1.200 Personel sampai Penjinak Bom Jaga Cap Go Meh di Bogor

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 19 Februari 2019 | 13:42 WIB
1.200 Personel sampai Penjinak Bom Jaga Cap Go Meh di Bogor
Cap Go Meh di Bogor. (Suara.com/Rambiga)

Suara.com - Sebanyak 1.200 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan jalannya perayaan Cap Go Meh atau Bogor Street Festival 2019 di Jalan Suryakencana, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat.

Kabag Orps Polresta Bogor, Kompol Fajar Hari Kuncoro mengatakan, untuk pengamanan Polresta akan menurunkan 350 anggota dan di back up dua kompi dari Polda Jabar, satu kompi dari Dalmas Polda Jabar juga satu kompi Brimob Polda Jabar, berikut satu unit tim Jibom dan satu unit tim Rangmatan.

"Jadi total dari personel Polresta Bogor Kota sendiri yang akan terlibat sekitar 750 personel," kata Fajar, kepada Suara.com Selasa (19/2/2019).

Tak hanya dari pihak kepolisian, pengamanan ini juga akan melibatkan personel TNI berbagai satuan yakni Kodim 0606 Kota Bogor, Yonif 315 Garuda, Korem 061/Suryakencana, Kopassus dan Denpom.

"Satpol PP Kota Bogor akan juga akan membantu keamanan dengan 80 personel," jelas Fajar.

Adapun titik-titik pengamanan yang dilakukan yaitu mulai dari pengaman luar menuju lokasi acara hingga sepanjang Jalan Suryakencana-Vihara Budhasena sebagai pusat perayaan dari perayaan Cap Go Meh.

"Pengamanan akan berjaga di dalam hingga ke luar titik acara Bogor Steet Festival," tegas Fajar.

Seperti diketahui, Perayaan Cap Go Meh atau Bogor Street Festival 20190 akan digelar di ruas Jalan Suryakencana, Kota Bogor, Jawa Barat sore ini. Kegiatan akan dimeriahkan oleh puluhan peserta pawai budaya dari berbagai daerah se-Indonesia.

Berikut rincian rencana rekayasa lalu lintas saat pelaksanaan Cap Go Meh 2019 di Kota Bogor.

baca juga


1. Ruas Jalan Otista hingga putaran BTM dibuka (dua arah)

2. Putaran BTM ditutup dan kendaraan dari Empang menuju Jalan Otista atau Jalan Suryakencana diarahkan ke Jalan Ir. H. Djuanda.

3. Simpang Bogor Plaza atau Jalan Suryakancana ditutup total.

4. Pertigaan Jalan Roda Otista ditutup kecuali kendaraan bermotor penghuni.

5. Kendaraan dari Jalan Pahlawan atau Gang Aut menuju Suryakencana diarahkan ke Pasar Cumpok atau Lawang Seketeng.

6. Kendaraan dari Jalan Pahlawan atau Gang Aut menuju Warung Bandrek ditutup kecuali penghuni.

7. Kendaraan dari Jalan Lawang Seketeng menuju Jalan Suryakencana ditutup seluruhnya diarahkan ke Jalan Ir. H. Djuanda atau BTM.

8. Angkot 02 dan 01 arah Suryakencana dialihkan menjadi (Merdeka-Kapten Muslihat-Juanda-Otista-Pajajaran-Sukasari).

Kontributor : Rambiga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Katulampa Siaga III, Warga di Bantaran Ciliwung Diminta Waspada

Katulampa Siaga III, Warga di Bantaran Ciliwung Diminta Waspada

News | Sabtu, 16 Februari 2019 | 00:16 WIB

Danrem Suryakencana: Granat yang Bunuh 2 Anak dari Sisa Latihan TNI

Danrem Suryakencana: Granat yang Bunuh 2 Anak dari Sisa Latihan TNI

News | Jum'at, 15 Februari 2019 | 20:53 WIB

Ledakan Granat Bogor, Puslabfor Bareskrim Polri Olah TKP

Ledakan Granat Bogor, Puslabfor Bareskrim Polri Olah TKP

News | Jum'at, 15 Februari 2019 | 18:33 WIB

Pemkot Bogor Janji Kasih Santunan ke Anak Korban Ledakan Granat

Pemkot Bogor Janji Kasih Santunan ke Anak Korban Ledakan Granat

News | Jum'at, 15 Februari 2019 | 13:54 WIB

Sabu Oplosan di Bogor Lebih Berbahaya Dibanding yang Asli

Sabu Oplosan di Bogor Lebih Berbahaya Dibanding yang Asli

News | Kamis, 14 Februari 2019 | 14:41 WIB

Terkini

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:59 WIB

×