Respons Politisi Terkait Penangkapan Andi Arief yang Terjerat Kasus Narkoba

Pebriansyah Ariefana, Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 05 Maret 2019 | 07:15 WIB
Respons Politisi Terkait Penangkapan Andi Arief yang Terjerat Kasus Narkoba
Potret Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief saat diciduk Polisi (dok. Istimewa)

Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari politisi Partai Demokrat. Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Andi Arief ditangkap polisi lantaran kedapatan menggunakan sabu di hotel mewah yakni Hotel Menara Peninsula, Slipi, Jakarta Barat.

Penangkapan Andi yang dikenal seringkali melontarkan pernyataan pedas ini tentu mengejutkan banyak pihak. Banyak rekan politisi yang tak menyangka Andi menjadi pengguna narkoba.

Tak sedikit pula politisi menyayangkan sikap Andi yang justru mencederai karier politiknya dengan memakai narkoba.

Berikut Suara.com merangkum beberapa respons dari politisi mengenai penangkapan Andi Arief.

1.   Ferdinand Hutahaean

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Ferdinand Hutahaean. (Suara.com/Muhammad Yasir)
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Ferdinand Hutahaean. (Suara.com/Muhammad Yasir)

Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengakui masih belum meyakini Andi tersangkut kasus narkoba. Ferdinand meyakini selama ini Andi tidak pernah memakai obat-obatan terlarang.

“Tetapi yang saya tahu selama ini Bang Andi tidak pernah makai obat-obatan begitu,” kata Ferdinand.

Partai Demokrat pun langsung menggelar rapat darurat guna membahas masalah penangkapan Andi Arief. Ferdinand mendapat tugas untuk mengecek kebenarannya dan mencari tahu kabar terkini Andi Arief di Polda Metro Jaya.

2.   Guntur Romli

baca juga
Politisi PSI, Guntur Romli. (Suara.com/M Yasir)
Politisi PSI, Guntur Romli. (Suara.com/M Yasir)

Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli menyebut kasus penangkapan Andi Arief mengingatkannya dengan pasukan Nazi Hitler yang menggunakan sabu pervitin untuk bertarung. Kejadian ini pun disebut Guntur memiliki kesamaan dengan Andi Arief yang menggunakan sabu hingga ia bisa melontarkan pernyataan yang keras dan ngawur lantaran berada di bawah pengaruh narkoba.

“Demokrat diuntungkan dengan twit2 @AndiArief__ selama ini yg keras & ngawur yg bisa diduga kuat dalam pengaruh narkoba. Jadi ingat pasukan Nazi Hitler yang kejam karena pengaruh sabu pervitin,” kata Guntur melalui akun Twitter @GunRomli.

“Kalau benar ada kesengajan si @AndiArief__ ini berperan khusus & ‘berani mati’ tapi dengan pengaruh narkoba, maka ini cara Nazi Hitler menyusun pasukannya dengan nyekokin sabu jenis pervitin,” imbuh Guntur.

3.   Arief Poyuono

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono, di Jakarta, Jumat (28/4/2017). [Suara.com/Adhitya Himawan]
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono, di Jakarta, Jumat (28/4/2017). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Arief Poyuono menuding penangkapan Andi Arief merupakan bukti kegagalan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal ini menunjukkan Jokowi masih belum mampu memberantas narkoba hingga akhirnya bisa digunakan oleh politisi.

“Andi Arief Cuma jadi korban kegagalan pemerintah joko Widodo dalam pemberantasan narkoba di Indonesia. Peredaran narkoba sendiri bukannya makin menurun malah makin banyak di era Joko Widodo dan makin mengancam generasi Indonesia,” ungkap Arief.

4.   Budiman Sudjatmiko

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo - Maruf Amin, Budiman Sudjatmiko. (Suara.com/Yasir)
Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo - Maruf Amin, Budiman Sudjatmiko. (Suara.com/Yasir)

Politisi PDIP Budiman Sudjatmiko menyayangkan aksi Andi Arief yang nekat menggunakan narkoba. Budiman yang juga sahabat karib Andi ketika menjadi aktivis reformasi itu mempertanyakan nikmatnya narkoba kepada Andi Arief dan membandingkannya dengan kenikmatan berdiskusi ide buah pemikiran orang besar tanpa menggunakan narkoba.

"Apa sih nikmatnya narkoba, ndi? Bukankah lebih nikmat berdiskusi ide-ide besar buah pikir orang-orang besar & KITA SENDIRI serta mewujudkannya dlm masyarakat?" cuit Budiman Sudjatmiko.

"Kamu sedang memilih jalanmu dengan memilih jenis teman macam apa di sekitarmu. Sedih & moga-moga tuduhan itu tidak benar," lanjut Budiman Sudjatmiko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cuitan-cuitan Kontroversial Andi Arief sebelum Ditangkap Karena Sabu

Cuitan-cuitan Kontroversial Andi Arief sebelum Ditangkap Karena Sabu

Tekno | Senin, 04 Maret 2019 | 18:03 WIB

Guntur Romli: Tweet Andi Arief Keras Diduga Kuat dalam Pengaruh Narkoba

Guntur Romli: Tweet Andi Arief Keras Diduga Kuat dalam Pengaruh Narkoba

News | Senin, 04 Maret 2019 | 17:48 WIB

Ditangkap Kasus Narkoba, Gerindra: Andi Arief Hanya Korban

Ditangkap Kasus Narkoba, Gerindra: Andi Arief Hanya Korban

News | Senin, 04 Maret 2019 | 17:21 WIB

Terkini

Belum Lupa Kegagalan di Piala AFF, Timnas Indonesia Ingin Balas Kekalahan dari Singapura

Belum Lupa Kegagalan di Piala AFF, Timnas Indonesia Ingin Balas Kekalahan dari Singapura

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 12:00 WIB

Review Namib: Sisi Gelap di Balik Mimpi Menjadi Idol

Review Namib: Sisi Gelap di Balik Mimpi Menjadi Idol

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 12:00 WIB

Gaikindo Pertahankan Target 850 Ribu Unit di Tengah Penjualan Mobil yang Masih Lesu

Gaikindo Pertahankan Target 850 Ribu Unit di Tengah Penjualan Mobil yang Masih Lesu

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 11:59 WIB

Pagi Hari Nongkrong di Warkop, Mengapa Petani Bojonegoro Sering Dikira Pengangguran?

Pagi Hari Nongkrong di Warkop, Mengapa Petani Bojonegoro Sering Dikira Pengangguran?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:58 WIB

6 Jajanan Tradisional Jogja, Pilihan Oleh-Oleh Autentik Kota Pelajar!

6 Jajanan Tradisional Jogja, Pilihan Oleh-Oleh Autentik Kota Pelajar!

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 11:57 WIB

Promo Tiket Pestapora 2026: Cicilan 0% Selama 6 Bulan dengan Kartu Kredit BRIMeta

Promo Tiket Pestapora 2026: Cicilan 0% Selama 6 Bulan dengan Kartu Kredit BRIMeta

Lampung | Rabu, 23 September 2026 | 11:56 WIB

Kerja Keras Tak Menjamin Naik Kelas, tapi Si Miskin Dianggap Kurang Berusaha

Kerja Keras Tak Menjamin Naik Kelas, tapi Si Miskin Dianggap Kurang Berusaha

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:50 WIB

BI Soroti Transaksi Tak Sah di Dompet Digital DANA

BI Soroti Transaksi Tak Sah di Dompet Digital DANA

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 11:47 WIB

Bela Istri yang Diganggu, WNA Iran Malah Dikeroyok Hingga Babak Belur di Bali

Bela Istri yang Diganggu, WNA Iran Malah Dikeroyok Hingga Babak Belur di Bali

Bali | Rabu, 23 September 2026 | 11:46 WIB

Kopi Dingin vs Panas, Mana yang Lebih Bikin Melek? Ini yang Lebih Tinggi Kafeinnya

Kopi Dingin vs Panas, Mana yang Lebih Bikin Melek? Ini yang Lebih Tinggi Kafeinnya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 11:44 WIB

×