Akibat Proyek Bandara NYIA, Potensi Budi Daya Udang Ratusan Ton Hilang

Chandra Iswinarno

Selasa, 05 Maret 2019 | 11:35 WIB
Akibat Proyek Bandara NYIA, Potensi Budi Daya Udang Ratusan Ton Hilang
Pembangunan Bandara New Yogyakarta International Airport di Kulonprogo, DIY. [Antara/Andreas Fitri Atmoko]

Suara.com - Suara.com - Dampak proyek pembangunan Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) mulai dirasakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pemerintah setempat mengaku kehilangan potensi budi daya tambak udang di selatan proyek bandara tersebut hingga 531 ton per tahun.

Pemkab Kulon Progo mendata jumlah tambak udang yang ada di selatan proyek tersebut sebanyak 18 unit yang berada di sepanjang Pantai Glagah hingga Pantai Congot dengan jumlah produksi dalam satu kali siklus mencapai 177 ton.

"Dalam satu tahun ada tiga siklus panen. Produksi total tambak udang di selatan Bandara NYIA sebanyak 531 ton. Kalau rata-rata harga jual udang sebesar Rp60 ribu per kilogram, maka potensi perputaran uang dengan adanya tambak udang sebesar Rp31,860 miliar," kata Kepala Bidang Pembudidayaan Ikan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kulon Progo Leo Handodo, Selasa (5/3/2019).

Leo mengemukakan produksi udang vaname dari Pantai Trisik hingga Pasir Kadilangu dengan panjang 24,8 kilometer per tahun rata-rata 2.396,580 ton.

DKP Kulon Progo menyadari potensi budi daya tambak udang di wilayah pantai selatan sangat tinggi dan mampu menggerakan ekonomi warga.

Meski begitu, pihaknya menyerahkan sepenuhnya ebijakan penutupan tambak udang di selatan proyek Bandara NYIA yang dilakukan sejak 1 Maret 2019 untuk dijadikan sabuk hijau.

"Kami mendukung setiap kebijakan pemerintah. Namun demikian, kami akan mengupayakan adanya lahan lain yang dapat dimanfaatkan sebagai kawasan peruntukan tambak udang," katanya.

Sementara itu, Bupati Kulon Progo Hasto mengatakan pihaknya belum mendapat kepastian waktu penggusuran akan dilakukan. Jika belum ada kepastian, kemungkinan petambak akan kembali melakukan aktivitasnya.

baca juga

"Kalau sampai tanggal 5 Maret kami belum melakukan apa-apa nanti petambak bisa kembali lagi beraktivitas," kata Hasto. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bandara New Yogyakarta International Airport Beroperasi Akhir 2019

Bandara New Yogyakarta International Airport Beroperasi Akhir 2019

Bisnis | Jum'at, 22 Februari 2019 | 07:34 WIB

Menteri Siti Prediksi Panen Tambak Udang di Muara Gembong Capai 6 Ton

Menteri Siti Prediksi Panen Tambak Udang di Muara Gembong Capai 6 Ton

News | Rabu, 30 Januari 2019 | 20:18 WIB

Menhub Klaim Bandara NYIA Tahan Gempa 8,8 SR dan Tsunami Setinggi 12 Meter

Menhub Klaim Bandara NYIA Tahan Gempa 8,8 SR dan Tsunami Setinggi 12 Meter

Bisnis | Senin, 21 Januari 2019 | 08:44 WIB

Menteri BUMN Disebut Terlibat Dugaan Korupsi Bandara Kulon Progo

Menteri BUMN Disebut Terlibat Dugaan Korupsi Bandara Kulon Progo

News | Selasa, 31 Juli 2018 | 10:28 WIB

Warga Penolak Bandara Kulon Progo akan Dapat Rumah Kontrakan

Warga Penolak Bandara Kulon Progo akan Dapat Rumah Kontrakan

Bisnis | Jum'at, 04 Mei 2018 | 09:15 WIB

Terkini

Airlangga Ingin Indonesia Punya AI Berbasis Data Dalam Negeri, Tak Bergantung Teknologi Asing

Airlangga Ingin Indonesia Punya AI Berbasis Data Dalam Negeri, Tak Bergantung Teknologi Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 12:25 WIB

Sosiolog UMY Sebut Pemakzulan Gibran Sulit Terjadi Tanpa Dorongan Politik Kekuatan Dalam

Sosiolog UMY Sebut Pemakzulan Gibran Sulit Terjadi Tanpa Dorongan Politik Kekuatan Dalam

News | Kamis, 24 September 2026 | 12:24 WIB

5 Sunscreen SPF 50 yang Tak Luntur saat Berkeringat, Cocok untuk Cuaca Panas

5 Sunscreen SPF 50 yang Tak Luntur saat Berkeringat, Cocok untuk Cuaca Panas

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 12:24 WIB

TECNO Megapad 2 Resmi di Indonesia: Tablet Tipis dengan Layar 2,5K dan Sentuhan AI

TECNO Megapad 2 Resmi di Indonesia: Tablet Tipis dengan Layar 2,5K dan Sentuhan AI

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 12:20 WIB

Eks Dirjen PHU Hilman Latief Terima Uang dalam Amplop dan Goodie Bag dari Direktur Maktour

Eks Dirjen PHU Hilman Latief Terima Uang dalam Amplop dan Goodie Bag dari Direktur Maktour

News | Kamis, 24 September 2026 | 12:19 WIB

Electricity Connect 2026: PLN Group Berkolaborasi Strategis, Estimasi Nilai hingga Rp3,3 Triliun

Electricity Connect 2026: PLN Group Berkolaborasi Strategis, Estimasi Nilai hingga Rp3,3 Triliun

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 12:15 WIB

Saham Keluarga Taipan Hary Tanoe Kompak Ambruk

Saham Keluarga Taipan Hary Tanoe Kompak Ambruk

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 12:11 WIB

Prabowo Kumpulkan Ahli Bahas Karhutla di Ratas, Bawa Agama dan Kurikulum Jadi Senjata Pencegahan

Prabowo Kumpulkan Ahli Bahas Karhutla di Ratas, Bawa Agama dan Kurikulum Jadi Senjata Pencegahan

News | Kamis, 24 September 2026 | 12:06 WIB

Data Karhutla Kalsel Beda-Beda, BNPB Minta Semua Instansi Pakai Satu Data

Data Karhutla Kalsel Beda-Beda, BNPB Minta Semua Instansi Pakai Satu Data

News | Kamis, 24 September 2026 | 12:02 WIB

Bos Geng Motor di Makassar Ditangkap Saat Asyik Live Tiktok

Bos Geng Motor di Makassar Ditangkap Saat Asyik Live Tiktok

Sulsel | Kamis, 24 September 2026 | 12:01 WIB

×