Panggil "You" ke Ulama, Tim Jokowi: Prabowo Kasar Sekali

Pebriansyah Ariefana, Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 27 Februari 2019 | 12:31 WIB
Panggil "You" ke Ulama, Tim Jokowi: Prabowo Kasar Sekali
Tangkapan layar saat Prabowo berorasi dihadapan ulama dan tokoh masyarakat (Twitter)

Suara.com - Tim Jokowi - Maruf Amin menilai Calon Presiden Prabowo Subianto berbuat kasar karena memanggil dengan sapaan "you" ke ulama. Aksi Prabowo itu terekam oleh Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli.

Aksi Prabowo memanggil ulama dan tokoh masyarakat dengan memanggil "you" pun ramai dibicarakan warganet lantaran dinilai tak beretika.

Akun Twitter, Guntur Romli membagikan sebuah video yang menunjukkan Prabowo memanggil ulama dengan sebutan "you". Guntur menyayangkaan sikap Prabowo yang dinilai tidak sopan terhadap sosok ulama.

"Ini @prabowo kasar sekali menegur ulama dan tokoh masyarakat di Sumenep, Madura, panggil ‘you you’ segala. Kalau mau negur pakai lah cara yang baik. Ini kejadian di Ponpes Assadad Sumenep, 26 Februari," kata Guntur dalam cuitan Twitter seperti dikutip Suara.com, Rabu (27/2/2019).

Dalam video berdurasi 23 detik itu tampak Prabowo berdiri di atas mimbar. Dari sisi kirinya tampak beberapa peserta yang berasal dari ulama dan tokoh masyarakat yang sedang berbincang-bincang hingga terdengar Prabowo.

Prabowo yang merasa terganggu pun langsung menegur audiens itu dengan memanggil "you". Ia juga meminta audiens untuk menggantikannya berbicara di atas mimbar.

"Kenapa kok, ada apa ingin bicara sendiri di situ? Apa "you" aja yang mau bicara di sini? Hah? Kalau nggak kamu aja bicara di sini,” ujar Prabowo.

Sejumlah warganet yang melihat video itu pun geram dan menyerang Prabowo. Mereka tidak terima dengan sikap tidak sopan dan otoriter Prabowo terhadap para ulama yang seharusnya dihormati.

Gaya orba, otoriter, komunikasi satu arah. Kebayang kalo jadi presiden gak mungkin mau denger keluhan masyarakat. naudzubillah jauhkan bala punya pemimpin kayak gini,” kata @lord_sbt.

baca juga

Sopan santun tak punya, yang kayak begitu mau dijadikan pemimpin. Otoriter jadinya,” ungkap @endrabanyu.

Kan kurang etis sih calon pemimpin negur audiens kasar gitu. Lagian kan itu tokoh masyarakat yang ditegur,” tutur @sofyanariandi07.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Jemput Habib Rizieq Pakai Pesawat Pribadi

Prabowo Jemput Habib Rizieq Pakai Pesawat Pribadi

News | Rabu, 27 Februari 2019 | 09:07 WIB

Besok Prabowo Kampanye ke Yogyakarta, Ziarah ke Makam Jenderal Sudirman

Besok Prabowo Kampanye ke Yogyakarta, Ziarah ke Makam Jenderal Sudirman

News | Selasa, 26 Februari 2019 | 16:20 WIB

Prabowo-Sandi Disebut Bertarung Lawan Negara, BPN: Aparat Hilang Netralitas

Prabowo-Sandi Disebut Bertarung Lawan Negara, BPN: Aparat Hilang Netralitas

News | Selasa, 26 Februari 2019 | 16:19 WIB

Terkini

Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako

Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:45 WIB

Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat

Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:04 WIB

Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia

Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:48 WIB

Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap

Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:30 WIB

Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata

Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 22:12 WIB

SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!

SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:17 WIB

Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat

Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:08 WIB

Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator

Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:07 WIB

UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total

UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:57 WIB

Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan

Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:47 WIB