Panggilan Jiwa, Herman Pilih Jadi Pasukan Oranye Meski Gaji Kecil

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 08 Maret 2019 | 10:35 WIB
Panggilan Jiwa, Herman Pilih Jadi Pasukan Oranye Meski Gaji Kecil
Pasukan Oranye Pemprov DKI, Herman. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Suara.com - Herman, dikenal sebagai petugas pasukan oranye yang 'ahli' evakuasi jika ditemukan mayat di kali Banjir Kanal Barat (BKB). Lelaki 57 tahun ini mengatakan bekerja sebagai pasukan oranye merupakan panggilan jiwa.

Menurutnya, pekerjaan membersihkan sungai dari sampah adalah tugas mulia. Sebelum menjadi petugas Unit Pelaksana Kebersihan (UPK) Badan Air Dinas Lingkungan Hidup, ia sempat menjadi supir bus.

Herman mengatakan, dari segi pendapatan, menjadi supir bus lebih besar daripada tim oranye. Namun, setelah 32 tahun menjadi supir bus dan berhasil menyekolahkan 6 anaknya sampai kuliah, ia menginginkan pekerjaan dengan dampak sosial yang besar. Saat Herman mendengar lowongan sebagai pegawai UPK badan air, ia tidak berpikir lama untuk mendaftar.

"Saya sih anggap pekerjaan ini sebagai panggilan jiwa. Saya dari kecil di sini, saya pengen kerja sosial bantu Jakarta," ujar Herman di pinggir kali BKB Tambora, Jakarta Barat, Kamis (7/03/2019) kemarin.

Petugas pasukan oranye tengah membersihkan kali di Banjir Kanal Barat (BKB). (Suara.com/Fakhri Fuadi)
Petugas pasukan oranye tengah membersihkan kali di Banjir Kanal Barat (BKB). (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Herman adalah pria asli Betawi, lahir di Jakarta dan tinggal di Tanah Abang sejak kecil. Ia mengaku sangat miris melihat kondisi sungai di Ibu Kota yang kondisinya sangat buruk.

Menurutnya, sebelum ia menjadi petugas UPK, kondisi sungai di Jakarta sangat parah. Bahkan kali BKB tempat ia bekerja sekarang, dulu ia bisa berdiri di tengah sungainya saking banyaknya sampah. Air sungai juga tidak mengalir dan hanya dipenuhi lumpur.

Setelah Pemprov DKI era kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membentuk pasukan oranye dan pasukan pelangi yang lain, ia melihat kondisi ibu kota dan sungai sudah jauh lebih baik.

Meski masih ada sampah di kali, ia menyebut kondisi air sudah bisa mengalir deras. Herman berharap kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.

"Sekarang sudah bagus kalinya, dulu saya ke tengah sungai berdiri juga bisa. Tinggal kesadaran masyarakan saja ini. Masih banyak yang buang sampah ke kali," kata Herman sambil mengenakan baju oranye khas petugas UPK.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hikayat Pak Tua Pasukan Oranye dan Mayat-mayat yang Menemuinya

Hikayat Pak Tua Pasukan Oranye dan Mayat-mayat yang Menemuinya

News | Kamis, 07 Maret 2019 | 20:00 WIB

Dijuluki Spesialis Mayat, Kisah Petugas Oranye Kalijodo Ini Bikin Merinding

Dijuluki Spesialis Mayat, Kisah Petugas Oranye Kalijodo Ini Bikin Merinding

News | Kamis, 07 Maret 2019 | 18:40 WIB

Pasukan Orange Rela Menyelam untuk Mengambil Sampah

Pasukan Orange Rela Menyelam untuk Mengambil Sampah

News | Kamis, 07 Maret 2019 | 18:13 WIB

Pemprov DKI Minta Peserta Munajat 212 di Monas Jaga Kebersihan

Pemprov DKI Minta Peserta Munajat 212 di Monas Jaga Kebersihan

News | Kamis, 21 Februari 2019 | 17:16 WIB

Terkini

Syahravi Bantah Langgar Hak Cipta Lagu Fariz RM, Tunjukkan Video Dipuji Sang Musisi

Syahravi Bantah Langgar Hak Cipta Lagu Fariz RM, Tunjukkan Video Dipuji Sang Musisi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:58 WIB

Balita Tewas Terperosok Lubang Proyek di Manggarai, Pramono: Jika Ingin Menuntut, Kami Persilakan

Balita Tewas Terperosok Lubang Proyek di Manggarai, Pramono: Jika Ingin Menuntut, Kami Persilakan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:57 WIB

Cegah Stunting Dimulai dari Deteksi Dini Anemia, Puskesmas Didorong Perkuat Skrining Ibu dan Anak

Cegah Stunting Dimulai dari Deteksi Dini Anemia, Puskesmas Didorong Perkuat Skrining Ibu dan Anak

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:53 WIB

Balita Tewas Terjatuh ke Lubang Galian di Manggarai, DPRD Desak Standar Pengamanan Diperketat

Balita Tewas Terjatuh ke Lubang Galian di Manggarai, DPRD Desak Standar Pengamanan Diperketat

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:48 WIB

KPK Perpanjang Masa Penahanan Pejabat BPK Titin Rita Lestari

KPK Perpanjang Masa Penahanan Pejabat BPK Titin Rita Lestari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:44 WIB

Demi Jakarta Bebas Polusi, 100 Mikrotrans Listrik Siap Mengaspal 2027

Demi Jakarta Bebas Polusi, 100 Mikrotrans Listrik Siap Mengaspal 2027

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:39 WIB

Pecahkan Mitos 80 Tahun, Bobby Nasution Bangun Sipiongot yang Dulu Jadi Bahan Anekdot Miring

Pecahkan Mitos 80 Tahun, Bobby Nasution Bangun Sipiongot yang Dulu Jadi Bahan Anekdot Miring

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:38 WIB

Target 2027: Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru Demi Evakuasi Warga dari Zona Bencana

Target 2027: Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru Demi Evakuasi Warga dari Zona Bencana

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:36 WIB

Danantara Minta KPK Kawal Ketat Proyek Hilirisasi, Pastikan BUMN Bersih

Danantara Minta KPK Kawal Ketat Proyek Hilirisasi, Pastikan BUMN Bersih

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:31 WIB

5 Peserta Tewas, Mengapa Latsarmil Tetap Lanjut? Istana: Manajer Koperasi Harus Segera Kerja

5 Peserta Tewas, Mengapa Latsarmil Tetap Lanjut? Istana: Manajer Koperasi Harus Segera Kerja

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:24 WIB

×