Deklarasi Dukung Jokowi, Ganjar Pranowo Tak Sabar Dipanggil Bawaslu

Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 13 Februari 2019 | 19:00 WIB
Deklarasi Dukung Jokowi, Ganjar Pranowo Tak Sabar Dipanggil Bawaslu
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di JI-Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (11/1/2019).(Suara.com/Muhammad Yasir)

Suara.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku siap menjalani pemeriksaan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Ganjar akan mengklarifikasi dugaan pelanggaran kampanye saat deklarasi untuk pemenangan Capres dan Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin di Hotel Alila Solo, Sabtu (26/1/2019) lalu.

Sesuai rencana, Bawaslu akan memanggil orang nomor satu Jawa Tengah itu pada Senin (18/2/2019) mendatang. Mengetahui jadwal pemanggilan baru akan berlangsung pekan depan, Ganjar justru ingin menjalani pemeriksaan secepatnya.

"Saya mintanya (klarifikasi) sekarang. Kesuwen (kelamaan) kalau menunggu tanggal itu," kata Ganjar, saat ditemui di Semarang, Rabu (13/2/2019).

Ganjar bahkan berharap, proses pemanggilan itu segera dilakukan secepatnya. Politisi PDI Perjuangan ini kembali menegaskan ia siap diperiksa oleh Bawaslu terkait deklarasi tersebut.

"Ndak papa dilaporin, periksa saja. Justru saya nunggu-nunggu ini, kalau tanggal 18 ya kesuwen (terlalu lama), saya minta secepatnya," tandasnya kembali.

Deklarasi 31 Kepala Daeah di Jateng dukung Jokowi - Maruf. (Suara.com/Adam Iyasa)
Deklarasi 31 Kepala Daeah di Jateng dukung Jokowi - Maruf. (Suara.com/Adam Iyasa)

Ganjar bersama 31 Kepala Daerah menggelar deklarasi mendukung pasangan Jokowi - Ma'ruf. Ganjar menyebut kepala daerah yang hadir kala itu adalah kader PDI Perjuangan yang sudah pasti mendukung Capres dan Cawapres nomor urut 01.

"Para kepala daerah yang hadir saat itu juga merupakan anggota partai koalisi yang tidak mungkin tidak mendukung Jokowi-Amin," tegasnya.

Adanya deklarasi tersebut kemudian memantik kontroversi. Pihak pendukung pasangan calon Presiden dan calon wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo - Sandiaga kemudian melaporkan Ganjar ke Bawaslu.

Dalam laporannya ke Bawaslu mereka menduga Ganjar melanggar ketentuan di UU Pemilu dalam kapasitasnya sebagai pejabat negara. Seperti adanya tindakan menguntungkannya, izin cuti, dan penggunaan fasilitas pemerintah.

baca juga

"Satu lagi, kita mendeklarasikannya di hari libur dan tidak menggunakan fasilitas negara. Lalu dimana letak kekeliruannya?," ucap Ganjar.

Atas hal itu, Ganjar justru kembali menantang pihak yang akan melaporkan dirinya itu untuk membuktikan pelanggaran yang telah dia lakukan.

"Saya minta ke Bawaslu untuk tegas, jelas dan tidak ada yang abu-abu," tukasnya.

Sementara, sejumlah kepala daerah yang hadir dalam deklarasi itu satu persatu telah dipanggil oleh Bawaslu. Sampai saat ini, tinggal Ganjar Pranowo yang belum dipanggil dan dimintai keterangan.

"Gubernur Ganjar Pranowo akan kami panggil untuk klarifikasi terkait deklarasi itu. Surat pemanggilan sudah dikirim kemarin, rencana Senin pekan depan kami periksa," kata Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Jateng, Sri Wahyu Ananingsih, saat dikonfirmasi.

Kontributor : Adam Iyasa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Masinton Geram Spanduknya Ditempel Stiker Caleg PSI

Masinton Geram Spanduknya Ditempel Stiker Caleg PSI

News | Rabu, 13 Februari 2019 | 14:51 WIB

Kisruh #YangGajiKamuSiapa, Rudiantara Tolak Komentar Pemanggilan Bawaslu

Kisruh #YangGajiKamuSiapa, Rudiantara Tolak Komentar Pemanggilan Bawaslu

News | Rabu, 13 Februari 2019 | 11:27 WIB

Ikut Deklarasi Dukung Jokowi, Wakil Walkot Semarang Dicecar 24 Pertanyaan

Ikut Deklarasi Dukung Jokowi, Wakil Walkot Semarang Dicecar 24 Pertanyaan

News | Selasa, 12 Februari 2019 | 19:25 WIB

Kang Emil: Hanya Orang Iseng yang Laporkan Saya ke Bawaslu

Kang Emil: Hanya Orang Iseng yang Laporkan Saya ke Bawaslu

News | Selasa, 12 Februari 2019 | 18:15 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×