundupan Mobil Mewah di Batam

News | Selasa, 22 Januari 2019 | 17:43 WIB

Batam Berpotensi Saingi Singapura Jika Hal Ini Dilakukan

Batam Berpotensi Saingi Singapura Jika Hal Ini Dilakukan

Bisnis | Selasa, 22 Januari 2019 | 10:06 WIB

Batam Bisa Lampaui Singapura Jika Terapkan Free Trade Zone

Batam Bisa Lampaui Singapura Jika Terapkan Free Trade Zone

Bisnis | Rabu, 16 Januari 2019 | 13:36 WIB

Terkini

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

×