Indonesia Dukung Perlindungan Lapisan Ozon Sesuai Protokol Montreal

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 01 Maret 2019 | 09:07 WIB
Indonesia Dukung Perlindungan Lapisan Ozon Sesuai Protokol Montreal
"Workshop on HFC Enabling Activities", di Fairmont Hotel Jakarta, Kamis (28/2/2018). (Dok: KLHK)

Suara.com - Demi mendukung perlindungan lapisan ozon, yang menjadi bagian dari komitmen Indonesia untuk menurunkan konsumsi Bahan Perusak Ozon (BPO), khususnya jenis Hydrochlorofluorocarbon (HCFC), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mempersiapkan langkah-langkah untuk meratifikasi Amandemen Kigali. Persiapan ini dilakukan dengan melakukan sosialisasi dan diskusi dengan para pelaku sektor industri dalam "Workshop on HFC Enabling Activities", di Fairmont Hotel Jakarta, Kamis (28/2/2018).

Amandemen Kigali merupakan penyempurnaan Protokol Montreal, yang telah disepakati dunia internasional. Protokol Montreal sukses menurunkan kadar BPO berupa Hydroflorokarbon (HFC), yang merupakan bahan pengganti HCFC. Protokol Montreal merupakan salah satu perjanjian internasional di bidang lingkungan hidup yang bertujuan untuk melindungi lapisan ozon.

"Kesuksesan Protokol Montreal dalam menurunkan konsumsi BPO dicapai dengan sangat signifikan, termasuk kontribusi Indonesia yang telah menurunkan konsumsi BPO, khususnya jenis HCFC pada 2013 sampai 2018, sebesar 124,36 ODP (Ozone Depleting Substances) ton," ujar Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim, Dr. Ir. Ruandha Agung Sugardiman.

Dukungan Indonesia terhadap Protokol Montreal diwujudkan melalui penggunaan HFC sebagai pengganti HCFC. Upaya ini dilakukan untuk menghambat perusakan ozon.

Ruandha menyebut, setelah Amandemen Kigali menyepakati bahwa HFC juga termasuk BPO, maka Indonesia akan mengikutinya. Hal inilah yang kini tengah dilakukan, sehingga tidak melalui proses yang mendadak.

Ia mengatakan, hingga kini HFC masih digunakan, namun masih dalam batas yang ramah pemanasan global, yaitu lebih kecil dari 750.

Adapun beberapa jenis HFC yang berpotensi sebagai penyebab pemanasan global tinggi, selama ini memang telah digunakan di Indonesia. Jenis-jenis itu antara lain, HFC-134a yang banyak digunakan sebagai bahan pendingin di lemari es, AC mobil dan beberapa mesin pendingin bangunan; HFC-410A yang banyak digunakan sebagai pendingin AC split dan AC komersial; dan HFC-404A yang banyak digunakan sebagai bahan pendingin pada gudang pendingin pada industri perikanan.

Indonesia sepakat, penggunaan HFC dengan potensi pemanasan global tinggi tersebut harus dihentikan dan diganti dengan bahan yang rendah potensinya dalam memicu pemanasan global.

Saat ini, Panel Teknologi dan Ekonomi (TEAP) Protokol Montreal tengah berupaya meneliti bahan BROCCOLI dan memberi insentif bagi negara-negara berkembang. Pada
2024, negara-negara tersebut diharapkan sudah mulai menurunkan konsumsi HFC.

baca juga

Indonesia sendiri termasuk dalam kelompok tersebut. Adapun target penurunan konsumsi HFC adalah freeze pada 2024, kemudian berlanjut dengan penurunan 10 persen dari baseline pada 2029, 30 persen dari baseline pada 2035, 50 persen dari baseline pada 2040, dan 80 persen dari baseline pada 2045.

Indonesia optimistis bisa melakukan hal ini, karena bahan pengganti HFC tersedia secara luas di pasaran. Kementerian Perindustrian, sebagai pembina sektor industri perlu memfasilitasi industri dalam mencari teknologi pengganti HFC, agar produk yang dihasilkan industri tersebut tetap kompetitif dan memiliki daya saing.

Indonesia menjadi salah satu negara yang telah meratifikasi Protokol Montreal sejak 1992. Pada Meeting of Parties ke-28, seluruh negara anggota sepakat mengamandemen Protokol Montreal demi memasukkan pengaturan tentang pengurangan HFC yang merupakan bahan pengganti HCFC.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lapisan Ozon Menuju Pemulihan Penuh, PBB Sebut Bukti Nyata Kemajuan

Lapisan Ozon Menuju Pemulihan Penuh, PBB Sebut Bukti Nyata Kemajuan

Tekno | Selasa, 16 September 2025 | 18:55 WIB

Meski Lapisan Ozon  Normal, Mengapa Pemanasan Global Justru Memburuk?

Meski Lapisan Ozon Normal, Mengapa Pemanasan Global Justru Memburuk?

Your Say | Senin, 01 September 2025 | 10:40 WIB

Ilmuwan Sebut Lapisan Ozon Kian Menipis, Efeknya Bikin Penuaan Dini Hingga Kanker

Ilmuwan Sebut Lapisan Ozon Kian Menipis, Efeknya Bikin Penuaan Dini Hingga Kanker

News | Kamis, 19 September 2024 | 02:10 WIB

Fasilitas Nathabumi Milik BUMN Semen Sudah Musnahkan 103 Ton Bahan Perusak Ozon

Fasilitas Nathabumi Milik BUMN Semen Sudah Musnahkan 103 Ton Bahan Perusak Ozon

Bisnis | Selasa, 17 September 2024 | 11:11 WIB

Bahaya, Lubang Lapisan Ozon Saat Ini Setara Luas Rusia dan China Disatukan

Bahaya, Lubang Lapisan Ozon Saat Ini Setara Luas Rusia dan China Disatukan

Your Say | Minggu, 08 Oktober 2023 | 10:34 WIB

Peringatan Hari Ozon Sedunia di Jakarta

Peringatan Hari Ozon Sedunia di Jakarta

Foto | Minggu, 24 September 2023 | 08:30 WIB

BUMN Ini Operasikan Alat Pemusnah Bahan Perusak Ozon Pertama di Asia Tenggara

BUMN Ini Operasikan Alat Pemusnah Bahan Perusak Ozon Pertama di Asia Tenggara

Bisnis | Senin, 18 September 2023 | 09:35 WIB

BUMN Klaim Punya Pemusnah Bahan Perusak Ozon Pertama di Asia Tenggara

BUMN Klaim Punya Pemusnah Bahan Perusak Ozon Pertama di Asia Tenggara

Bisnis | Selasa, 20 September 2022 | 18:59 WIB

Lubang Ozon Baru Terdeteksi di Daerah Tropis, Dampaknya Mengkhawatirkan

Lubang Ozon Baru Terdeteksi di Daerah Tropis, Dampaknya Mengkhawatirkan

Tekno | Jum'at, 08 Juli 2022 | 05:49 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×