Penuh Belatung dan Ulat, Mayat Bayi Dibuang Orang Tuanya di Dekat Hutan

Agung Sandy Lesmana
Penuh Belatung dan Ulat, Mayat Bayi Dibuang Orang Tuanya di Dekat Hutan
Ilustrasi penemuan mayat bayi. [Suara.com/Supriyadi]

Bahkan, tulang kaki dari jasad bayi malang itu jelas terlihat akibat kulitnya habis dilumat ulat.

Suara.com - Bermula dari bau busuk yang menyengat, warga menemukan sesosok mayat bayi di semak-semak di pinggir jalan yang sudah dalam membusuk dan dikerumuni belatung. Bahkan, tulang kaki dari jasad bayi malang itu jelas terlihat akibat kulitnya habis dilumat ulat.

Kapolsek Sekupang, Kompol Oji Fahroji mengatakan mayat bayi yang ditemukan di pinggir Jalan Hutan Sei Teimaing, Sekupang itu ditemukan warga pada Kamis (7/3/2019) sekitar pukul 17.00 WIB

"Lokasinya persis di pinggir jalan Hutan Sei temiang lewat kuburan cina sebelum kantor pertamanan Otorita, Kelurahan Tanjungriau, Kecamatan Sekupang," kata Oji seperti dikutip Batamnews.co.id--jaringan Suara.com.

Saat ditemukan, mayat bayi yang diduga baru dilahir itu terbungkus kain selimut warna merah dengan motif bunga. Jasad bayi itu pertama kali ditemukan warga bernama Steven. Saat itu, pengedara sepeda motor itu menemukan bayi itu saat sedang berhenti di pinggir jalan dekat hutan tersebut.

"Saat itu lah ia mencium bau bangkai. Jaraknya sekitar 5 meter dari jalan raya. Saksi melihat tumpukan kain mencurigakan. Saat ia mengecek ternyata isinya mayat bayi. Saksi melaporkan hal ini ke polisi," kata dia.

Dari laporan itu, polisi pun langsung meluncur ke lokasi penemuan mayat bayi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Namun, sejauh ini, polisi belum bisa mengungkap orang tua yang telah tega membuang bayi malang tersebut.

"Saat ini jenis kelaminnya belum diketahui, kami masih menyelidiki," tandasnya.

Komentar

loading...
Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS