FACE of JAKARTA: Warteg Drive Thru, Siasat Buruh Kencangkan Ikat Pinggang

Pebriansyah Ariefana, Muhammad Yasir

Senin, 18 Februari 2019 | 17:55 WIB
FACE of JAKARTA: Warteg Drive Thru, Siasat Buruh Kencangkan Ikat Pinggang
Warteg Drive Thru di Jakarta. (Suara.com/Yasir)

Suara.com - Warteg Drive Thru Zakiah di Lippo Mall Kemang dan Warteg Drive Thru Damiah di Grand Lucky SCBD bagai oase di tengah kerasnya hidup di Jakarta. Merantau dari daerah dan bekerja di Jakarta membuat Syarif dan Andre putar otak tiap hari. Bagaimana caranya bergaji pas-pasan, namun masih bisa menabung saban bulan. Salah satu caranya, mengirit biaya makan.

Syarif dan Andre berjuang mati-matian menabung untuk masa depan dan cadangan hidup di Ibu Kota Jakarta. Bekerja di kantor besar di kawasan elit, tak membuat para perantau ini selalu berkecukupan.

Mereka akan berkecukupan, jika bisa menyisihkan gajinya saban bulan untuk ditabung. Tapi Syarif dan Andre kesulitan untuk itu. Seringnya gajinya jebol, bahkan harus berhutang. Saban bulan, pengeluaran paling besar mereka adalah makan.

Saban bulan, Syarief bergaji bersih Rp 2,7 juta sebagai petugas taman di Grand Lucky kawasan SCBD, Jakarta Selatan. Lelaki 44 tahun itu mempunya seorang istri dan 3 anak. Gaji Rp 2,7 jutanya untuk menghidupi 5 orang, termasuk dirinya.

Warteg Drive Thru di Jakarta. (Suara.com/Yasir)
Warteg Drive Thru di Jakarta. (Suara.com/Yasir)

Selama 6 bulan bekerja mengurusi tanaman, Syarief selalu putar otak agar gajinya tak jebol karena hidup di Jakarta. Tiap harinya, Syarif pun hidup prihatin dan irit. Dia harus membatasi kocek yang keluar untuk makan siang maksimal Rp 10 ribu. Jika lebih, maka target menabung Rp 600 ribu perbulan pun terancam gagal.

Dari gaji Rp 2,7 juta, Syarif harus membayar kontrakan, keperluan makan ketiga anak dan istri, serta biaya tambahan sekolah anaknya.

“Ya kita mah ngalah aja buat anak sama istri,” tutur Syarief.

Warteg Drive Thru di Jakarta. (Suara.com/Yasir)
Warteg Drive Thru di Jakarta. (Suara.com/Yasir)

Syarief mengaku tiap hari berangkat dari rumahnya di Mampang, Jakarta Selatan ke lokasi kerja menggunakan sepeda. Setidaknya, itu bisa mengirit jika dibandingkan harus menggunakan transportasi umum atau sepeda motor.

baca juga

Bagi Syarief, hidup di Jakarta harus pintar-pintar mensiasati. Menurutnya, dengan gaji sebesar apapun jika tidak bisa bersyukur dan bersiasat, hidup di Jakarta maka tak akan ada cukupnya.

“Kalau saya sih bersyukur aja mas, dengan uang segitu alhamdulillah masih bisa makan sama sekolahin anak. Tapi banyak juga kan tuh yang gajinya lebih besar dari saya tapi masih ngeluh kekurangan,” ucapnya.

Selanjutnya kisah Andre...

Tak senasib dengan Syarief, Andre masih lebih beruntung, meski hanya sedikit beruntung. Pemuda 21 tahun itu masih lajang merantau dari Tasikmalaya, Jawa Barat untuk mengadu nasib di Jakarta. Apakah hidup di kota besar lebih enak? Ternyata Andre menjawab dengan nada lirih.

Sudah setahun Andre menjadi petugas keamanan di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan.

Selepas lulus sekolah, Andre langsung mecoba mengadu nasib di Jakarta. Dengan bekal uang Rp 1 juta rupiah dari orang tuanya, Andre harus pintar-pintar mengatur uang untuk bertahan hidup seraya menunggu gaji pertamanya.

Dengan bekal uang satu juta, Andre harus berbagi biaya untuk menyewa kostan bersama tiga rekannya sebesar Rp 400 ribu dengan harga sewa kostan Rp 1,2 juta. Sisanya, dengan uang Rp 600 ribu Andre cukupkan untuk makan selama sebulan di masa awal kerjanya itu.

Warteg Drive Thru di Jakarta. (Suara.com/Yasir)
Warteg Drive Thru di Jakarta. (Suara.com/Yasir)

Gaji Andre sebagai bujangan terbilang besar, Rp 3,6 juta perbulan. Dari gajinya itu, Andre sisihkan untuk menabung sebesar Rp 1 juta, biaya makan pokok dan merokok Rp 1 juta, dan membayar kostan Rp 400 ribu . Sisanya, dia selalu kirimkan untuk keluarga di Tasikmalaya.

Sampai kini, Andre masih harus putar otak untuk hidup enak di Jakarta. Bahkan untuk urusan perut, Andre pun pilih-pilih. Bukan pilih-pilih jenis makanan, tapi memilih harga makanan yang murah dan mengenyangkan.

Andre mengaku awalnya cukup kebingungan untuk menekan biaya makan selama satu bulan di Jakarta. Mengingat, jika harus makan di Lippo Mall Kemang menurutnya tak cukup Rp 30 ribu untuk sekali makan saja.

“Saya dikasih tahu ada warung bolong di belakang, temen-temen biasa makan di sana katanya murah,” tutur Andre.

Warteg Drive Thru di Jakarta. (Suara.com/Yasir)
Warteg Drive Thru di Jakarta. (Suara.com/Yasir)

Warung bolong yang dimaksud Andre adalah Warteg Drive Thru Zakiah di kawasan Lippo Mall Kemang. Jika di dekat tempat kerja Syarif ada Warteg Drive Thru Damiah di kawasan Grand Lucky SCBD, Jakatra Selatan.

Warteg Drive Thru Zakiah di kawasan Lippo Mall Kemang dan Warteg Drive Thru Damiah di Grand Lucky SCBD membantu hidup Andre dan Syarif untuk bertahan hidup di Jakarta.

Tak jarang, sepulang kerja Andre dan Syarif mengaku biasa membeli satu bungkus nasi untuk makan malam. Andre, mengatakan biasa membeli satu bungkus nasi dengan lauk ayam seharga Rp 12 ribu. Sementara Syarif membeli nasi dengan lauk telur dan sayur dengan harga Rp 10 ribu.

“Kalau nggak ada warung si Ibu mah gaji bisa habis untuk makan sama bayar kostan aja kali mas,” tegas Andre.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FACE of JAKARTA: Warteg Drive Thru, Agar Kantong Tak Cepat Kempes

FACE of JAKARTA: Warteg Drive Thru, Agar Kantong Tak Cepat Kempes

News | Senin, 18 Februari 2019 | 14:53 WIB

Super Unik, Warteg di Balik Tembok Ini Bikin Warganet Penasaran

Super Unik, Warteg di Balik Tembok Ini Bikin Warganet Penasaran

Tekno | Senin, 04 Februari 2019 | 14:55 WIB

Deddy Corbuzier Ajak Kekasih Makan di Warteg, 'Cheat Mealku Nih'

Deddy Corbuzier Ajak Kekasih Makan di Warteg, 'Cheat Mealku Nih'

Lifestyle | Rabu, 07 November 2018 | 20:00 WIB

Jajal Menu Sehat Kekinian ala Warteg Fedwell

Jajal Menu Sehat Kekinian ala Warteg Fedwell

Lifestyle | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 09:47 WIB

Tempat Makan Ini Hidangkan Menu Warteg dengan Tampilan Bintang 5

Tempat Makan Ini Hidangkan Menu Warteg dengan Tampilan Bintang 5

Lifestyle | Jum'at, 27 Juli 2018 | 20:00 WIB

Terkini

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:08 WIB

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:38 WIB

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:03 WIB

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:56 WIB

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:47 WIB

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:43 WIB

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:32 WIB

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:19 WIB

×