4 Kritikan Rizal Mallarangeng ke Rocky Gerung Soal Akal Sehat

Bangun Santoso, Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 12 Februari 2019 | 16:13 WIB
4 Kritikan Rizal Mallarangeng ke Rocky Gerung Soal Akal Sehat
Rocky Gerung bersama kuasa hukumnya Saat tiba di gedung Diskrimsus, Polda Metro Jaya, Jakarta, Jum'at (1/2). [Suara.com/Fakhri Hermansyah]

Suara.com - Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Rizal Mallarangeng melontarkan kritik pedas nan tajam kepada akademisi Rocky Gerung mengenai akal sehat yang selalu ia gelorakan. Rizal yang telah menjadi sahabat Rocky sejak 1980 ini mengaku kecewa dengan sikap Rocky yang disebutnya telah banyak berubah.

Berbagai curahan hatinya melihat sosok sang sahabat ia rangkum dalam sebuah tulisan berjudul ‘Rocky Gerung, Kembang, dan Bowoisme’. Tulisan yang diungkapkan oleh Rizal melalui Qureta.com ini pun mendadak viral menjadi perbincangan warganet di media sosial.

Lantas, apa saja poin kritikan Rizal terhadap sosok sahabatnya, Rocky Gerung? Berikut Suara.com merangkum isi curahan hati Rizal Mallarangeng untuk Rocky Gerung.

1. Mulai Muncul Keberpihakan

Melalui tulisannya, Rizal menilai kiprah Rocky Gerung yang kini kian melebar. Rocky muncul dengan berbagai ide dan gagasan yang ia sebut sebagai akal sehat mengomentari berbagai sisi Pilpres 2019.

Sikap kritis Rocky sebagai seorang akademisi dinilai sangat baik untuk menjaga kewarasan dalam sistem demokrasi. Namun, kekinian, Rocky mulai tampak menunjukkan keberpihakannya.

Rocky tak lagi menjadi Rocky yang dulu aktif mengkritisi berbagai sisi.Rocky dinilai sudah kehilangan pijakannya sebagai orang kampus, seperti yang ia terus katakana melabeli dirinya.

“Khusus bagi Rocky, terutama dalam beberapa saat belakangan ini, posisi dan penjelasannya mulai memperlihatkan sebuah ketegangan dalam dirinya sendiri. Ia kelihatannya semakin condong ke Prabowo,” kata Rizal.

2. Cuma Mengkritik Jokowi

baca juga

Keberpihakan itu diperkuat dengan kehadiran Rocky di salah satu acara kampanye pro-Prabowo. Dalam forum itu, Rocky juga sempat mengeluarkan pernyataan cukup keras yang menunjukkan keberpihakanya.

“Saya akan mengkritik Prabowo 12 menit setelah dia dilantik menjadi presiden (kalau dia menang),” kata Rocky dalam forum.

Rizal yang juga menjadi Koordinator Nasional Relawan Golkar Jokowi(GoJo) ini pun menilai pernyataan itu memberikan justifikasi bahwa Rocky Gerung tidak akan mengkritik Prabowo dan menyentuh sisi-sisi lemah Prabowo.

Sebaliknya, secara implisit Rocky membenarkan bahwa ia akan terus menyampaikan kritikan kepada Jokowi meskipun hal yang terlalu personal sekalipun.

Bagi Rizal, memang tidaklah salah mengkritik petahana. Sebab, petahana pun pasti bisa benar dan bisa salah. Namun, hal ini juga berlku bagi kaum oposisi yang bisa benar dan bisa salah. Bukan selalu benar.

“Buat saya, cara dan ucapan semacam itu memperlihatkan bahwa makin dekat ke pemilu pada April nanti, Rocky makin menjauh dari Rocky yang semula. Bahkan barangkali dia mulai menjadi paradoks bagi dirinya sendiri,” tulis Rizal.

3. Minta Kembali ke Jalan Semula

Rizal pun mengkritik, seharusnya Rocky tidak membedakan antara Prabowo atau Jokowi terlebih berlindung di balik argument seorang akademisi yang selalu mengkritik kekuasaan. Ia pun meminta agar Rocky kembali ke jalan semua, tanpa memihak siapapun.

“Sebagai seorang sahabat, saya tentu berharap Rocky segera kembali ke jalannya semula. Dia memiliki bakat yang baik sebagai seorang pengkritik di luar sistem,” tutur Rizal.

4. Minta Bersikap Adil Kritik Prabowo

Sebagai ganjarannya lantaran selama ini Rocky terus menerus menyerang dan mengkritik Prabowo, Rizal pun menantang Rocky untuk bisa mengkritik Prabowo dan bowoisme-nya. Bowoisme yang dimaksud Rizal adalah pemikiran Prabowo dalam memandang situasi di Indonesia.

“Terus terang, agar berimbang dan tidak melulu mengulas soal Jokowi, saya sangat ingin mendengar bagaimana Rocky menjelaskan atau mengkritik apa yang ingin saya sebut sebagai Bowoisme,” ujar Rizal.

Prabowo dengan bowoisme-nya sangat yakin Indonesia bisa maju bila ekonomi tak didominasi asing, tidak bergantung pada asing, hingga tudingan mengenai lambatnya swasembada pangan dan banyaknya kekayaan alam yang dicuri asing. Padahal, cara pandang ini sudah ditinggalkan pada era deregulasi 1980-an, bahkan oleh Prof. Sumitro Djojohadikusumo, ayahanda Prabowo sekalipun.

Rizal pun menantang Rocky untuk bisa mengkritik bowoisme ini. Rizal ingin melihat bagaimana sudut pandang akal sehat Rocky melihat bowoisme yang ada.

“Bagaimana Rocky menimbang fakta ini dan menjelaskan esensi Bowoisme?” tantang Rizal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fadli Zon Curigai Isu Rocky Gerung Menistakan Agama Buatan Kubu Petahana

Fadli Zon Curigai Isu Rocky Gerung Menistakan Agama Buatan Kubu Petahana

News | Selasa, 12 Februari 2019 | 15:27 WIB

Jaksa Hadirkan Dirut PLN dan Wasekjen Golkar, Begini Kata Idrus Marham

Jaksa Hadirkan Dirut PLN dan Wasekjen Golkar, Begini Kata Idrus Marham

News | Selasa, 12 Februari 2019 | 12:56 WIB

Rocky Gerung Dituding Tafsirkan Al Baqarah Ayat 269 secara Ngawur

Rocky Gerung Dituding Tafsirkan Al Baqarah Ayat 269 secara Ngawur

News | Senin, 11 Februari 2019 | 21:20 WIB

Survei Elektabilitas: PDIP dan Gerindra Teratas, PSI Mesti Berjuang Keras

Survei Elektabilitas: PDIP dan Gerindra Teratas, PSI Mesti Berjuang Keras

News | Minggu, 10 Februari 2019 | 16:45 WIB

Polisi Libatkan Ahli Buat Cari Unsur Pidana di Kasus Rocky Gerung

Polisi Libatkan Ahli Buat Cari Unsur Pidana di Kasus Rocky Gerung

News | Rabu, 06 Februari 2019 | 18:35 WIB

Terkini

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:34 WIB

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB