Warga Malaysia Bawa Narkoba Kembali Ditangkap di Bandara, Kali Ini di India

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:35 WIB
Warga Malaysia Bawa Narkoba Kembali Ditangkap di Bandara, Kali Ini di India
Ilustrasi Ganja (Pexels.com/Aphiwat chuangchoem)
baca 10 detik
  • Warga Malaysia ditangkap di Bandara Chennai karena membawa empat kilogram ganja hidroponik.

  • Pelaku menyembunyikan narkotika dari Bangkok tersebut di bagian bawah koper miliknya.

  • Otoritas India menahan pelaku dan mendalami jaringan penyelundupan narkotika lintas negara.

Suara.com - Setelah ada kasus warga Malaysia ditangkap di Bandara Internasional Soekarnoo - Hatta Jakarta, kini petugas Bea Cukai India menangkap seorang warga negara Malaysia yang menyelundupkan 4,033 kilogram ganja hidroponik kualitas tinggi di Bandara Internasional Chennai. Taktik penyelundupan dari Bangkok ini terbongkar setelah analisis profil penumpang memicu kecurigaan petugas di area kedatangan.

Pria tersebut berusaha menerobos Jalur Hijau tanpa menyerahkan dokumen deklarasi barang bawaan kepada petugas bandara. Langkah mencurigakan itu langsung dihentikan petugas yang memindai seluruh koper milik pelaku menggunakan mesin X-ray.

Pemeriksaan intensif mengungkap empat kantong tersembunyi berisikan gumpalan hijau berbau menyengat yang terbukti positif sebagai mariyuana. Penangkapan ini memperjelas tingginya risiko jalur penerbangan Bangkok-Chennai sebagai rute rawan peredaran gelap narkotika antarnegara.

Ilustrasi ganja - ganja medis itu apa (Pexels)
Ilustrasi ganja - ganja medis itu apa (Pexels)

Hasil pengujian alat deteksi narkoba mengonfirmasi bahwa seluruh barang bukti seberat empat kilogram lebih tersebut merupakan narkotika jenis ganja. Dikutip dari Malay Mail, pihak Bea Cukai Chennai menyita barang haram ini sesuai Pasal 43(a) Undangan-Undang Zat Narkotika dan Psikotropika (NDPS) 1985.

Pelaku kini menjalani penahanan yudisial usai dihadapkan ke meja hijau untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Penyidik Kepolisian India terus mengembangkan kasus guna membongkar jaringan utama di balik penyelundupan lintas negara ini.

Bagaimana Modus Pelaku Menyembunyikan Barang Haram Tersebut?

Pelaku memanfaatkan kompartemen rahasia di bagian bawah koper guna mengelabui pengawasan ketat petugas kargo bandara. Keempat bungkus ganja hidroponik ditempatkan secara rapi agar lolos dari pengamatan kasat mata saat melewati pemeriksaan awal.

Namun, densitas objek yang tidak wajar pada hasil pemindaian X-ray memaksa petugas membongkar paksa isi koper. Bau tajam yang menyengat langsung tercium saat ruang penyimpanan bawah koper dibuka secara manual.

Penyelundup mengandalkan Jalur Hijau bandara, yaitu fasilitas khusus bagi penumpang yang tidak membawa barang kena cukai atau larangan. Pilihan jalur ini menjadi strategi lazim kurir internasional untuk menghindari interaksi langsung dengan pejabat kustoms.

baca juga

Ketajaman analisis profil kargo dan penumpang dari tim Air Intelligence Unit (AIU) menjadi kunci utama penggagalan aksi ilegal tersebut. Ketelitian personel lapangan berhasil mematahkan upaya penyelundupan sebelum barang terlarang sampai ke tangan pemesan.

Proses hukum kini berfokus pada penelusuran rekam jejak perjalanan pelaku serta pola komunikasi dengan sindikat penerima di India. Hasil analisis forensik digital diharapkan mampu membuka tabir pemasok utama yang berbasis di Thailand.

Penyelundupan ini melengkapi deretan kasus peredaran narkotika berbasis jalur udara yang menghubungkan wilayah Asia Tenggara dan Asia Selatan. Kebijakan pelonggaran aturan ganja di Thailand sering kali dimanfaatkan sindikat kejahatan terorganisir untuk memproduksi dan mendistribusikan mariyuana ke negara-negara tetangga.

Pemerintah India sendiri terus memperketat pengawasan di seluruh pintu masuk negara demi membendung arus masuk obat-obatan terlarang. Penindakan tegas melalui regulasi NDPS Act 1985 menjadi benteng utama otoritas dalam mengancam para pelaku kejahatan narkotika internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ribuan Pendomo hingga Aktivis Ditangkap, Warga Malaysia Geruduk Kedubes RI

Ribuan Pendomo hingga Aktivis Ditangkap, Warga Malaysia Geruduk Kedubes RI

Video | Sabtu, 06 September 2025 | 13:30 WIB

CEK FAKTA: Video Warga Malaysia Dukung Aceh Merdeka, Benarkah?

CEK FAKTA: Video Warga Malaysia Dukung Aceh Merdeka, Benarkah?

News | Kamis, 24 Juli 2025 | 18:50 WIB

Profil dan Pekerjaan Intan Nurliana, Turis Malaysia yang Beri Rating Nol ke Indonesia

Profil dan Pekerjaan Intan Nurliana, Turis Malaysia yang Beri Rating Nol ke Indonesia

Entertainment | Minggu, 10 Maret 2024 | 15:36 WIB

Terkini

Temuan Senjata di Sekolah, PJJ Jadi Langkah Tepat Jaga Keamanan Siswa

Temuan Senjata di Sekolah, PJJ Jadi Langkah Tepat Jaga Keamanan Siswa

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:33 WIB

Duit Rp1 Triliun untuk Pembangunan Jalan Lintas Bono Pelalawan

Duit Rp1 Triliun untuk Pembangunan Jalan Lintas Bono Pelalawan

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:33 WIB

Kemenko Polkam Buka Suara soal Motor Wartawan yang Raib di Depan Kantornya

Kemenko Polkam Buka Suara soal Motor Wartawan yang Raib di Depan Kantornya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:32 WIB

Pesan Tegas dari Ruang Ganti Timnas Indonesia: Terima Sakitnya, Lalu Bangkit di FIFA ASEAN Cup 2026

Pesan Tegas dari Ruang Ganti Timnas Indonesia: Terima Sakitnya, Lalu Bangkit di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:32 WIB

Ulasan Film Toko Perlengkapan Mayat: Kisah Tragis Keluarga Tumbal Penglaris

Ulasan Film Toko Perlengkapan Mayat: Kisah Tragis Keluarga Tumbal Penglaris

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:30 WIB

12,5 Detik yang Guncang Kolombia, Begini Misteri Gempa 7,4 dari Kedalaman Bumi

12,5 Detik yang Guncang Kolombia, Begini Misteri Gempa 7,4 dari Kedalaman Bumi

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Pinjaman Rp50 Juta di KUR BRI Cicilannya Cuma Rp9 Ribuan Per Hari? Cek Rinciannya

Pinjaman Rp50 Juta di KUR BRI Cicilannya Cuma Rp9 Ribuan Per Hari? Cek Rinciannya

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:29 WIB

Menata Kamar Kos Sesuai Feng Shui, 7 Cara Bikin Kamar Lebih Nyaman dan Energi Positif

Menata Kamar Kos Sesuai Feng Shui, 7 Cara Bikin Kamar Lebih Nyaman dan Energi Positif

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:28 WIB

MC dan EO The Sounds Project Diperiksa Polisi Buntut Challenge Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

MC dan EO The Sounds Project Diperiksa Polisi Buntut Challenge Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:26 WIB

Geger Challenge Hafal Surah Ad-Dhuha Dapat Hadiah Miras, Promosi Newport di Jakut Tuai Kecaman

Geger Challenge Hafal Surah Ad-Dhuha Dapat Hadiah Miras, Promosi Newport di Jakut Tuai Kecaman

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:25 WIB

×