Desa Kerajaan Majapahit Diklaim Ada di Bawah Proyek Tol Malang-Pandaan

Agung Sandy Lesmana

Senin, 11 Maret 2019 | 17:46 WIB
Desa Kerajaan Majapahit Diklaim Ada di Bawah Proyek Tol Malang-Pandaan
Harta karun Kerajaan Majapahit. (BeritaJatim)

Suara.com - Arkeolog Universitas Negeri Malang, M Dwi Cahyono mengaku sangat yakin tol Malang-Pandaan dibangun di atas desa kuno Kerajaan Majapahit. Hal itu sesuai temuan Prasasti Pamintihan di Tegaron, Lesanpuro, Kota Malang.

Situs bangunan Kerajaan Majapahit ditemukan di area Kilometer 37 atau exit tol di Desa Sekarpuro.

“Ini sebagai petunjuk awal, memang membuktikan sepanjang Lawang, melewati Singosari, Pakis dan Sekarpuro merupakan pemukiman kuno. Sesuai Prasasti Pamintihan. Daerah Madyopuro dulunya bernama Pamintihan,” kata Dwi, Senin, (11/3/2019).

Di beberapa titik lokasi dekat area situs telah banyak ditemukan benda-benda kuno seperti koin mata uang, koin emas, guci, hingga tempat perhiasan atau cermin. Sesuai Prasasti Pamintihan wilayah Lawang hingga Buring atau Malang Timur merupakan pusat peradabaan di era Majapahit.

“Artinya itu sepanjang pembangunan tol, melewati atau dibangun di atas desa kuno era Majapahit. Pada era Mataram atau pemerintahan Empu Sendok tempat ini merupakan pusat pemerintahan,” katanya seperti dikutip Beritajatim.com

Dalam kitab Pararathon, dusun Sekarpuro bagian dari wilayah kota Madyopuro. Daerah ini dibawah Nagari Kabalon yang dipimpin oleh seorang putri bernama Kusumawardani putri dari raja Majapahit paling sukses Hayam Huruk.

“Dulu ada wilayah bernama Watak Tugaran sekarang menjadi Dusun Tegaron tempat ditemukannya Prasasti Pamitihan. Di seberang timur kali Amprong atau timur lokasi penemuan ini ada desa Kabalon. Itu di perintah Kusumawardani putri Raja Hayam Wuruk,” ujar Dwi.

Sesuai kontruksi batu bata yang ditemukan di lokasi diperkirakan merupakan bangunan masa keemasan Majapahit sekitar abad 10 hingga abad 15.

Dwi berharap, Badan Peninggalan Cagar Budaya (BPCB) Trowulan Jawa Timur segera melakukan penelitian dan eskavasi untuk menyelamatkan situs.

baca juga

“Memang bukan candi atau tempat suci, tapi apapun situs ini tetap tak ternilai harganya. Jika pun menggangu pembangunan jalan tol, bisa dipindahkan situsnya atau ada alternatif lain agar tak merusak situs,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akhirnya Makam Antony dan Cleopatra Ditemukan ?

Akhirnya Makam Antony dan Cleopatra Ditemukan ?

Tekno | Rabu, 30 Januari 2019 | 10:58 WIB

Bikin Bingung Peneliti, Tengkorak Ada di Bawah Kaki Kerangka

Bikin Bingung Peneliti, Tengkorak Ada di Bawah Kaki Kerangka

Tekno | Sabtu, 12 Januari 2019 | 13:38 WIB

Terungkap Rahasia! Penemuan Makam Kuno Pasangan Misterius

Terungkap Rahasia! Penemuan Makam Kuno Pasangan Misterius

Tekno | Kamis, 10 Januari 2019 | 10:00 WIB

Ilmuwan Ini Temukan Sepatu Boot dari Abad ke-15

Ilmuwan Ini Temukan Sepatu Boot dari Abad ke-15

Tekno | Rabu, 05 Desember 2018 | 07:40 WIB

Menyeramkan, Ini 5 Sejarah Tersembunyi yang Diungkap Arkeolog

Menyeramkan, Ini 5 Sejarah Tersembunyi yang Diungkap Arkeolog

Tekno | Minggu, 04 November 2018 | 20:45 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×