Penjaga Perlintasan Kereta Kebon Pedes Tertimpa Kabel saat KRL Anjlok

Pebriansyah Ariefana, Muhammad Yasir

Senin, 11 Maret 2019 | 11:49 WIB
Penjaga Perlintasan Kereta Kebon Pedes Tertimpa Kabel saat KRL Anjlok
Yayat Hidayat (52) relawan penjaga pintu perlintasan kereta Kebon Pedes, Bogor. (Suara.com/Yasir)

Suara.com - Yayat Hidayat (52) relawan penjaga pintu perlintasan kereta Kebon Pedes, Bogor tertimpa kabel saat kereta KA 1722 relasi Jatinegara - Bogor anjlok, Minggu (10/3/2019) pagi. Yayat shock dan sempat terdiam sejenak.

Yayat mengaku selama 8 tahun menjadi relawan penjaga pintu perlintasan kereta dirinya tidak mendapat penghasilan tetap. Yayat mengatakan hanya mengatakan dirinya hanya mendapat penghasilan dari hasil penggunaan jalan yang sukarela memberikan uang kepadanya.

"Nggak dibayar Karta daya juga kan relawan di sini nggak ada yang nyuruh. Paling sukarela aja kalau ada yang ngasih, sehari paling bisa dapat Rp 50 ribu sampai Rp 60 ribu lah," kata Yayat di lokasi KRL anjlok di Kebon Pedes.

Pasca insiden kereta anjlok tersebut Yayat mengaku tetap akan mengabdikan dirinya sebagai relawan penjaga perlintasan kereta api. Meskipun, Yayat mengaku sempat trauma terlebih sempat tertimpa kabel saat kejadian tersebut.

"Tetap (jadi relawan) mas, kaget sih pasti kemarin saya juga pas ketiban kabel juga sempat diam dulu sebentar. Tapi ya lebih hati-hati aja, istri saya juga ingetin begitu," tutupnya.

Yayat Hidayat menceritakan detik-detik terjadinya kereta anjlok KA 1722 relasi Jatinegara - Bogor, di Kebon Pedes, Bogor, Jawa Barat Minggu (10/3/2019) kemarin. Yayat mengatakan sebelum kereta anjlok sempat terdengar suara aneh seperti gesekan besi beradu.

Yayat menceritakan saat kejadian pada Minggu (10/3) sekitar pukul 10.10 WIB dirinya tepat berada di samping pos penjaga pintu perlintasan rel kereta di Kebon Pedes. Setelah mendengar suara aneh yang tidak biasa itu, kata Yayat, baru saja tiga gerbong kereta melintas tiba-tiba sebuah kabel putus dan sempat menimpanya.

"Jadi pas denger suara 'kletak-kletok' itu kereta melintas, baru tiga gerbong tiba-tiba kabel twist putus. Saya juga sempat ketiban. Nggak lama kemudian ada suara kenceng kaya tabrakan pas saya lihat tiga gerbong yang melintas tadi ternyata anjlok," tutur Yayat.

Setelah kejadian, kata Yayat tampak penumpang pun panik berteriak minta tolong. Sebagaian besar penumpang mencoba keluar lewat pintu gerbong depan karena pintu gerbong bagian belakang ketika itu kata Yayat masih tertutup.

baca juga

Menurut Yayat, saat menolong beberapa penumpang sebagain besar dari mereka hanya mengalami luka ringan. Meski begitu, kata Yayat sebagaian dari mereka terlihat sangat trauma.

"Saya juga sempat nolongin masinis, lukanya sih ringan hanya lecet tapi kelihatan kaget gitu," ungkapnya.

Berkenaan dengan itu, Yayat mengungkapkan selama 8 tahun menjadi relawan penjaga pintu perlintasan kereta di Kebon Pedes baru kali ini terjadi kecelakaan. Sebelumnya, kata Yayat tidak pernah terjadi kecelakaan baik itu anjlok ataupun tabrakan.

"Selama saya jaga ini baru pertama kali, kalau di sini sebelumnya enggak pernah, yang sering itu biasanya di dekat pintu perlintasan Good Year," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesaksian KRL Anjlok di Kebon Pedes: Ada Suara Gesekan Aneh Kletak-kletok

Kesaksian KRL Anjlok di Kebon Pedes: Ada Suara Gesekan Aneh Kletak-kletok

News | Senin, 11 Maret 2019 | 11:43 WIB

Ketua DPR Minta KAI Segera Evaluasi KRL Anjlok di Kebon Pedes

Ketua DPR Minta KAI Segera Evaluasi KRL Anjlok di Kebon Pedes

News | Senin, 11 Maret 2019 | 11:12 WIB

KRL Anjlok di Bogor, Laju Kecepatan Kereta Diperlambat

KRL Anjlok di Bogor, Laju Kecepatan Kereta Diperlambat

News | Senin, 11 Maret 2019 | 08:12 WIB

Penampakan 3 Gerbong yang Anjlok Ditarik Kereta Penolong

Penampakan 3 Gerbong yang Anjlok Ditarik Kereta Penolong

News | Senin, 11 Maret 2019 | 07:53 WIB

Mendengar KRL Bogor Beroperasi, Penumpang Berebut Masuk ke Dalam Kereta

Mendengar KRL Bogor Beroperasi, Penumpang Berebut Masuk ke Dalam Kereta

News | Senin, 11 Maret 2019 | 06:36 WIB

Terkini

The Manipulated: Ketika Pria Lugu Melawan Konspirasi Kejam, Penuh Aksi dan Kritik Sosial

The Manipulated: Ketika Pria Lugu Melawan Konspirasi Kejam, Penuh Aksi dan Kritik Sosial

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:50 WIB

Perkuat Layanan Kesehatan Dasar, BRI Peduli Bangun Posyandu Matahari di Sleman

Perkuat Layanan Kesehatan Dasar, BRI Peduli Bangun Posyandu Matahari di Sleman

Jabar | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:48 WIB

Gelombang "Agentic AI" Mulai Dominasi Ekonomi Digital Indonesia 2026

Gelombang "Agentic AI" Mulai Dominasi Ekonomi Digital Indonesia 2026

Tekno | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:47 WIB

Kepercayaan Publik Jadi Modal Utama MHU di Tengah Tantangan Industri Tambang

Kepercayaan Publik Jadi Modal Utama MHU di Tengah Tantangan Industri Tambang

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:46 WIB

Ironi di Lapangan Upacara: Pejabat Duduk Nyaman, Peserta Berdiri Kepanasan

Ironi di Lapangan Upacara: Pejabat Duduk Nyaman, Peserta Berdiri Kepanasan

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:45 WIB

Posyandu Matahari Hadir di Sleman, BRI Peduli Dorong Penguatan Kesehatan Ibu dan Anak

Posyandu Matahari Hadir di Sleman, BRI Peduli Dorong Penguatan Kesehatan Ibu dan Anak

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:45 WIB

BRI Peduli Dorong Kesehatan Ibu dan Anak melalui Program Desa Brilian 1000 HPK

BRI Peduli Dorong Kesehatan Ibu dan Anak melalui Program Desa Brilian 1000 HPK

Malang | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:39 WIB

10 Saksi Diperiksa, Begini Kondisi Korban Terjebak di Lantai 15 Saat Kebakaran Gedung Bapenda DKI

10 Saksi Diperiksa, Begini Kondisi Korban Terjebak di Lantai 15 Saat Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:39 WIB

Solusi Radikal: Saatnya ASEAN Terbitkan "Blue Bonds" Demi Selamatkan Pesisir

Solusi Radikal: Saatnya ASEAN Terbitkan "Blue Bonds" Demi Selamatkan Pesisir

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:35 WIB

BRI Peduli Resmikan Posyandu Matahari, Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Sleman

BRI Peduli Resmikan Posyandu Matahari, Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Sleman

Riau | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:34 WIB

×